Sederet Sikap Kontroversial Donald Trump sebelum Positif Covid-19

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:11 WIB
Sederet Sikap Kontroversial Donald Trump sebelum Positif Covid-19
Presiden AS Donald Trump mengacungkan jempol saat ia turun dari Air Force One setibanya di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [MANDEL NGAN / AFP]

Saat itu, seorang pejabat sedang mempresentasikan hasil penelitian pemerintah AS yang mengindikasikan virus corona tampaknya melemah lebih cepat ketika terpapar sinar matahari dan panas.

Studi ini juga menunjukkan cairan disinfektan dapat membunuh virus dalam air liur atau cairan pernapasan dalam waktu lima menit, dan isopropil alkohol dapat membunuhnya bahkan lebih cepat.

William Bryan, penjabat kepala Direktorat Sains dan Teknologi Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, menguraikan temuan itu pada konferensi pers.

"Jadi, seandainya kita memberikan tubuh, apakah itu sinar ultraviolet atau cahaya yang sangat kuat, dan saya pikir Anda mengatakan belum diperiksa tetapi Anda akan mengujinya." kata presiden pada Dr Deborah Birx, koordinator respons virus corona Gedung Putih.

"Dan kemudian saya bertanya, seandainya Anda memberikan cahaya (sinar UV) di dalam tubuh, yang bisa Anda lakukan melalui kulit atau dengan cara lain. Dan saya pikir Anda mengatakan Anda akan menguji itu juga. Kedengarannya menarik," lanjut Presiden Trump.

Sontak dari pernyataan Presiden Trump mengenai cairan disinfektan dan sinar UV sebagai obat corona tersebut, menuai beragam kecaman dari para dokter.

"Gagasan menyuntikkan atau menelan segala jenis produk pembersih ke dalam tubuh adalah tidak bertanggung jawab dan berbahaya," ujar Ahli paru Dr Vin Gupta mengatakan kepada NBC News.

"Itu adalah metode umum yang digunakan orang ketika mereka ingin bunuh diri." tambahnya.

3. Minum Hydroxychloroquine

baca juga

Presiden Donald Trump lagi-lagi membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan di tengah pandemi virus Covid-19.

Donald Trump membuat pernyataan bahwa ia minum hydroxychloroquine, obat anti-malaria yang saat itu tidak terbukti ampuh untuk melawan virus Covid-19.

Donald Trump mengatakan ia mengkonsumsi obat tersebut sebagai tindakan pencegahan selama sekitar satu setengah minggu.

"Saya minum pil setiap hari. Karena saya pikir itu bagus. Saya sudah mendengar banyak cerita bagus." ujar Trump dikutip dari AFP.

Presiden Trump memang sempat menggembar-gemborkan penggunaan hydroxychloroquine untuk obat Covid-19. Bahkan ketika beberapa dokter berpendapat obat itu tidak bekerja pada pasien virus corona.

Keinginan Trump menggunakan hydroxychloroquine disebutkan lantaran adanya hubungan khusus dengan perusahaan pembuat obat asal Prancis, Sanofi.

Perusahaan obat termasuk para pemegang saham yang memiliki hubungan dekat dengan Trump disebutkan akan mendapatkan keuntungan secara materi jika obat hydroxychloroquine buatan Sanofi digunakan secara luas, berdasarkan laporan New York Times.

Di sisi lain, dua sekutu politik terdekat Trump, Kenneth Fisher dan Wilbur Ross juga memiliki keterkaitan dengan Sanofi. Keduanya sama-sama menanam investasi di perusahaan obat tersebut.

Donald Trump pertama kali terlihat mengenakan masker di depan publik.[Twitter/@parscale]
Donald Trump pertama kali terlihat mengenakan masker di depan publik.[Twitter/@parscale]

4. Menolak Pakai Masker

Sikap acuh Donald Trump terhadap Covid-19 terus berlanjut ketika menolak memberikan mandat penggunaan masker di Amerika Serikat.

Berbicara kepada Fox News pada Jumat (17/7), Trump mengatakan dia tidak setuju dengan mandat wajib pakai masker nasional, dengan menyebut setiap warga AS harus memiliki kebebasan.

"Kurasa saya tidak akan melakukannya, pakai masker saat saya menyapa presiden, perdana menteri, diktator, raja, ratu."

Pernyataan Trump ini muncul usai pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci, mendesak para pemimpin negara bagian untuk berupaya sekeras mungkin membuat warga memakai masker.

"Memakai masker sangat penting dan kita harus menggunakan, semuanya," ujar Fauci.

Kendati menolak mandat wajib masker nasional, Trump terlihat memakai masker di depan publik untuk pertama kali pada Sabtu (11/7) lalu.

Pada Senin (13/07/2020) Trump memakai masker hitam kala berkunjung ke Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed. Ia menyebut aksinya sebagai hal yang setimpal mengingat tempat yang ia kunjungi adalah rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Covid-19, Donald Trump dan Istri Jalani Karantina

Positif Covid-19, Donald Trump dan Istri Jalani Karantina

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:18 WIB

Donald Trump dan Istri Positif Covid-19, Ini Pernyataan Resmi Tim Dokter

Donald Trump dan Istri Positif Covid-19, Ini Pernyataan Resmi Tim Dokter

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:22 WIB

Usai Ajudan, Presiden AS Donald Trump dan Istri Positif Virus Corona

Usai Ajudan, Presiden AS Donald Trump dan Istri Positif Virus Corona

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:08 WIB

Terkini

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:15 WIB

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:56 WIB

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:31 WIB

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:01 WIB

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

×