Diajak Gabung Ketimbang Boikot Pilkada, Novel: Sudah Basi Ocehan Rezim!

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 24 September 2020 | 12:20 WIB
Diajak Gabung Ketimbang Boikot Pilkada, Novel: Sudah Basi Ocehan Rezim!
Jubir PA 212 Novel Bamukmin. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, meminta pemerintah tak mendikte dengan meminta FPI, GNPF dan PA 212 untuk bergabung membantu mengawasi pelanggaran protokol kesehatan, ketimbang menyerukan untuk memboikot pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Novel menyebut, sejak awal pihaknya sudah lebih dulu bergerak melakukan penanganan penyebaran virus corona di tengah masyarakat. Misalnya seperti pembagian masker hingga paket sembako di masa pandemi.

"Jadi pemerintah jangan mendikte kami lah dan jelas sudah basi ocehan rezim buat kami dan sudah terlambat kalau kami disuruh menjadi satgas," kata Novel saat dihubungi Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, pihaknya tetap pada pendirian menyerukan Pilkada 2020 agar ditunda. Masyarakat diminta tak dikorbankan hanya demi kepentingan politik.

"Kami juga meminta kepada masyarakat umumnya dan kepada segenap anggota dan simpatisan PA 212 khususnya untuk tidak terlibat dalam proses pilkada maut karena demi menjaga kesehatan dan keselamatan nyawa rakyat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Novel menyebut, jika Pilkada tetap dipaksakan untuk dilaksanakan maka pemerintah dianggap telah melanggar ketentuan Undang-Undang Dasar 1945.

"Telah melanggar UUD 45 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Juga pasal 4 huruf a uu no 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana menyebutkan penanggulangan bencana bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bencana," tuturnya.

Diminta bergabung

Sebelumnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian menanggapi ancaman dari sejumlah ormas seperti FPI, GNPF Ulama dan PA 212 yang menyerukan untuk memboikot pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Dia menganggap, seruan penolakan terhadap Pilkada yang digelar di masa pandemi Corona (Covid-19) terlalu berlebihan. Daripada menolak pesta demokrasi lima tahunan ini, Donny menyarankan agar para ormas ini membentuk Satgas untuk mengawasi pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan peserta Pilkada.

"Jadi saya kira tidak perlu boikot. Kalau ingin berkontribusi terhadap agenda bangsa ini yang penting, maka lebih baik membentuk Satgas untuk membantu pemerintah untuk mengawasi pelanggaran terhadap protokol kesehatan yang dilakukan oleh kandidat kepala daerah tim suksesnya dan sebagainya," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Rabu (23/9/2020).

Donny mengingatkan FPI, GNPF Ulama dan PA 212 untuk membantu pemerintah dalam pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan saat Pilkada serentak dibanding mengeluarkan maklumat.

Maklumat tunda Pilkada

Sebelumnya, kelompok ormas Islam yang terdiri FPI, GNPF Ulama dan PA 212 mengeluarkan maklumat untuk memboikot pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pernyataan itu respons atas keputusan pemerintah yang menolak penundaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Maklumat itu turut ditandatangani oleh Ketua PA 212 Slamet Maarif, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak dan Ketua Umum FPI Ahmad Shobri Lubis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nakes Diserang saat Makamkan Jenazah Covid-19 di Tegal, Ini Kata Polisi

Nakes Diserang saat Makamkan Jenazah Covid-19 di Tegal, Ini Kata Polisi

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2020 | 12:14 WIB

Jokowi: Pandemi Covid-19 Sebabkan Ruralisasi bukan Urbanisasi

Jokowi: Pandemi Covid-19 Sebabkan Ruralisasi bukan Urbanisasi

News | Kamis, 24 September 2020 | 12:13 WIB

Corona Makin Menggila, Wali Kota Bogor 'Sebar' Pasien COVID-19 ke Hotel

Corona Makin Menggila, Wali Kota Bogor 'Sebar' Pasien COVID-19 ke Hotel

Jakarta | Kamis, 24 September 2020 | 12:00 WIB

Wali Kota Bima Arya Umumkan Kota Bogor Belum Aman dari Penularan COVID-19!

Wali Kota Bima Arya Umumkan Kota Bogor Belum Aman dari Penularan COVID-19!

Jakarta | Kamis, 24 September 2020 | 11:43 WIB

Ilmuwan Inggris Mengategorikan 8 Tipe Ruam yang Menjadi Gejala Covid-19

Ilmuwan Inggris Mengategorikan 8 Tipe Ruam yang Menjadi Gejala Covid-19

Health | Kamis, 24 September 2020 | 11:30 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB