Setelah Terjang Filipina, Badai Vamco Juga Ikut Hantam Vietnam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 16 November 2020 | 08:59 WIB
Setelah Terjang Filipina, Badai Vamco Juga Ikut Hantam Vietnam
Kondisi kota tua Hoi An usai di hantam Topan Molave dan tanah longsor, Vietnam, Jumat (30/10). Foto sebagai ilustrasi.[Manan VATSYAYANA / AFP]

Suara.com - Badai Vamco juga ikut menghantam Vietnam setelah menewaskan 67 orang di Filipina, menjadikannya badai paling mematikan di negara itu tahun ini.

Dengan kecepatan angin hingga 150 kpj, badai Vamco menghantam pantai Vietnam sekitar 100 km barat laut Da Nang pada Minggu (15/11/2020) waktu setempat, menyadur CNN Weather.

Meskipun badai melemah dan akan terus berlanjut saat bergerak ke daratan, masih ada ancaman banjir dan tanah longsor.

"Ini adalah topan yang sangat kuat," kata Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc, memperingatkan provinsi-provinsi di jalur yang diprediksi akan dilewati badai Vamco untuk bersiap menghadapi dampaknya.

Pemerintah provinsi berencana untuk mengevakuasi 468.000 orang pada Sabtu, menurut media pemerintah mengutip otoritas manajemen bencana pemerintah.

Vietnam rentan terhadap badai dan banjir yang merusak karena garis pantainya yang panjang. Vamco adalah badai ke-13 yang melanda Vietnam tahun ini, di mana lebih dari 160 orang tewas.

"Tidak ada jeda bagi lebih dari delapan juta orang yang tinggal di Vietnam tengah," kata Nguyen Thi Xuan Thu, presiden Masyarakat Palang Merah Vietnam.

"Setiap kali mereka mulai membangun kembali kehidupan dan mata pencaharian mereka, mereka dihantam oleh badai lagi." sambungnya.

Di Filipina, penjaga pantai dan badan-badan bencana bergegas untuk menyelamatkan ribuan orang setelah topan ke-21 yang melanda Filipina tahun ini menerjang pulau Luzon pada Rabu malam dan Kamis pagi.

baca juga

Pada hari Minggu, 21 orang terluka dan 12 orang hilang.
Lebih dari 25.000 rumah rusak dan infrastruktur senilai 469,7 juta peso Filipina (Rp 137 miliar) hancur, menurut juru bicara Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Mark Timbal.

Lahan pertanian senilai 24,7 juta dolar (Rp 339,8) juga ikut rusak akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang yang dibawa oleh Badai Vamco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KTT ASEAN ke-37 di Vietnam Digelar Secara Virtual

KTT ASEAN ke-37 di Vietnam Digelar Secara Virtual

Foto | Kamis, 12 November 2020 | 17:11 WIB

Topan Molave Vietnam Tewaskan 36 Orang, 46 Hilang

Topan Molave Vietnam Tewaskan 36 Orang, 46 Hilang

News | Rabu, 04 November 2020 | 05:32 WIB

Vietnam Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Hewan

Vietnam Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Hewan

Tekno | Selasa, 03 November 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×