Jokowi Akui Angka Kematian Covid di Indonesia Masih di Atas Rata-rata Dunia

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 02 November 2020 | 15:08 WIB
Jokowi Akui Angka Kematian Covid di Indonesia Masih di Atas Rata-rata Dunia
Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan keterangan pers terkait hubungan Presiden Prancis dan umat Islam, Sabtu 31 Oktober 2020 / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pada jajarnya untuk fokus mengatur dan menjaga keseimbangan di tengah pandemi covid-19. Hal itu disampaikan dalam arahan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Jokowi mengatakan titik keseimbangan yang dimaksud yakni penanganan antara kesehatan dan pemulihan ekonomi yang selalu ia tekankan.

"Harus tetap fokus untuk mengatur menjaga keseimbangan, titik kesembangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan. Tetapi perlu sekali lagi ini saya tekankan," ujar Jokowi dalam arahannya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian memaparkan laporan data Covid-19 per 1 November 2020.

Kasus aktif corona di Indonesia kata Jokowi, lebih rendah dari kasus rata-rata dunia.

"Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen, rata-rata dunia kasus aktifnya 25,22 persen," tutur dia.

Meski demikian, ia meminta pada pihak terkait khususnya Satgas Covid-19 untuk menekan angka kasus aktif corona.

"Ini yang terus harus ditekan sehingga 13,78 bisa kita diperkecil lagi," kata Jokowi.

Selain angka kasus aktif lebih rendah dari rata-rata dunia, tingkat kesembuhan di Indonesia juga disebut semakin baik. Karenanya, Jokowi menginginkan angka kesembuhan terus ditingkatkan.

baca juga

"Kita sekarang di angka 82,84 persen. Rata-rata-rata dunia 72 persen di angka kesembuhan kita juga lebih baik ini agar juga diperbaiki lagi," ucap dia.

Untuk angka kematian di Indonesia masih lebih tinggi yakni 3,38 persen dari angka rata-rata kematian dunia yaitu 2,5 persen.

"Yang masih kita di atas rata-rata dunia adalah angka kematian atau kasus meninggal di Indonesia itu kita masih di angka 3,38 persen, rata-rata dunia berada di angka 2,5 persen ini yang patut menjadi perhatian kita semuanya," kata Jokowi.

"Dan yang berkaitan dengan covid saya ingin menekankan hati-hati ini menjadi perhatian kita semuanya dan kehatian-hatian kita semuanya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar: Tren Kasus Aktif dan Angka Kematian Turun

Kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar: Tren Kasus Aktif dan Angka Kematian Turun

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2020 | 14:55 WIB

MotoGP Valencia: Corona Melonjak di Eropa, Dovizioso Hati-hati Jaga Diri

MotoGP Valencia: Corona Melonjak di Eropa, Dovizioso Hati-hati Jaga Diri

Sport | Senin, 02 November 2020 | 14:21 WIB

Gejalanya Mirip, Ini Bedanya Virus Corona Covid-19 dengan H1N1

Gejalanya Mirip, Ini Bedanya Virus Corona Covid-19 dengan H1N1

Health | Senin, 02 November 2020 | 14:15 WIB

Sempat Terinfeksi Covid-19, Pangeran William Rahasiakan dari Keluarga?

Sempat Terinfeksi Covid-19, Pangeran William Rahasiakan dari Keluarga?

Lifestyle | Senin, 02 November 2020 | 14:09 WIB

Kritik Tak Digubris, Jokowi Didesak Telepon Presiden Emmanuel Macron

Kritik Tak Digubris, Jokowi Didesak Telepon Presiden Emmanuel Macron

News | Senin, 02 November 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

×