Thailand Tetap Gelar Festival Balap Kerbau di Tengah Pandemi Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:37 WIB
Thailand Tetap Gelar Festival Balap Kerbau di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi balap kerbau. [Antara/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Festival balap kerbau tahunan Thailand tetap digelar pada Kamis (1/10) meskipun ada pembatasan perjalanan karena pandemi Covid-19.

Menyadur Channel News Asia, festival balap kerbau tahun ini berbeda sebab tidak ada turis asing yang hadir karena pembatasan terkait penanganan pandemi Covid-19.

Kerbau di Thailand biasanya digunakan sebagai hewan penarik gerobak di peternakan di sampai sebagian besar digantikan oleh traktor dan mesin modern.

Meski demikian, para petani di provinsi Chonburi tetap mengadakan balapan kerbau tradisional sebagai cara untuk menandai dimulainya musim tanam padi tahunan dan akhir Prapaskah Buddha.

Sebelum balapan dimulai, acara dibuka dengan parade penari dengan kostum emas tradisional khas Thailand. Kerbau-kerbau tersebut berpacu di lintasan sepanjang 100 m.

Balap kerbau dilaksanakan di sebuah lapangan yang sudah kering akibat cuaca panas yang sedang berlangsung di daerah tersebut.

Untuk mendinginkan para kerbau dan joki, panitia tak lupa menyediakan truk pemadam kebakaran yang siap menyemprotkan air ketika mereka mencapai garis finish.

Festival tahun ini ditutup dengan kontes kecantikan untuk menilai kerbau dengan dandanan yang paling menarik.

"Mereka dihias dengan sangat baik dalam (kostum) dan bunga sehingga saya butuh beberapa saat untuk menyadari ada kerbau di bawahnya," kata ekspatriat Inggris Robert Owen kepada AFP.

Thailand menjadi salah satu negara yang mendapat apresiasi atas tindakan yang menekan angka positif Covid-19 tetap rendah.

Salah satunya adalah Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha, mengatakan belum membuka penuh negaranya kepada turis asing.

"Kita belum membuka negara. Kita masih membatasi jumlah orang yang datang dan akan mengelolanya dengan pemakaian gelang, aplikasi untuk mengikuti mereka," kata Chan-o-cha.

Saat ini, kasus Covid-19 di Thailand tercatat ada 3.569 dan 59 kasus kematian dan sebanyak 3.379 pasien dinyatakan sembuh, menurut data pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Tutup Pantai dan Taman Nasional dari Turis Asing, Sampai Kapan?

Thailand Tutup Pantai dan Taman Nasional dari Turis Asing, Sampai Kapan?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2020 | 18:28 WIB

PBSI Sambut Baik Ide Bubble System Thailand untuk Turnamen Seri Asia

PBSI Sambut Baik Ide Bubble System Thailand untuk Turnamen Seri Asia

Sport | Rabu, 30 September 2020 | 16:29 WIB

Bangkit dari Pandemi, Bandara Suvarnabhumi Thailand Siap Berbenah

Bangkit dari Pandemi, Bandara Suvarnabhumi Thailand Siap Berbenah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB