6 Fakta Hari Pahlawan dari Sejarah hingga Jumlah Pahlawan Nasional

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 15:04 WIB
6 Fakta Hari Pahlawan dari Sejarah hingga Jumlah Pahlawan Nasional
Bunga disematkan di makam jelang peringatan hari pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (9/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan dan seluruh masyarakat Indonesia dalam melawan penjajah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Surabaya. Nah, berikut ini sejumlah fakta Hari Pahlawan yang dirangkum Suara.com.

1. Sejarah Hari Pahlawan

Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November ditengarai oleh pertempuran antara masyarakat Surabaya melawan pasukan Inggris.

Pertempuran Surabaya itu terjadi setelah rakyat dipaksa untuk menyerahkan senjata dan mematuhi ultimatum yang dilayangkan oleh pemerintah Inggris. Padahal Indonesia saat itu sedang gencar-gencarnya menyatakan kemerdekaan.

2. Perang Pertama setelah Proklamasi Kemerdekaan

Pertempuran Surabaya ini merupakan pertempuran pertama setelah masyarakat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Bahkan pertempuran ini menjadi salah satu pertempuran terbesar yang memakan korban yakni mencapai 20 ribu jiwa.

3. Berlangsung Selama 3 Minggu

Pertempuran Surabaya ini berlangsung selama 3 Minggu yakni hingga 28 Oktober 1945. Saat itu pasukan Inggris menginginkan Indonesia menyerah dan menjadi bagian dari negara jajahan Hindia Belanda.

Jumlah korban pihak sekutu yang tewas akibat pertempuran tersebut mencapai 1.500 jiwa.

4. Jumlah Pahlawan Nasional

Tercatat ada 170 orang pahlawan yang jasanya ikut dikenang saat memperingati Hari Pahlawan.

Lalu pada tahun 2019, Presiden Jokowi baru saja menambahkan daftar 6 orang pahlawan nasional lainnya. Sehingga totalnya kini mencapai 176 pahlawan nasional.

5. Bung Tomo

Bung Tomo, salah satu tokoh pahlawan dalam pertempuran Surabaya tersebut mengumpulkan seluruh masyarakat Surabaya untuk membela kemerdekaan.

Selain Bung Tomo, ada juga pahlawan lainnya yakni KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah, yang turut menggerakan para santri dan warga untuk berjuang dalam perlawanan sengit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Pahlawan, Ini Penjelasan Kenapa Diperingati 10 November

Sejarah Hari Pahlawan, Ini Penjelasan Kenapa Diperingati 10 November

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:47 WIB

Daftar Hari Besar di Bulan November Lengkap

Daftar Hari Besar di Bulan November Lengkap

News | Senin, 02 November 2020 | 17:03 WIB

Jelang Hari Pahlawan, Kemensos Tingkatkan Koordinasi dengan Berbagai Pihak

Jelang Hari Pahlawan, Kemensos Tingkatkan Koordinasi dengan Berbagai Pihak

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:52 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB