Lawan Tyson: Jika Saya Mati dalam Tinju, Saya Mati Sebagai Orang Bahagia

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 24 November 2020 | 15:01 WIB
Lawan Tyson: Jika Saya Mati dalam Tinju, Saya Mati Sebagai Orang Bahagia
DW

Suara.com - Berusia 54 tahun, legenda tinju Mike Tyson akan kembali naik ring. Penggemar tinju sangat menantikan duelnya dengan Roy Jones Jr., tetapi apakah risiko kesehatan yang terkait dengan laga tersebut terlalu besar?

"Pada 28 November, (duel) itu akan menjadi brutal," tulis Mike Tyson di Instagram.

"Dalam hidup, saya mungkin kadang-kadang kalah, tapi saya tidak akan kalah di atas ring hari itu!"

Mantan juara dunia kelas berat itu akan bertanding melawan Roy Jones Jr. di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/11) dalam pertarungan eksebisi antara dua ikon tinju dan comeback ganda tahun ini.

"Iron Mike" berusia 54 tahun, sementara lawannya yang merupakan juara dunia di lima kelas berat, terpaut tiga tahun lebih muda darinya.

Pertarungan profesional terakhir Tyson terjadi 15 tahun lalu, ketika ia KO dari pemain Irlandia Kevin McBride setelah enam ronde.

Menyusul kekalahan pahit ini, Tyson mengumumkan untuk pensiun. Sebaliknya, Jones terakhir kali bertarung pada 2018, setelah mengalahkan Scott Sigmon.

Jones sangat sadar bahwa dia akan memiliki lebih banyak masalah dalam pertarungan mendatang.

Dalam saluran podcast milik komedian dan moderator ring Joe Rogan, dia mengakui: "Jika Anda dipukul oleh Mike Tyson, apapun bisa terjadi! Dia bukan pons biasa!"

baca juga

Pihak penyelenggara telah melakukan banyak hal untuk mengurangi risiko kesehatan dan cedera, seperti tujuan pertarungan yang dimaksudkan untuk mengumpulkan uang amal, dijadwalkan berlangsung delapan ronde, durasi dua menit setiap babaknya, petinju akan menggunakan sarung tangan yang lebih empuk dari biasanya, hingga wasit yang dapat menghentikan pertarungan kapan saja jika menurutnya pertarungan itu terlalu berat.

Refleks lebih lambat, pemulihan lebih lambat

Petinju memiliki risiko kesehatan ketika mereka memasuki ring pada usia lanjut.

"Jika petinju tidak melakukan tindakan segera, kerusakan serius dapat terjadi," kata dokter olahraga Walter Wagner kepada DW.

Pria berusia 69 tahun itu adalah dokter olahraga paling terkenal di Jerman dan telah memeriksa serta merawat banyak petinju sepanjang kariernya.

"Saya tidak memberikan izin kepada salah satu dari mereka (untuk bertanding) pada usia 40," kata Wagner.

Atlet tinju muda akan pulih lebih cepat ketika mendapat pukulan, kata Wagner.

Ini berlaku untuk persendian, otot, dan otak. "Seiring bertambahnya usia, hal-hal ini terus menurun. Refleks dan reaksi melambat, tanpa disadari."

Kemampuan untuk menahan rasa sakit karena pukulan juga menurun. Dari sudut pandang medis, laga kembalinya Tyson melawan Jones harus dibatalkan.

"Pada usia Tyson, tinju umumnya terlalu berbahaya, meskipun dia terlihat sangat fit dalam video pelatihannya," kata Wagner, yang telah menjadi ahli bedah kecelakaan selama lebih dari 40 tahun dan merupakan petugas medis di Bund Deutscher Berufsboxer (BDB).

"Dulu katanya orang di atas 40-an hanya boleh berperang dalam kasus luar biasa. Tapi untuk ini, semuanya harus diperjelas secara medis 100 persen."

Untuk mengilustrasikan apa yang terjadi di dalam tengkorak para petinju, Wagner menggunakan model plastik: "Ambil sebuah apel dan palu dan pukul 20 kali. Apa yang terjadi? Ya, berubah menjadi coklat - dan begitulah yang terjadi di otak," katanya.

Wagner mengakui bahwa perbandingan otak dan apel tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

"Tapi saya kenal banyak petinju," kata Wagner, "yang terkena demensia pada usia 50, atau hampir 60 tahun, meskipun mereka telah menjalani hidup yang sehat. Kemampuan otak berubah. Demensia dan kerusakan sendi hanyalah kerusakan tambahan dari olahraga tinju.

Terlepas dari risiko kesehatan yang dihadapi Tyson dan Jones, pertarungan ini memiliki poin bagus. Slogan dan simbol gerakan "Black Lives Matter" terpampang di sabuk "Frontline Battle" dari federasi dunia WBC.

Tyson dan Jones akan bergabung dengan banyak atlet lain yang menggunakan platform mereka untuk membuat pernyataan yang jelas tentang rasisme dan kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam.

Tyson meraih 22 dari 44 kemenangan dengan membuat lawannya KO di babak pertama. Sebagian besar penggemar tinju berharap duel berlangsung lebih lama antara dua veteran tersebut.

Tyson menjadi favorit banyak orang. Terlepas dari bahaya pertarungan ini, Jones akan menikmati duel tersebut.

"Saya suka tinju," katanya. "Jadi jika saya mati dalam tinju, saya mati sebagai orang yang bahagia." (ha/pkp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh

Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:15 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah

MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah

Sumbar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan

Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan

Kaltim | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Mengapa Kita Sering Mimpi Jatuh dari Ketinggian dan Kaget Terbangun? Ini Kata Medis dan Primbon

Mengapa Kita Sering Mimpi Jatuh dari Ketinggian dan Kaget Terbangun? Ini Kata Medis dan Primbon

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:05 WIB

BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026

BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026

Kalbar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah

Batam | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:00 WIB

4 Physical Sunscreen Heartleaf Korea, Cegah Breakout pada Kulit Sensitif

4 Physical Sunscreen Heartleaf Korea, Cegah Breakout pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:00 WIB

BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan, Jaga Mandalika Tetap Bersih saat MotoGP 2026

BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan, Jaga Mandalika Tetap Bersih saat MotoGP 2026

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:57 WIB

×