Kelompok Jihadis Penggal Lebih dari 50 Orang di Mozambik

Siswanto, BBC

Rabu, 11 November 2020 | 11:02 WIB
Kelompok Jihadis Penggal Lebih dari 50 Orang di Mozambik
BBC

Suara.com - Lebih dari 50 orang di bagian utara Mozambik telah dipenggal oleh kelompok jihadis, menurut laporan media pemerintah.

Para militan mengubah lapangan sepak bola di sebuah desa menjadi "tempat eksekusi", di mana mereka memenggal kepala dan memutilasi tubuh, menurut sejumlah laporan lain.

Beberapa orang juga dipenggal di desa lain, media pemerintah melaporkan.

Kejadian itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan brutal yang dilakukan para militan di provinsi yang kaya akan sumber daya alam gas Cabo Delgado sejak 2017.

Hingga 2.000 orang telah tewas dan sekitar 430.000 orang kehilangan tempat tinggal dalam konflik di provinsi berpenduduk mayoritas Muslim itu.

Para militan itu mempunyai hubungan dengan kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS), yang sekaligus menjadi pijakan bagi kelompok tersebut di bagian selatan benua Afrika.

Kelompok militan itu telah mengeksploitasi kemiskinan dan pengangguran setempat untuk merekrut pemuda masuk ke dalam gerakan perjuangan mereka yang bertujuan untuk menegakkan kepemimpinan Islam di wilayah itu.

Banyak penduduk setempat mengeluh bahwa mereka hanya mendapat sedikit keuntungan dari industri sumber daya alam, termasuk di antaranya batu rubi dan gas.

Wartawan BBC Jose Tembe melaporkan dari ibu kota Maputo dan mengatakan bahwa serangan baru-baru itu kemungkinan merupakan yang paling buruk yang dilakukan oleh kelompok militan.

Banyak orang yang terkejut, dan mereka menyerukan resolusi damai atas konflik tersebut, tambahnya.

Orang-orang bersenjata itu berteriak "Allahu Akbar", menembak, dan membakar rumah-rumah ketika mereka menggerebek desa Nanjaba pada Jumat malam, menurut laporan kantor berita milik negara, Mozambique News Agency, mengutip para korban selamat.

Dua orang dipenggal di desa itu dan beberapa perempuan diculik, kantor berita itu menambahkan.

Di tempat terpisah, sekelompok militan lainnya melakukan serangan brutal di desa Muatide, di mana mereka memenggal lebih dari 50 orang, kantor berita tersebut melaporkan.

Penduduk desa yang mencoba melarikan diri ditangkap, dan dibawa ke lapangan sepak bola setempat di mana mereka dipenggal dan dimutilasi dalam tindakan kekejaman yang dilakukan dari Jumat malam hingga Minggu, Pinnancle News yang dikelola swasta melaporkan.

Pemerintah Mozambik telah meminta bantuan internasional untuk menangani pemberontakan, dan mengatakan pasukannya membutuhkan pelatihan khusus.

Pada bulan April, lebih dari 50 orang dipenggal atau ditembak mati dalam serangan di sebuah desa di Cabo Delgado dan awal bulan ini, sembilan orang dipenggal di provinsi yang sama.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan pasukan keamanan Mozambik juga melakukan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan dan pembunuhan, selama operasi untuk mengatasi pemberontakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:49 WIB

×