Penuh Haru! Pasutri di Madura Dikaruniai Anak Pertama Usai 21 Tahun Menikah

Rifan Aditya , Hernawan

Rabu, 09 Desember 2020 | 09:10 WIB
Penuh Haru! Pasutri di Madura Dikaruniai Anak Pertama Usai 21 Tahun Menikah
Sepasang Suami Istri di Madura Dikaruniai Anak Pertama Usai 21 Tahun Menikah (Instagram/DrBennyArifin).

Suara.com - Kehadiran buah hati menjadi momentum yang dinanti-nanti oleh kebanyakan pasangan suami istri. Hanya saja, tidak semua beruntung mendapatkan momongan segera. Ada beberapa yang harus menunggu bahkan sampai bertahun-tahun lamanya.

Belakangan beredar di media sosial, kisah penuh haru sepasang suami istri yang akhirnya dikaruniai seorang anak usai 21 tahun menikah.

Kisah sepasang suami istri yang kontan merebut perhatian publik ini dibagikan oleh salah seorang dokter, pemilik akun Instagram @drbennyarifin.

"21 Years of Waiting [Setelah 21 Tahun Menunggu --RED]. Welcome Desember! Desember 2020 ini barangkali salah satu yang paling bermakna. One of my remarkable moments [Momen yang Luar Biasa]," ungkap dr Benny, dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengawali cerita menakjubkan.

Sepasang Suami Istri di Madura Dikaruniai Anak Pertama Usai 21 Tahun Menikah (Instagram/drbennyarifin).
Sepasang Suami Istri di Madura Dikaruniai Anak Pertama Usai 21 Tahun Menikah (Instagram/drbennyarifin).

Dr Benny mengunggah kolase foto memperlihatkan pasangan suami itri, Somidi (51) dan Su'udiyah (44) bersama dengan putri semata wayang mereka, Aisyah.

Ternyata, kelahiran buah hati pertama pasangan suami istri itu buah dari kerja keras dan konsisten Somidi dan Su'udiyah. Tanpa ketekunan mereka, bayi Aisyah tidak akan bisa lahir dari program bayi tabung.

"Bu Su'udiyah berhasil hamil dengan program bayi tabung. Ini adalah kehamilannya pertama. Saya membagikan story ini agar kita never lose hope, never [jangan kehilangan harapan]," tegas dr Benny.

Dr Benny dalam unggahannya menceritakan betapa peliknya perjuangan pasangan suami istri yang berasal dari Sumenep, Madura, Jawa Timur itu.

Disebutkan olehnya, Somidi dan Su'udiyah tinggal 15 km di luar kota Sumenep, tepatnya dusun Pakondang Daya, Madura.

baca juga

Saat mengecek progres dan konsultasi, pasangan suami istri ini rela menempuh perjalanan panjang enam jam menuju Surabaya. Mereka berangkat menaiki bus pukul 02.00 WIB dini hari.

"Bayangkan panjang ritual bayi tabung dan dituntut untuk tepat waktu dalam suntik dan lain-lain," tukas dr Benny.

Lebih lanjut, dr Benny menuturkan, sepasang suami sitri yang sehari-hari berjualan keripik singkong di Komplek Asta Tinggi tersebut mendapat rekomendasi dari seorang dokter praktek di Sumenep, Madura.

Keduanya mendapat rekomendasi untuk menuju Surabaya dan memilih program bayi tabung agar mendapat momongan sebagaimana dinantikan. Mereka langkah demi langkah mengikuti panduan melakukan program bayi tabung.

Dr Benny tak lupa menceritakan betapa harunya momen saat pasangan suami istri itu tahu kabar kehamilan.

"Ketika berhasil hamil, saya masih ingat momen penuh haru tersebut. Tidak banyak kata, tapi penuh tetesan air mata bahagia," tandas dr Benny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Jawaban Polos Bocah saat Ditanya Tugas Ibu di Rumah, Bikin Ngakak

Viral Jawaban Polos Bocah saat Ditanya Tugas Ibu di Rumah, Bikin Ngakak

Kalbar | Rabu, 09 Desember 2020 | 08:24 WIB

Video Mahasiswa Wisuda Ini Jadi Sorotan, Kendaraannya Antimainstream

Video Mahasiswa Wisuda Ini Jadi Sorotan, Kendaraannya Antimainstream

Otomotif | Selasa, 08 Desember 2020 | 19:23 WIB

Lifehack Fitur Mobil Ini Bikin Anak Bahagia dan Celaka, Lho Kok Bisa?

Lifehack Fitur Mobil Ini Bikin Anak Bahagia dan Celaka, Lho Kok Bisa?

Otomotif | Selasa, 08 Desember 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×