CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 18 September 2020 | 14:45 WIB
CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?
Fakta mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di rusia (Facebook)

Suara.com - Beredar video singkat jenazah dibungkus plastik hitam tergantung di dinding sebuah rumah sakit. Jenazah dibungkus plastik hitam tersebut diklaim merupakan jenazah Covid-19 yang mati di apartemen tersebut.

Narasi tersebut dimuat oleh akun Facebook bernama Edwin Enoredwin. Ia mengunggah ulang video singkat dari sebuah akun TikTok.

Dalam unggahannya itu, ia menyebut ada sekitar 200 orang di sebuah apartemen meninggal. Jenazah yang terpapar Covid-19 itu diturunkan dari atas gedung rumah sakit dengan cara diikat satu per satu.

Berikut isi narasi unggahan akun tersebut:

"Di Rusia sekali kubur 200 mayat tuh satu apartement mati semua, tuh mayat direntengin sekali sepuluh di truk penuh mayat. Ya Tuhan lindungilah kami dari wabah Covid-19 ini."

Benarkah klaim tersebut?

Fakta mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di rusia (Facebook)
Fakta mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di rusia (Facebook)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Suara.com, Jumat (18/9/2020), klaim yang menyebutkan mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di Rusia adalah klaim yang keliru.

Faktanya, mayat-mayat dibungkus plastik hitam yang tergantung di dinding gedung tersebut berisi manekin, bukan manusia.

baca juga

Saat tim CekFakta Suara.com memasukkan video tersebut dalam mesin pencarian Yandex, video tersebut mengarah pada artikel dari media asal Rusia REN TV dengan judul artikel "'Dead People': Muscovites were frightened by "corpses" hanging from the roof of the hospital' yang tayang pada 4 September 2020.

Dialihbahasakan dari artikel tersebut, mayat palsu atau manekin yang dibungkus plastik tersebut digantung di dinding Moscow Regional Research Clinical Institute (MONIKI).

Mayat yang tergantung di dinding tersebut digunakan sebagai properti video klip rapper Rusia, Husky.

Produser Mikhail Marizov mengatakan, kru film telah mendapatkan izin untuk membuat klip dengan model manekin dibungkus mayat tersebut.

Fakta mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di rusia (REN TV)
Fakta mayat Covid-19 digantung di dinding rumah sakit di rusia (REN TV)

"Kami sudah mengantongi izin dari semua pihak mengenai pembuatan video klip ini. Mengenai ide apa di balik video klip, Anda bisa melihatnya saat sudah diluncurkan," kata Marizov.

Marizov menilai pertunjukkan mayat dalam plastik hitam tersebut adalah sebuah gambaran artistik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaster Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Masih Berasal dari Rumah Sakit

Klaster Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Masih Berasal dari Rumah Sakit

Sulsel | Jum'at, 18 September 2020 | 05:40 WIB

Covid-19: Vaksin Sputnik V Masuk Uji Klinis Fase Ketiga

Covid-19: Vaksin Sputnik V Masuk Uji Klinis Fase Ketiga

Video | Jum'at, 18 September 2020 | 11:00 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Kiai Kohar di Bogor Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal?

CEK FAKTA: Benarkah Kiai Kohar di Bogor Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal?

News | Kamis, 17 September 2020 | 17:39 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×