Bantah Bermental Penjilat, Ferdinand: Siapa yang Mau Saya Jilat? Jokowi?

Siswanto

Senin, 12 Oktober 2020 | 05:53 WIB
Bantah Bermental Penjilat, Ferdinand: Siapa yang Mau Saya Jilat? Jokowi?
Politisi Ferdinand Hutahaean (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Politikus Ferdinand Hutahaean yang baru saja mengumumkan mundur dari Partai Demokrat dan akan menjadi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo mengapresiasi dukungan publik atas langkah politiknya.

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua sahabat atas dukungan dan doanya atas sikap politik saya. Maaf saya tak bisa komen satu persatu dan ucapkan terimakasih. Terimalah hormatku untuk kalian semua," kata Ferdinand yang menjabat kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Partai Demokrat .

Semenjak mengumumkan sikap politik, kemarin pagi, dia mengaku banyak sekali dihubungi insan pers dan kolega dari partai untuk bicara tentang langkahnya.

"Sedari pagi, setelah cuitan saya keluar, saya sibuk menjawab teman-teman media dan teman-teman kader partai dari  seluruh Indonesia dan juga teman-teman politisi dari partai lain. Saya ucapkan terimakasih atas dukungan yang saya terima," katanya.

Setelah ini, Ferdinand menekankan "terpenting sekarang , ayo jaga negeri ini dari tangan-tangan vandalisme politik."

Politikus Partai Solidaritas Indonesia Dedek Prayudi salah satu yang mengapresiasi langkah Ferdinand. Dia bisa paham kenapa koleganya itu mengambil sikap demikian. 

"Entah apa yang harus aku katakan. Di satu sisi, aku percaya bang Ferdinand adalah orang baik dan setiap wadah politik membutuhkan orang baik di dalamnya. Di sisi lain, kalau kendaraan sudah tidak sejalan sebaiknya keluar daripada mengubah tujuan," kata Dedek.

Kemarin, sebagaimana laporan Suara.com, Ferdinand menjelaskan alasan meninggalkan Partai Demokrat yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono. Dia menekankan memutuskan pergi karena beda prinsip dan keyakinan politik. Puncaknya terkait masalah Undang-Undang Cipta Kerja.

Di tengah keputusan pergi meninggalkan Partai Demokrat, langkah Ferdinand tak luput dari tuduhan miring dari kalangan yang disebutnya "kaum kadal."

baca juga

Kepada mereka yang memberi cap penjilat, Ferdinand mengatakan, "jadi kepada kaum kadal-kadal yang coba merusak integritas saya dengan kata penjilat, anda salah. Salah orang dan salah waktu. Kalau mau menjilat, mestinya saat salam komando ini saya menjilat Jokowi biar jadi pejabat."

Dalam pernyataan yang disampaikan di media sosial, dia menyebut saat ini pemerintah sedang melawan musuh negara yaitu pihak yang ingin merusak NKRI dan Pancasila serta politisi yang mencari keuntungan politik dari kisruh bangsa.

Kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Partai Demokrat mengaku keberpihakannya kepada pemerintah merupakan keberpihakan kepada negara.

Dia mengatakan pemerintah sedang bekerja keras, "tapi disisi lain ada sekelompok orang berpolitik untuk kelompok, bahkan tega rusak NKRI, saya akan lawan."

"Sekarang saya mendukung pemerintah bukan mendukung Jokowi sebagai pribadi. Pemimpin akan datang dan pergi tetapi negara tak akan pergi. Dan saya selalu berpolitik untuk bangsa," kata Ferdinand.

Kepada kalangan yang menuduhnya penjilat penguasa demi mendapatkan jabatan, Ferdinand katakan hanya menertawakan mereka. "Karena dia tak kenal dengan Ferdinand Hutahaean."

Dia menekankan kalau seandainya memiliki jiwa penjilat, dia bisa saja mendekati Jokowi sejak pemilu 2014 dengan melontarkan "puja-puji, sudah pasti saya jadi pejabat. Tapi tidak kan? Saya pergi untuk sebuah prinsip."

Dia mengulang-ulang pernyataan untuk menegaskan kepada publik bahwa dia bukanlah seorang penjilat kekuasaan.

"Penjilat? Hahaha saya harus tertawakan tuduhan itu kepada saya. Apa yang mau saya jilat? Siapa yang mau saya jilat? Jokowi? Ahhh dari dulu kalau saya punya mental penjilat, tak akan saya tinggalkan Jokowi karena beda prinsip tentang subsidi dan pembangunan. Kalau saya penjilat sudah jadi pejabat saya dari dulu."

Dia mengatakan sejak tahun 2012 atau sejak Jokowi mulai dibicarakan di level perpolitikan nasional, Ferdinand mengaku sudah aktif mendorong dan menekan PDI Perjuangan agar mengusung Jokowi ke pemilu presiden.

Ferdinand akan memberikan surat pengunduran diri resmi ke Partai Demokrat, besok.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menyampaikan terima kasih kepada Ferdinand atas kontribusi selama ini.

Ossy berharap Ferdinand mendapatkan sukses yang sama dalam pengabdian yang baru di luar Partai Demokrat.

Dia mengulang-ulang pernyataan untuk menegaskan kepada publik bahwa dia bukanlah seorang penjilat kekuasaan.

"Penjilat? Hahaha saya harus tertawakan tuduhan itu kepada saya. Apa yang mau saya jilat? Siapa yang mau saya jilat? Jokowi? Ahhh dari dulu kalau saya punya mental penjilat, tak akan saya tinggalkan Jokowi karena beda prinsip tentang subsidi dan pembangunan. Kalau saya penjilat sudah jadi pejabat saya dari dulu."

Dia mengatakan sejak tahun 2012 atau sejak Jokowi mulai dibicarakan di level perpolitikan nasional, Ferdinand mengaku sudah aktif mendorong dan menekan PDI Perjuangan agar mengusung Jokowi ke pemilu presiden.

Ferdinand akan memberikan surat pengunduran diri resmi ke Partai Demokrat, hari ini.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menyampaikan terima kasih kepada Ferdinand atas kontribusi selama ini.

Ossy berharap Ferdinand mendapatkan sukses yang sama dalam pengabdian yang baru di luar Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

News | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 10:52 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

News | Senin, 28 September 2026 | 07:46 WIB

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×