alexametrics

Penyerang Rumah Mahfud MD Disebut Simpatisan, FPI: Pengalihan Isu Korupsi

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Penyerang Rumah Mahfud MD Disebut Simpatisan, FPI: Pengalihan Isu Korupsi
Sejumlah orang geruduk rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura (Kolase foto/Twitter/@jumianto_RK)

Anggapan tersebut dianggap FPI dibuat-buat.

Suara.com - Front Pembela Islam (FPI) merespon adanya pernyataan jika Aji Dores, tersangka  yang menyerang rumah Menkompolhukam Mahfud MD di Pamekasan, bagian dari simpatisan kelompok Islam tersebut. Anggapan tersebut dianggap FPI dibuat-buat.

Juru Bicara FPI, Munarman mengatakan pemerintah menggemborkan ke publik masalah Aji Dores itu dengan tujuan pengalihan isu korupsi di internal eksekutif. Padahal, masalah di rumah Mahfud itu dianggapnya sebagai isu kecil.

"Masa urusan korupsu ditengah pandemi dialihkan jadi isu cemen-cemen," ujar Munarman saat dihubungi Suara.com, Minggu (6/12/2020).

Menurut Munarman, isu korupsi sengaja dialihkan karena tersangkanya berada di lingungan partai penguasa, PDI-Perjuangan. Kasus korupsi dari pejabat tingkat daerah sampai pusat disebutnya perlu dikawal terus.

Baca Juga: Simpatisan FPI Teriak Bunuh-bunuh saat Menggeruduk, Ibu Mahfud MD Ketakutan

"Ini lebih gawat isunya. Kenapa main di isu kaleng-kaleng gak bermutu ya," jelasnya.

Ia menganggap sejak kedatangan pimpinannya, Rizieq Shihab, banyak kasus yang ditimpakan kepadanya. Ia lantas menganggap hal ini sebagai tindakan politij yang keji.

"Banyak sudah kegagalan,  yang sedang ditimpakan kambing hitamnya ke Habib Rizieq. Ini politik jahat dan keji," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar mengemukakan, massa yang menggeruduk dan mengepung rumah Ibunda Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD di Madura adalah simpatisan Rizieq Shihab.

Massa melakukan penggerudukan, sebab tak terima dengan pernyataan Mahfud kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga: Ancam Bunuh Mahfud MD di Rumah Ibunya, Aji Dores Ternyata Simpatisan FPI

Massa yang berjumlah ratusan tersebut melalukan aksi di kawasan Lancor, Pamekasan Madura, Jawa Timur. Menurut Apip, demo tersebut buntut dari pemanggilan Rizieq oleh Polda Metro Jaya.

Komentar