CEK FAKTA: Benarkah Pemboikotan Produk Bikin Perancis Krisis Ekonomi?

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 08 November 2020 | 19:54 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Pemboikotan Produk Bikin Perancis Krisis Ekonomi?
Cek Fakta: Perancis alami krisis ekonomi karena pemboikotan produk (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar kabar bahwa Perancis mengalami krisis ekonomi usai maraknya pemboikotan produk-produk dari negara tersebut.

Klaim itu dibagikan oleh akun Facebook Ummat-e-Nabi.com dengan narasi sebagai berikut:

“France has been destroyed because of its actions.”
“In only two days, France’s share markets have dropped.”
“All Muslims have come together, and (our) enemies have fallen on the ground.”

(Perancis telah dihancurkan karena perbuatannya.
Hanya dalam dua hari, pasar saham Perancis telah turun.
Semua Muslim telah berkumpul bersama, dan musuh (kita) telah jatuh ke tanah -red)

Lalu benarkah Perancis mengalami krisis ekonomi karena pemboikotan produk?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, klaim yang menyebut bahwa Perancis mengalami krisis ekonomi karena produknya banyak diboikot adalah klaim yang salah.

Unggahan akun Facebook itu memuat tiga artikel yang diterbitkan oleh portal berita Express berjudul 'France economy crisis: Macron economic hit since 1949" yang dipublikasikan pada 29 Agustus 2020 lalu.

Sementara itu, aksi pemboikotan baru terjadi pada bulan Oktober 2020.

baca juga

Selain itu, artikel tersebut juga menyebutkan bahwa krisis ekonomi di Perancis disebabkan oleh kebijakan lockdown yang telah diterapkan sejak Maret lalu akibat pandemi.

“Perkembangan PDB menurun pada paruh pertama tahun 2020 berhubungan dengan diberhentikannya kegiatan-kegiatan yang dianggap non-esensial, dalam konteks pelaksanaan lock down yang dilakukan antara pertengahan Maret hingga awal Mei” ujar lembaga statistik INSEE yang dimuat pada portal berita Express 29 Agustus 2020 yang lalu.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar tentang Perancis mengalami krisis ekonomi akibat pemboikotan produk adalah salah.

Unggahan itu masuk dalam kategori hoaks dengan klasifikasi konten yang menyesatkan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlatih Tinju, Gus Miftah Sebut Ingin Duel dengan Presiden Macron

Berlatih Tinju, Gus Miftah Sebut Ingin Duel dengan Presiden Macron

Jogja | Jum'at, 06 November 2020 | 19:10 WIB

Aksi Boikot Produk Prancis Sampai Makassar, Ini Barang yang Disilang

Aksi Boikot Produk Prancis Sampai Makassar, Ini Barang yang Disilang

Sulsel | Jum'at, 06 November 2020 | 15:57 WIB

Polisi Imbau Warga Jawa Barat Tak Sweeping Produk Prancis

Polisi Imbau Warga Jawa Barat Tak Sweeping Produk Prancis

Jabar | Jum'at, 06 November 2020 | 14:45 WIB

Berkop Negara, Kades Jayanti Keluarkan Instruksi Tak Jual Produk Prancis

Berkop Negara, Kades Jayanti Keluarkan Instruksi Tak Jual Produk Prancis

Sumsel | Jum'at, 06 November 2020 | 14:38 WIB

Ikut Boikot Produk Prancis, Pria Beli Air Mineral Lalu Dilempar ke Sampah

Ikut Boikot Produk Prancis, Pria Beli Air Mineral Lalu Dilempar ke Sampah

News | Jum'at, 06 November 2020 | 10:33 WIB

Aksi Boikot Produk Prancis, Pakar Brand Marketing: Carrefour Dosanya Apa?

Aksi Boikot Produk Prancis, Pakar Brand Marketing: Carrefour Dosanya Apa?

Banten | Kamis, 05 November 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

×