Nenek Lahirkan Cucunya Sendiri, Jadi Ibu Pengganti untuk Anaknya yang Gay

Siswanto, BBC

Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:40 WIB
Nenek Lahirkan Cucunya Sendiri, Jadi Ibu Pengganti untuk Anaknya yang Gay
BBC

Suara.com - Seorang perempuan berusia 61 tahun asal Nebraska, Amerika Serikat, menceritakan kegembiraannya setelah melahirkan cucunya sendiri. Ia bertindak sebagai surrogate atau ibu pengganti bagi putranya yang gay.

Cecile Eledge mengandung putri dari anak laki-lakinya sendiri, Matthew Eledge, dan pasangannya, Elliot Dougherty. Cecile melahirkan Uma Louise pekan lalu.

Ia menawarkan dirinya untuk bertindak sebagai ibu pengganti ketika putranya dan Dougherty ingin memiliki anak.

"Tentu saja, mereka semua tertawa," kata Cecile.

Saat itu, Cecile berusia 59 tahun dan tawarannya itu menjadi semacam bahan kelakar di antara keluarganya dan tidak dianggap sebagai pilihan yang realistis.

"Saat itu, merupakan sentimen yang sangat indah darinya," kata Dougherty. "Dia adalah seorang wanita yang tanpa pamrih."

Tetapi, saat Matthew dan Dougherty mulai menjajaki pilihan untuk memiliki anak, mereka diberi tahu oleh seorang dokter fertilitas bahwa tawaran Cecile bisa menjadi pilihan yang layak.

Cecile menjalani wawancara dan serangkaian tes, yang semua memberi lampu hijau untuk menjadi ibu pengganti.

"Saya sangat menjaga kesehatan," katanya. "Tidak ada alasan apa pun untuk meragukan bahwa saya bisa mengandung bayi itu."

baca juga

Matthew menyediakan spermanya dan saudara perempuan Dougherty, Lea, menjadi donor sel telur.

Dougherty, yang bekerja sebagai penata rambut, mengatakan bahwa ketika pasangan heteroseksual dapat mempertimbangkan IVF sebagai pilihan terakhir, bagi mereka itu adalah "satu-satunya harapan" mereka untuk memiliki anak biologis.

"Kami selalu sadar bahwa kami harus unik dan berpikir di luar dari yang biasa dengan hal ini," Matthew, yang merupakan seorang guru sekolah negeri, menambahkan.

Cecile mengatakan kehamilannya lancar, gejala-gejala umum hanya "lebih intens sedikit" dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya dengan ketiga anaknya.

Tanda paling jelas yang menandakan usianya datang kurang dari seminggu setelah Cecile menerima embrio. Saat itu, Matthew dan Dougherty membelikannya tes kehamilan di rumah untuk melihat apakah proses itu berhasil.

"Kami diberitahu untuk tidak melakukannya, tetapi anak-anak itu tidak bisa menunggu," kata Cecile sambil tertawa.

Dia melihat tes tersebut dan sangat terpukul melihat hasilnya negatif. Tetapi ketika Matthew datang hari itu juga untuk menghiburnya, dia melihat sesuatu yang tidak dilihat Cecile: garis merah muda kedua pada tes, yang menyatakan kehamilan.

"Itu benar-benar saat yang menggembirakan," kata Cecile, sambil menertawakan penglihatannya yang menurun.

"Dia tidak bisa melihat apa-apa, tapi dia akan bisa melahirkan," Cecil mengingat kata-kata Matthew dan Dougherty.

Cecile mengatakan tanggapan atas kehamilannya sebagian besar positif, disertai dengan sedikit "faktor kejutan", terutama dari dua anaknya yang lain, saudara-saudara kandung Mathew.

"Ketika semua orang mendapatkan gambaran yang lengkap, yang ada hanyalah dukungan," katanya.

Namun kehamilan tersebut mengungkap beberapa penanda diskriminasi yang terus-menerus terhadap keluarga LGBT di Nebraska.

Meskipun pernikahan gay telah dilegalkan di negara bagian itu sejak keputusan Mahkamah Agung pada tahun 2015, Nebraska tidak memiliki undang-undang negara bagian yang melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual. Hingga 2017, negara bagian itu mempertahankan larangan yang telah berlaku selama puluhan tahun terhadap orang tua angkat gay dan lesbian.

Cecile mengatakan dia berjuang, dan tidak berhasil, melawan perusahaan asuransinya atas biaya kesehatan yang semestinya akan ditanggung jika dia melahirkan anaknya sendiri. Dan karena undang-undang yang menetapkan orang yang melahirkan bayi sebagai ibu, akta kelahiran Uma mencantumkan nama Cecila bersama putranya, dan tidak mengikutsertakan Dougherty.

"Ini hanyalah satu contoh kecil dan mikro dari hal-hal yang menciptakan penghalang jalan bagi kami," kata Matthew.

Matthew menjadi sorotan media empat tahun lalu ketika dia diberhentikan dari pekerjaannya di Skutt Catholic High School setelah dia memberi tahu administrator sekolah bahwa dia dan Dougherty berencana untuk menikah.

Perlakuan terhadap Matthew memicu kemarahan di komunitasnya, dan mendorong orang tua, alumni sekolah, dan para siswa untuk membuat petisi online yang menyerukan "akhiri diskriminasi pekerjaan terhadap Eledge dan pengajar di masa depan".

Petisi, sekarang ditutup setelah mengumpulkan 102.995 pendukung.

Cecile mengatakan keluarganya biasanya menjaga privasi, namun mereka memilih untuk berbagi cerita untuk melawan "kebencian" terhadap individu dan keluarga LGBT. Ia menyampaikan "bahwa selalu ada harapan di luar sana".

"Saya belajar agar tidak tersinggung," kata Matthew tentang tanggapan negatif terhadap dia dan keluarganya. "Pada akhirnya, kami memiliki keluarga, kami memiliki teman, kami memiliki komunitas besar yang mendukung kami."

Seminggu setelah Uma lahir, Cecile berkata bahwa dia dan cucunya baik-baik saja.

"Gadis kecil ini dikelilingi oleh begitu banyak dukungan, dia akan tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih," kata Cecile.

"Begitulah seharusnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

×