Mencuat Kabar Pejabat BUMN 'Titipan', Sujiwo Tejo Beri Sindiran Menohok

Dany Garjito, Hernawan

Kamis, 17 September 2020 | 12:31 WIB
Mencuat Kabar Pejabat BUMN 'Titipan', Sujiwo Tejo Beri Sindiran Menohok
Sujiwo Tejo. (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Kabar terkait sejumlah pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dituding hanya 'orang titipan' mencuat di linimasa media sosial.

Hal ini sontak menuai respon dari sejumlah pihak, salah satunya Sujiwo Tejo, seniman legendaris Indonesia. Lewat akun Twitternya pada Kamis (17/9/2020), ia tampak menyindir kabar yang tengah marak diperbincangkan tersebut.

Sujiwo Tejo menyebutkan bahwa di negara religius, seharusnya yang bukan titipan hanya absensi mahasiswa dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara itu, hal lain sah-sah saja dijadikan titipan, termasuk komisaris dan direksi BUMN.

"Di negara religius sepantasnya hanya absensi mahasiswa/i dan ASN saja yang bukan titipan," kata Sujiwo Tejo.

"Yang lain-lain seperti harta, anak, istri atau suami, biarlah sebagai titipan saja. Termasuk komisaris dan direksi," sambungnya.

Tangkapan Layar Cuitan Sujiwo Tejo Sindir BUMN (Twitter/@sudjiwotedjo).
Tangkapan Layar Cuitan Sujiwo Tejo Sindir BUMN (Twitter/@sudjiwotedjo).

Unggahan bernada satire ini sontak mendapat berbagai respons dari warganet.

Tak lama berselang, cuitan tersebut telah mendapat ratusan retweets dan suka, serta beberapa komentar warganet yang ikut mengeluarkan ucapan sindiran.

"Terima kasih mbah sudah ditampar dan semoga yang lain tertampar juga," timpal akun @bungjah13.

"Tidur dulu ah siapa tahu bangun bangun jadi direksi BUMN," balas warganet lainnya.

baca juga

Ahok Buka Aib Pertamina

Dalam sebuah video yang diunggah di channel YouTube POIN, ahok secara blak-blakan membongkar tabir di balik layar PT Pertamina.

Ahok secara mengejutkan menyebut bahwa selama ini di Pertamina ia bukanlah sebagai pengawas seperti yang diketahui publik.

"Saya bukanlah pengawas melainkan eksekutor," kata Ahok dengan berapi-api.

Selain itu, ia menganalogikan keberadaan komisaris di BUMN ibarat surga lewat neraka belum masuk.

Sebab, Ahok menambahkan, semua keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menentukan Key Performance Indicators (KPI) yakni penilaian kinerja dewan komisaris dan direksi dilakukan di kementerian BUMN.

Oleh sebab itu, Ahok dengan berani menyarankan agar kementerian BUMN dibubarkan saja.

"Harusnya Kementerian BUMN itu dibubarkan sebetulnya, kita harus membangun semacam TEMASEK, Indonesia Incorporation," tegas Ahok.

Lebih mengejutkan lagi, Ahok mengatakan bahwa mayoritas komisaris di Pertamina adalah titipan oknum-oknum yang melakukan lobbying ke menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Ahok dan Eric Thohir, Fahri Hamzah: Sama-sama Nyasar

Sindir Ahok dan Eric Thohir, Fahri Hamzah: Sama-sama Nyasar

News | Kamis, 17 September 2020 | 07:59 WIB

Ustaz yang Dulu Dijuluki Kadrun Ceramahi Ahok: Anda Tak Bikin Gaduh Negeri

Ustaz yang Dulu Dijuluki Kadrun Ceramahi Ahok: Anda Tak Bikin Gaduh Negeri

News | Kamis, 17 September 2020 | 07:15 WIB

Fadli Zon Diejek: Kayak Gini Lulusan Luar Negeri, Sejak Kapan Kadrun Rasis?

Fadli Zon Diejek: Kayak Gini Lulusan Luar Negeri, Sejak Kapan Kadrun Rasis?

News | Kamis, 17 September 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Apa Saja Syarat Penerima BSU Rp900 Ribu Kemnaker 2026? Begini Penjelasannya

Apa Saja Syarat Penerima BSU Rp900 Ribu Kemnaker 2026? Begini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:49 WIB

Meneropong Sepak Terjang Wantimpres Prabowo ke Depan Usai Diisi Rocky Gerung hingga Pakde Karwo

Meneropong Sepak Terjang Wantimpres Prabowo ke Depan Usai Diisi Rocky Gerung hingga Pakde Karwo

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Irjen Herry Heryawan Jadi Kabaharkam Polri, Bagaimana Nasib Green Policing di Riau?

Irjen Herry Heryawan Jadi Kabaharkam Polri, Bagaimana Nasib Green Policing di Riau?

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:41 WIB

Polemik Memburu Muhammad: Jangan-Jangan yang Kita 'Buru' Bukan Bukunya, Tapi Asumsi Sendiri?

Polemik Memburu Muhammad: Jangan-Jangan yang Kita 'Buru' Bukan Bukunya, Tapi Asumsi Sendiri?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:30 WIB

RT 11 Gandaria Utara Buka Program RT Inggris, Warga Dilatih Speaking hingga Selling-Buying

RT 11 Gandaria Utara Buka Program RT Inggris, Warga Dilatih Speaking hingga Selling-Buying

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Dijanjikan Prabowo Naik Pangkat, Herry Heryawan Kini Jadi Kabaharkam Polri

Dijanjikan Prabowo Naik Pangkat, Herry Heryawan Kini Jadi Kabaharkam Polri

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Berpengalaman di Densus 88 Hingga BIN, Irjen Victor Lateka Kini Jabat Wadankor Brimob

Berpengalaman di Densus 88 Hingga BIN, Irjen Victor Lateka Kini Jabat Wadankor Brimob

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Daily Exfoliating Cleanser Cetaphil untuk Apa? Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

Daily Exfoliating Cleanser Cetaphil untuk Apa? Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:58 WIB

×