Hasil Akhir Referendum, Selandia Baru Batal Legalkan Ganja

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 06 November 2020 | 10:56 WIB
Hasil Akhir Referendum, Selandia Baru Batal Legalkan Ganja
Ilustrasi ganja (Unsplash)

Suara.com - Hasil akhir dari refendum yang keluar pada Jumat (6/11/2020), menunjukkan Selandia Baru tidak akan melegalkan ganja.

Menyadur Channel News Asia, pemungutan suara dalam referendum legalisasi ganja menunjukkan lebih banyak yang menolak ketimbang mendukung.

Referendum berakhir dengan 51 persen suara menetang dan 48 persen mendukung. angka ini menurun tipis dari malam sebelumnya, di mana 53 menentang dan 46 persen mendukung.

Pemerintah Selandia Baru awalnya memutuskan mengadakan referendum legalisasi ganja untuk rekreasi setelah adanya 65 persen suara sepakat dalam referendum sebelumnya.

Selandia Baru mengadakan referendum bulan ini sambil memberikan suara untuk pemilihan umum yang kembali dimenangkan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern.

Ganja untuk pengobatan, yang memerlukan resep dokter, telah dilegalkan di Selandia Baru.

Para advokat di Selandia Baru sebelumnya mengatakan legalisasi akan mengurangi bahaya ganja dengan menghilangkan pasokan ilegal dari geng, mengatur kualitasnya dan meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan melalui label peringatan.

Mereka juga mengatakan masyarakat adat Maori secara tidak proporsional dikriminalisasi oleh larangan ganja, karena mereka tiga kali lebih mungkin ditangkap dan dihukum karena kepemilikan daripada non-Maori.

Sementara, para ahli tentang kesehatan mental mengatakan ganja adalah obat serius yang membahayakan kesehatan mental, terutama di kalangan remaja, dan melegalkannya akan mengirimkan pesan yang salah kepada anak-anak.

baca juga

Menurut Drug Foundation, yang mendukung legalisasi, 80 persen warga Selandia Baru telah mencoba ganja pada usia 20 dan 12 persen telah menggunakannya dalam setahun terakhir.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Selandia Baru adalah salah satu pengguna terbesar di dunia. Hanya 36 persen orang Australia yang mencoba ganja seumur hidup mereka dan 11,6 persen setidaknya sekali setahun, menurut laporan pemerintah pada 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Wanita Bertato dan Pria Gay Jadi Pejabat di Kabinet Selandia Baru

Wow! Wanita Bertato dan Pria Gay Jadi Pejabat di Kabinet Selandia Baru

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2020 | 08:30 WIB

Hasil Awal Referendum, Warga Selandia Baru Tolak Legalkan Penggunaan Ganja

Hasil Awal Referendum, Warga Selandia Baru Tolak Legalkan Penggunaan Ganja

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:51 WIB

Studi: Senyawa Dalam Ganja Ini Dapat Kurangi Kerusakan Paru Akibat Corona

Studi: Senyawa Dalam Ganja Ini Dapat Kurangi Kerusakan Paru Akibat Corona

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:07 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×