Seorang Remaja Dicokok, Diduga Rudapaksa Bayi 18 Bulan

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 24 September 2020 | 10:25 WIB
Seorang Remaja Dicokok, Diduga Rudapaksa Bayi 18 Bulan
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang remaja di India ditahan setelah dituduh merudapaksa bayi yang baru berusia 18 ketika orang tua pergi ke warung untuk membeli sayur.

Menyadur The Sun, Kamis (24/9/2020) insiden tersebut terjadi di rumah salah satu ibu muda di Damoh, Madhya Pradesh pada 19 September.

"Insiden itu terjadi pada malam hari ketika ibu bayi keluar untuk membeli sayuran, dan ayahnya belum pulang kerja," jelas Inspektur Tambahan Polisi Shiv Kumar Singh.

"Saat wanita itu pulang, dia menemukan bayinya dalam kondisi tertekan dan membawanya ke rumah sakit. Kabarnya, anak itu sudah keluar dari masa kritis." tambahnya.

Polisi menemukan tersangka pemerkosaan yang baru berusia 19 tahun hampir 70 mil jauhnya dari tempat kejadian, di kota Jabalpur.

Petugas menahannya di bawah KUHP India dan Perlindungan Anak dari Tindakan Pelanggaran Seksual (POCSO) 2012.

Kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual menjadi sorotan di India sejak pemerkosaan dan pembunuhan tahun 2012 terhadap Jyoti Singh (23).

Serangan menjijikkan yang dilakukan oleh enam pria tersebut membuat siswa muda itu diperkosa bahkan hingga kehilangan nyawa.

Kasus tersebut mendorong ribuan orang menuntut undang-undang yang lebih ketat, dengan hukuman penjara untuk pemerkosa dua kali lipat menjadi 20 tahun serta mengkriminalisasi voyeurisme, menguntit dan memperdagangkan wanita.

baca juga

Anggota parlemen India juga memilih untuk menurunkan usia di mana seseorang dapat diadili secara hukum orang dewasa untuk kejahatan keji menjadi 16 dari 18 tahun.

Pada hari Senin, dilaporkan seorang pemandu wisata diperkosa oleh enam pria dan seorang wanita di sebuah hotel bintang lima di India, menurut laporan polisi.

Korban pemerkosaan menyebutkan enam orang pelaku menyerangnya di hotel dekat Gate India di New Delhi pada hari Jumat.

Dan awal bulan ini, seorang gadis remaja mengaku diperkosa oleh seorang sopir ambulans saat dia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan Covid-19 di India.

Pelaku yang berusia 29 tahun itu dikatakan melancarkan serangan seksual terhadap wanita berusia 19 tahun itu saat dia dibawa ke pusat perawatan.

Pada bulan Agustus, serangan seks mengerikan lainnya dilaporkan setelah seorang remaja diperkosa dan dibunuh sebelum tubuhnya dimutilasi.

Ayah gadis berusia 13 tahun itu mengklaim lidahnya telah dipotong dan matanya dicungkil - meskipun polisi membantahnya, menurut laporan.

Insiden yang diduga terjadi di desa Pakaria dekat perbatasan Nepal di distrik Lakhimpur Kheri, Uttar Pradesh.

Hampir 34.000 pemerkosaan dilaporkan di India setiap tahun meskipun ada undang-undang yang lebih ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayar Pengobatan Anak dan Utang, Ibu Rela Jual Semua Organ Tubuhnya

Bayar Pengobatan Anak dan Utang, Ibu Rela Jual Semua Organ Tubuhnya

News | Rabu, 23 September 2020 | 18:06 WIB

Pura-Pura Jadi Perempuan, Pria Menipu Demi Dapatkan Foto Gadis Telanjang

Pura-Pura Jadi Perempuan, Pria Menipu Demi Dapatkan Foto Gadis Telanjang

News | Rabu, 23 September 2020 | 15:31 WIB

Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di India Capai 83 Ribu Dalam Satu Hari

Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di India Capai 83 Ribu Dalam Satu Hari

Health | Rabu, 23 September 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×