Sejumlah Petinggi KAMI Ditangkap, Teddy PKPI: Gatot Nurmantyo ke Mana?

Rifan Aditya , Hernawan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:55 WIB
Sejumlah Petinggi KAMI Ditangkap, Teddy PKPI: Gatot Nurmantyo ke Mana?
Teddy Gusnaidi. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi angkat bicara soal kasus penangkapan delapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Ia pun mencari sosok Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Hal itu disampaikan Teddy lewat jejaring Twitter pribadinya. Teddy Gusnaidi awalnya menyinggung Ketua KAMI Medan yang mengakui adanya ajakan untuk membuat kerusuhan sebagaimana terjadi pada tahun 1998 silam.

Menurutnya, penangkapan petinggi KAMI di lapangan menyiratkan pesan bahwa aksi tersebut dilakukan dengan perencanaan, bukan sekadar spontanitas belaka.

"Ketua KAMI Medan akui ada ajakan membuat kerusuhan seperti tahun 98. Hal ini selaras dengan yang terjadi di lapangan. Para pentolan KAMI juga ditangkap. Artinya diduga kuat hal ini bukan spontanitas tapi hal yang direncanakan," ujarnya, Rabu (14/10/2020).

Lebih lanjut lagi, Teddy Gusnaidi mencari sosok petinggi KAMI yang sering terjun ke masyarakat untuk melangsungkan deklarasi. Siapa lagi kalau bukan Gatot Nurmantyo yang beberapa kali dikritik oleh Politisi PKPI ini.

"Lalu Gatot Nurmantyo kemana? Kabur atau sibuk cari perlindungan?" tukasnya.

Kicauan Teddy Gusnaidi Cari Gatot di Tengah Penangkapan Aktivis KAMI (Twitter/@TeddyGusnaidi).
Kicauan Teddy Gusnaidi Cari Gatot di Tengah Penangkapan Aktivis KAMI (Twitter/@TeddyGusnaidi).

Perihal Gatot Nurmantyo, Teddy Gusnaidi sejak awal mengaku sudah mengatakan bahwa mantan Panglima TNI tersebut pengecut.

Anggapan Teddy Gusnaidi ini berangkat dari tidak munculnya Gatot Nurmantyo saat pimpinan KAMI lainnya diamankan aparat.

"Kalau bukan pengecut pasti dia akan membela anak buahnya yang kini ditangkap. Bukan malah diam sambil nonton sinetron di rumah," kata Teddy Gusnaidi.

baca juga

"Kalau bukan pengecut, Gatot Nurmantyo pasti akan katakan 'saya yang bertanggungjawab atas semua kejadian ini, saya bagian dari rencana terjadinya kerusakan ini'," sambungnya.

Meski begitu, Teddy Gusnaidi tetap beranggapan bahwa Gatot Nurmantyo tak akan muncul dan berkata demikian.

Teddy Gusnaidi sangat yakin kalau Gatot Nurmantyo tidak memiliki keberanian yang cukup untuk melakukan hal itu.

"Saya yakin 1.000% hal itu tidak akan terjadi karena dia bukan orang yang punya keberanian melakukan itu," ungkapnya.

Terakhir, Teddy Gusnaidi menduga pengusutan KAMI saat ini nantinya akan mengarah langsung kepada Gatot Nurmantyo. Namun, ia pun yakin bahwa Gatot Nurmantyo akan memilih menjaga dirinya sendiri dan mengorbankan petinggi KAMI lainnya.

"Pengusutan tentu akan mengarah ke Gatot Nurmantyo. Saya pastikan dia akan korbankan anak buahnya untuk keselamatan dirinya, berbagai dalil akan dia keluarkan agar dia tidak ikut terciduk dalam kejadian ini," tuturnya.

"Saya pastikan itu, Gatot Nurmantyo akan cari selamat dibandingkan menjadi laki-laki sejati," pungkas Teddy Gusnaidi.

Petinggi dan Aktivis KAMI Ditangkap

Bareskrim Kepolisian Indonesia menangkap 8 petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan aktivis di Jakarta dan Medan. Mereka ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda.

Dua di antara yang ditangkap adalah Jumhur Hidayat dan Deklator KAMI Anton Permana.

Kabar penangkapan tersebut dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Setiyono.

Awi mengatakan bahwa Jumhur diringkus di kediamannyam Selasa (13/10/2020) pagi tadi.

"Iya Anton kemarin, kalau Jumhur tadi pagi ditangkap," kata Awi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, setidaknya ada empat petinggi KAMI yang telah diamanakan oleh polisi.

Keempatnya yakni, Ketua KAMI Sumatra Utara, Khairi Amri; anggota Komite Eksekutif KAMI, Syahganda Nainggolan; Deklator Anggota Komite Eksekutif KAMI, Jumhur Hidayat; dan Deklator KAMI, Anton Permana.

Selain petinggi KAMI, sejumlah aktivis juga dikabarkan turut tangkap polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Angota KAMI Ditangkap, Pengurus Jatim: Konsolidasi, Waspada, Wait and See

8 Angota KAMI Ditangkap, Pengurus Jatim: Konsolidasi, Waspada, Wait and See

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:51 WIB

Delapan Petinggi KAMI Ditangkap, Mardani PKS: Ujian Bagi Demokrasi

Delapan Petinggi KAMI Ditangkap, Mardani PKS: Ujian Bagi Demokrasi

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:13 WIB

HNW Sentil Penangkapan Tokoh KAMI di Sejumlah Tempat

HNW Sentil Penangkapan Tokoh KAMI di Sejumlah Tempat

Riau | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:11 WIB

Terkini

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB