Vaksin Covid-19 Mulai di Suntikan, Harga Emas Langsung Melorot 2 Persen

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 10 Desember 2020 | 08:15 WIB
Vaksin Covid-19 Mulai di Suntikan, Harga Emas Langsung Melorot 2 Persen
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas anjlok lebih dari 2 persen pada Rabu (9/12/2020) kemarin karena sentimen positif perkembangan vaksin virus corona atau Covid-19 yang dilakukan sejumlah perusahaan farmasi dunia.

Mengutip CNBC, Kamis (10/12/2020) harga emas di pasar spot anjlok 2,4 persen menjadi 1.827,26 dolar AS per ounce. Padahal pada sesi Selasa harga emas sempat mencapai level tertinggi sejak 23 November di 1.875,07 dolar AS per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka patokan Amerika Serikat (AS) ditutup melorot 1,9 persen menjadi 1.838,50 dolar AS per ounce.

Sebelumnya pada Rabu, Kanada menyetujui vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech, sehari setelah Inggris menjadi negara Barat pertama yang memulai kampanye vaksinasi massal.

Emas juga tertekan oleh penguatan dolar. Tetapi logam kuning itu, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap potensi inflasi, masih melambung lebih dari 20 persen sejauh tahun ini, didukung oleh harapan lebih banyak stimulus fiskal.

Dengan pandemi kembali melampaui ke tingkat yang terlihat di awal krisis, anggota parlemen di Amerika Serikat berupaya untuk menuntaskan kesepakatan tentang paket dukungan fiskal yang baru.

Likuidasi ETF emas menjadi ancaman terbesar bagi harga logam kuning, dan permintaan melemah, analis HSBC James Steel mengatakan dalam sebuah catatan, memangkas perkiraan harga untuk 2021 sebesar 3 perse menjadi 1.907 dolar AS per ounce.

Tetapi kendati reli emas telah terhambat berita vaksin, emas tetap didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal yang akomodatif dan risiko geopolitik, HSBC menambahkan.

Kini, investor menunggu isyarat kebijakan dari pertemuan dua hari Federal Reserve, pekan depan.

baca juga

FOMC yang dovish bakal "mendorong kembali reli emas," kata Jeffrey Halley, analis OANDA.

Logam lainnya, perak tergelincir 3,8 persen menjadi 23,64 dolar AS per ounce, platinum menyusut 2,9 persen menjadi 993,23 dolar AS per ounce dan paladium turun 1,3 persen menjadi 2.280,92 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum PTM Dimulai, PGRI Kota Bogor Minta Guru Divaksin Covid-19

Sebelum PTM Dimulai, PGRI Kota Bogor Minta Guru Divaksin Covid-19

Bogor | Kamis, 10 Desember 2020 | 08:14 WIB

Inggris Mulai Vaksinasi Massal Covid-19

Inggris Mulai Vaksinasi Massal Covid-19

Video | Rabu, 09 Desember 2020 | 20:30 WIB

Mona Ratuliu Senang 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Mona Ratuliu Senang 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Video | Kamis, 10 Desember 2020 | 07:00 WIB

Daftar Golongan Penerima Vaksin Covid-19 Pertama, Pejabat Termasuk?

Daftar Golongan Penerima Vaksin Covid-19 Pertama, Pejabat Termasuk?

Lampung | Rabu, 09 Desember 2020 | 21:21 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×