Apa itu Lintang Kemukus? Berikut Mitos Hingga Fakta Lintang Kemukus

Dany Garjito

Senin, 12 Oktober 2020 | 20:19 WIB
Apa itu Lintang Kemukus? Berikut Mitos Hingga Fakta Lintang Kemukus
Fenomena langit diduga Lintang Kemukus. (instagram.com/agoez_bandz4)

Suara.com - Apa itu lintang kemukus menjadi perbincangan hangat netizen Tanah Air sejak Sabtu (10/20/2020). Perbincangan bermula dari beredarnya foto-foto fenomena langit di beberapa daerah yang diklaim sebagai lintang kemukus.

Sebelum adanya fenomena ini, beberapa waktu terakhir juga terjadi fenomena langit berupa hujan meteor Draconid. Lantas, apakah lintang kemukus berkaitan dengan hujan meteor tersebut? Atau adakah mitos dibalik lintang kemukus ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Serba-Serbi Lintang Kemukus

Lintang kemukus yang jadi perbincangan hangat netizen berbentuk garis sinar oranye. Kemunculan fenomena ini dilihat oleh netizen di beberapa daerah di Pulau Jawa. Beberapa wilayah tersebut meliputi Bojonegoro, Tuban, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Karawang. Fenomena ini juga sempat terjadi di Yogyakarta pada April 2020 lalu dan dikait-kaitkan dengan kemunculan pandemi Covid-19. Lantas apa itu Lintang Kemukus?

Guru Besar Antropologi Sastra, Prof. Dr. Suwardi Endraswara, M. Hum, mengungkapkan bahwa istilah lintang kemukus berasal dari bahasa Jawa, yakni kukus yang artinya asap. Dalam kosmologi Jawa, lintang kemukus adalah tetenger atau penanda akan datangnya zaman jungkir balik. Istilah ini muncul dari pengalaman fenomenologis masyarakat Jawa yang telah berulang kali dialami.

Lintang Kemukus pernah dibahas oleh Ni Nyoman Dhitasari yang menyebut fenomena ini sebagai Komet Van Java dari buku Sejarah Kutha Sala: Kraton Sala, Bengawan Sala, Gunung Lawu karya R.M. Ng. Tiknopranoto dan R. Mardisuwignya. Di dalam buku tersebut, terdapat sejumlah mitos terkait lintang kemukus.

Mitos Lintang Kemukus

Dalam buku sejarah Kutha Sala: Kraton Sala, Bengawan Sala, Gunung Lawu, makna kemunculan Lintang Kemukus didasari pada arah datangnya komet tersebut. Namun, sebagian besar mitos kemunculan lintang kemukus sendiri dipercaya sebagai sebuah pertanda buruk.

Misalnya, saat lintang kemukus datang dari arah Tenggara, komet ini dipercaya merupakan pertanda ada raja meninggal dan akan muncul wabah penyakit. Sedangkan, jika datang dari arah utara, lintang kemukus dianggap sebagai pertanda akan munculnya perselisihan yang berkembang menjadi peperangan.

baca juga

Mitos lintang kemukus lainnya adalah bahwa komet ini merupakan hantu pembawa maut yang berwujud bola arwah. Terkadang, lintang kemukus muncul sebagai rombongan prajurit ganas yang bisa membunuh manusia saat tidur. Tidak hanya itu, hantu pembawa maut bernama Lampor ini juga kerap menimbulkan suara gaduh yang terdengar seperti iringan kereta kuda dan derap kaki pasukan.

Di Yogyakarta, rombongan tersebut dipercaya sebagai pasukan Nyi Roro Kidul yang tengah bergerak dari laut Selatan ke Gunung Merapi atau Keraton Yogyakarta. Sementara itu, di daerah Jawa Timur, kemunculan Lampor dipercaya sebagai pertanda kemunculan wabah penyakit.

Fakta Lintang Kemukus

Walaupun netizen mengaitkan penampakan hujan meteor yang viral di media sosial dengan mitos lintang kemukus, secara astronomis fenomena ini tak ada kaitannya dengan mitos tersebut. Peneliti dari Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Emanuel Sungging Mumpuni, menjelaskan lintang kemukus yang diperbincangkan tersebut adalah jenis fireball atau meteor yang agak besar.

Di bulan Oktober ini, fenomena hujan meteor draconid memang beberapa kali terjadi. Draconid sendiri merupakan hujan meteor tahunan yang muncul setiap bulan Oktober, tepatnya sekitar tanggal 6 – 10 Oktober. Draconid dapat dilihat dengan mata telanjang saat langit sedang cerah. Hujan meteor ini pun dinilai para ahli sebagai fenomena yang normal terjadi dan tidak membahayakan.

Demikian ulasan terkait apa itu lintang kemukus. 

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Tohari dan Realisme Magis yang Sunyi dalam Lintang Kemukus Dini Hari

Ahmad Tohari dan Realisme Magis yang Sunyi dalam Lintang Kemukus Dini Hari

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:50 WIB

Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam

Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:07 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Awas Terjebak Tren! 5 Mitos Less Waste yang Telanjur Dipercaya

Awas Terjebak Tren! 5 Mitos Less Waste yang Telanjur Dipercaya

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:30 WIB

Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek

Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:55 WIB

Di Balik Novel Marioriawa: Mitos yang Hidup dan Menghantui Realitas

Di Balik Novel Marioriawa: Mitos yang Hidup dan Menghantui Realitas

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 14:35 WIB

Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Angkat Mitos Lonceng Keramat di Belitung

Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Angkat Mitos Lonceng Keramat di Belitung

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 20:40 WIB

Mitos Lereng Ciremai dan Wajah Metropolitan dalam Buku Monyet Bercerita

Mitos Lereng Ciremai dan Wajah Metropolitan dalam Buku Monyet Bercerita

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:20 WIB

Realitas dan Mitos: Menyusuri Narasi Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu

Realitas dan Mitos: Menyusuri Narasi Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 15:15 WIB

Minum Air Putih Saat Menstruasi, Bukan Sekadar Mitos dan Bisa Redakan Nyeri Haid

Minum Air Putih Saat Menstruasi, Bukan Sekadar Mitos dan Bisa Redakan Nyeri Haid

Your Say | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:32 WIB

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:25 WIB

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:20 WIB

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

×