Mulai Berdatangan, Massa Aksi Bela Nabi Gelar Salat Zuhur Berjamaah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 02 November 2020 | 11:58 WIB
Mulai Berdatangan, Massa Aksi Bela Nabi Gelar Salat Zuhur Berjamaah
Massa Aksi Bela Nabi di depan Gedung Kedutaan Besar Prancis, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, salat zuhur berjamaah sebelum aksi, Senin (2/11/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - FPI dan PA 212 Cs menggelar Aksi Bela Nabi di depan Gedung Kedutaan Besar Prancis, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020). Massa aksi tampak sudah mulai berdatangan di lokasi.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sekira pukul 11.30 WIB tampak sejumlah massa aksi bela nabi sudah mulai berdatangan di dekat Gedung Kedubes Prancis. Terlihat massa dari mulai anak muda hingga ibu-ibu dan orang dewasa turut serta dalam aksi ini.

Mereka datang dengan membawa berbagai atribut dari mulai bendera panji-panji Rasulullah hingga ikat kepala berlalimat tahlil. Satu mobil komando tampak juga disiagakan di lokasi.

Mereka umumnya mengenakan pakaian muslim berwarna putih dan hitam. Terlihat di lokasi juga poster-poster dengan kalimat umpatan untuk Presiden Prancis Emmanuel Macron terpasang.

Sementara itu, massa sedang bersiap-siap untuk menggelar salat zuhur berjamaah di lokasi. Adapun untuk arus lalu lintas, Jalan MH Thamrin dari mulai dari Simpang Sarinah mengarah ke Bundaran HI sudah ditutup total.

Untuk arah sebaliknya masih bisa dilalui kendaraan dari mulai roda empat hingga roda dua. Kawat berduru hingga beton tampak sudah terpasang. Aksi sendiri dipusatkan di depan Sarinah atau Gedung Bawaslu.

Aksi ini digelar untuk mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap telah menghina Islam dan Nabi Muhammad.

"Inshaallah jadi, kita aksi bela nabi di depan Kedubes Prancis," kata Koordinator Lapangan Aksi Bela Nabi, Ujang Supandi melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (2/11/2020).

Menurut Ujang, aksi ini akan diikuti ribuan massa dari berbagai wilayah. Aksi ini juga akan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

baca juga

"Kurang lebih massa 1000 orang yang datang dan diwajibkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Adapun berdasarkan agenda yang diterima Suara.com, Aksi Bela Nabi akan digelar pukul 13.00 WIB di depan Gedung Kedubes Prancis, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Aksi nanti juga akan diwarnai pembacaan kitab maulid.

"Mengecam dan mengutuk Emmanuel Macron Presiden Prancis yang mempropagandakan kebenciannya pada Islam, melindungi dan membela penista nabi," tulis tuntutan aksi dalam agenda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden PKS Ahmad Syaikhu: Maulid Nabi Momentum Bergerak Bela Rasulullah

Presiden PKS Ahmad Syaikhu: Maulid Nabi Momentum Bergerak Bela Rasulullah

Jabar | Senin, 02 November 2020 | 11:41 WIB

Injak Foto Emmanuel Macron, Massa Bela Islam Serukan Boikot Produk Prancis

Injak Foto Emmanuel Macron, Massa Bela Islam Serukan Boikot Produk Prancis

Jabar | Senin, 02 November 2020 | 11:12 WIB

Buruh dan PA 212 Cs Demo, Polisi Terjunkan 7 Ribu Personel Gabungan

Buruh dan PA 212 Cs Demo, Polisi Terjunkan 7 Ribu Personel Gabungan

News | Senin, 02 November 2020 | 11:11 WIB

FPI dan PA 212 Cs Aksi Bela Nabi, Ribuan Orang Akan Geruduk Kedubes Prancis

FPI dan PA 212 Cs Aksi Bela Nabi, Ribuan Orang Akan Geruduk Kedubes Prancis

News | Senin, 02 November 2020 | 09:07 WIB

Bukan Islamopobia, Presiden Emmanuel Macron Tegaskan Perangi Teroris

Bukan Islamopobia, Presiden Emmanuel Macron Tegaskan Perangi Teroris

Sumsel | Senin, 02 November 2020 | 09:02 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×