Merkel Soal Pemilu AS: Jerman Berdampingan dengan AS Atasi Masalah Global

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 11 November 2020 | 11:10 WIB
Merkel Soal Pemilu AS: Jerman Berdampingan dengan AS Atasi Masalah Global
DW

Suara.com - Dalam sambutan lanjutannya tentang pemilu AS, Kanselir Angela Merkel menguraikan bagaimana Jerman berharap untuk bisa bekerja sama dengan presiden yang diproyeksikan menang pemilu AS, Joe Biden.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyuarakan harapannya untuk mengembalikan hubungan yang lebih kuat dengan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/11), menyusul proyeksi kemenangan pemilu AS untuk Joe Biden.

Pidato Merkel pada Senin (9/11) menjadi sambutan lanjutan dari reaksi pertamanya terhadap pemilu AS pada akhir pekan lalu.

Pada sambutan pertamanya, Merkel memberi selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris yang diproyeksikan menang dalam pemilu AS.

Apa yang Merkel katakan?

Kanselir sekali lagi memberi selamat kepada Joe Biden atas proyeksi kemenangannya dalam pemilu AS, dengan mengatakan "dia memiliki banyak pengalaman dengan Jerman dan Eropa."

"Persahabatan kedua negara kita telah teruji oleh waktu." Hubungan trans-Atlantik dengan AS adalah "harta yang harus kita jaga".

Baik Jerman dan Eropa harus "mengambil tanggung jawab lebih" dalam hubungannya dengan AS. Jerman akan berdiri "berdampingan" dengan AS dalam menangani pandemi virus corona, perubahan iklim, dan terorisme global.

Merkel menggambarkan Wakil Presiden yang diproyeksikan menang pemilu AS, Kamala Harris, sebagai "inspirasi" dan simbol terhadap ''hal yang mungkin di Amerika."

baca juga

Merkel juga menyampaikan tentang peristiwa sejarah Senin 9 November. Ini adalah peringatan tentang peristiwa program anti-Yahudi tahun 1938 yang diluncurkan oleh Nazi, serta jatuhnya Tembok Berlin tahun 1989.

Kanselir mencatat peran yang dimainkan Amerika di bagian paling gelap dan paling terang dalam sejarah Jerman itu. Apa poin utamanya? Kepala koresponden politik DW Melinda Crane mengatakan pidato Merkel adalah "penegasan yang kuat tentang apa yang Merkel harap akan mungkin terjadi dengan pemerintahan baru ini."

"Kanselir cenderung sangat terukur dan terkendali, tapi itu benar-benar pidato yang emosional [terutama] di bagian di mana dia berbicara tentang kekayaan hubungan trans-Atlantik," kata Crane.

Crane mencatat bahwa Merkel yang memulai pidatonya dengan mengingat kekejaman Nazi Jerman dan runtuhnya Tembok Berlin, telah "menghubungkan contoh-contoh tirani itu dengan peran ‘penyembuhan’ yang dimainkan oleh Amerika" di Jerman.

Lewat pesan yang sifatnya agak "pribadi", Merkel juga mendedikasikan sebagian besar sambutannya untuk memberi selamat kepada Kamala Harris, yang diproyeksikan menjadi perempuan pertama dan perempuan kulit hitam pertama yang menjabat wakil presiden AS.

Bagaimana hubungan AS-Jerman? Hubungan antara Jerman dan AS mengalami ketegangan selama empat tahun kepresidenan Donald Trump. Trump berulangkali mengkritik Jerman terkait pengeluaran anggaran militernya.

Trump mengeluh bahwa Jerman telah gagal memenuhi target anggaran pengeluaran NATO sebesar 2% dari ekonominya. Trump memerintahkan penarikan ribuan pasukan AS dari pangkalan Jerman.

Langkah ini dianggap oleh berbagai pihak sebagai hukuman atas pengeluaran anggaran pertahanan Jerman yang disebut Trump belum memenuhi target.

Namun, masih harus dipantau apakah Biden akan membalikkan keputusan Trump tersebut. Merkel dan para pejabat Jerman lainnya mengharapkan komunikasi yang lebih baik dan meningkatkan kerja sama dengan AS di bawah kepemimipinan Biden.

Masalah apa yang masih ada? Meskipun Biden telah berjanji untuk membangun kembali jembatan bilateral di Eropa yang rusak di bawah kepemimpinan Trump, beberapa poin masalah kemungkinan akan tetap ada.

Nord Stream 2, proyek pipa gas kontroversial yang menghubungkan Rusia dan Jerman, akan terus menjadi topik pembahasan.

Seperti Trump, Biden juga diperkirakan akan menentang proyek pipa tersebut. Hal ini akan menambah tekanan pada Merkel untuk membatalkan proyek tersebut.

Bagaimana reaksi pejabat Jerman lainnya? Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan pada Senin (9/11) bahwa proyeksi kemenangan Biden memberikan "banyak peluang baru" untuk kerjasama antara Jerman dan AS.

Proyeksi kemenangan Biden juga menghadirkan peluang untuk menghidupkan kembali Kesepakatan Nuklir Iran. Di bawah pemerintahan Trump, AS diputuskan keluar dari kesepakatan itu pada tahun 2018.

"Kita perlu kembali bersama dalam hal ini," kata Maas kepada radio publik Jerman Deutschlandfunk.

Menteri Ekonomi Jerman Peter Altmaier mengatakan dia mengharapkan lebih sedikit keputusan "yang mengutamakan Amerika" dan lebih sedikit keputusan sepihak dalam hal perdagangan.

Altmaier mengatakan kepada Deutschlandfunk bahwa di bawah pemerintahan Biden, ada "kemungkinan bahwa tidak ada peningkatan tarif lebih lanjut." (pkp/gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×