alexametrics

Covid Masih Merebak, Pemprov DKI Minta Warga Tak Bawa Keluarga dari Kampung

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Covid Masih Merebak, Pemprov DKI Minta Warga Tak Bawa Keluarga dari Kampung
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

"Tentu ini akan menimbulkan kepadatan juga di Jakarta yang sedang mengatasi wabah."

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta meminta agar warga yang mudik ke luar kota tidak membawa anggota keluarga atau kerabatnya ke Ibu Kota. Alasanya karena virus corona masih merebak.

Tindakan membawa sanak keluarga atau kerabat datang ke Jakarta ketika musim mudik memang kerap terjadi. Tujuannya kebanyakan untuk bekerja di ibu kota yang dianggap lebih menjanjikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengatakan akan sangat berbahaya jika membawa orang baru dari luar daerah datang ke Jakarta. Hal ini akan semakin memperparah penularan Covid-19.

"Saat ini Jakarta memang belum selesai dengan virus dan untuk itu kepada warga yang sudah mudik pada saat balik ke Jakarta, jangan dulu ajak keluarga bersama sama ke Jakarta," ujar Syafrin saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga: Kabar Baik, Hari Ini 108 Orang di Bali Sembuh dari Covid-19

Menurutnya dengan semakin banyaknya orang yang datang ke Jakarta, maka Pemprov akan semakin kesulitan menangani corona. Terlebih lagi jika mereka nantinya memang menularkan atau tertular saat ke Jakarta.

"Tentu ini akan menimbulkan kepadatan juga di Jakarta yang sedang mengatasi wabah," jelasnya.

Pihaknya sendiri memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 1 November mendatang. Ia meminta agar masyarakat segera pulang sebelum tanggal itu demi menghindari penumpukan.

"Diprediksi itu tanggal 1 November, tapi kami mengimbau kepada warga itu jangan balik seluruhnya tanggal 1, di hari Minggu. Lakukan perencanaan besok hari Sabtu sudah ada yang balik," pungkasnya.

Baca Juga: Harus Tutup Selama Lockdown, Sejumlah Pemilik Restoran di Prancis Resah

Komentar