Kiai Lebak: Koruptor Dana Sosial Layak Dihukum Mati

Siswanto

Kamis, 10 Desember 2020 | 17:33 WIB
Kiai Lebak: Koruptor Dana Sosial Layak Dihukum Mati
Adang Jajuli [Antara]

Suara.com - Tokoh masyarakat Kabupaten Lebak, Banten, Adang Jajuli, menegaskan perbuatan korupsi dana sosial layak dihukum mati karena mereka telah membunuh orang banyak.

"Kami menilai pelaku korupsi dana sosial merupakan perbuatan sangat keji," kata Adang di Lebak, Kamis (10/12/2020).

Apapun perbuatan korupsi yang dilakukan Menteri Sosial Juliari P Batubara tentu dampaknya sangat luas hingga merugikan, menyengsarakan hingga membunuh kehidupan orang banyak.

Dalam ajaran Islam secara umum siapa yang menghidupi manusia sama dengan menghidupi semua orang, tetapi siapa yang membunuh satu orang tentu sama saja mereka membunuh semua orang.

Begitu perbuatan korupsi sama dengan membunuh kehidupan orang banyak,terlebih bangsa Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19 sangat membutuhkan bantuan uluran tangan dari pemerintah.

Bahkan, dirinya sebagai pengelola pendidikan pesantren juga terpukul adanya pandemi COVID-19 itu.

"Kami cukup prihatin dengan kondisi COVID-19 juga terdapat siswa sakit dan banyak usaha orang tua mereka gulung tikar," katanya.

Menurut dia, pihaknya sangat mendukung Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang menyatakan layak Menteri Sosial Juliari P Batubara bisa terancam hukuman mati.

Pandangan ajaran Islam terhadap pelaku korupsi bantuan sosial itu sangat tegas hingga patut diterapkan hukuman mati.

Selain itu juga hukuman mati tidak bertentangan dengan hukum agama Islam, sebab menimbulkan kesengsaraan juga mengakibatkan kematian orang banyak.

"Kami setuju hukuman mati bagi pelaku korupsi yang bisa menimbulkan kematian banyak orang," kata pengasuh Ponpes Tafriijul Ahkam Cikiray Rangkasbitug.

Menurut dia, tingginya kasus korupsi di Indonesia akibat tidak adanya pengamalan ideologi Pancasila dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehar-hari, sehingga mereka terdorong hawa nafsu, sehingga menghalalkan berbagai cara.

Selain itu juga tidak adanya suri keteladanan sebagai sosok pejabat yang semestinya menjadikan panutan masyarakat.

Begitu juga kehidupan mereka tidak sederhana dan mereka lebih mengutamakan kehidupan yang serba "wah".

Padahal, kata dia, mereka memiliki kelebihan dari sisi pengetahuan juga agama yang dianutnya.

"Kami mendukung hukuman mati bagi pelaku korupsi yang menyengsarakan dan membunuh orang banyak itu diterapkan agar memberikan efek jera," kata kiai lulusan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Wamenaker Noel Ditanya Wartawan Soal Pernyataannya Koruptor Harus Dihukum Mati, Siap?

Wamenaker Noel Ditanya Wartawan Soal Pernyataannya Koruptor Harus Dihukum Mati, Siap?

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 18:49 WIB

Kena OTT KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dulu Dukung Koruptor Dihukum Mati

Kena OTT KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Dulu Dukung Koruptor Dihukum Mati

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:12 WIB

Profil Zhao Weiguo, Bos Perusahaan Raksasa China Dihukum Mati karena Korupsi

Profil Zhao Weiguo, Bos Perusahaan Raksasa China Dihukum Mati karena Korupsi

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:57 WIB

Penembak Mati 3 Polisi di Way Kanan Dihukum Mati, Kopda Bazarsah Melawan: Siap Banding!

Penembak Mati 3 Polisi di Way Kanan Dihukum Mati, Kopda Bazarsah Melawan: Siap Banding!

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:39 WIB

Perang Belum Usai! Kompol Narkoba Divonis Mati, Kejari Batam Siap Bertarung Habis-habisan di MA

Perang Belum Usai! Kompol Narkoba Divonis Mati, Kejari Batam Siap Bertarung Habis-habisan di MA

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 23:41 WIB

Diperberat, Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Dihukum Mati

Diperberat, Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Dihukum Mati

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 23:25 WIB

Cek Fakta: Mahasiswa Gelar Demo Tuntut Harvey Moeis Dihukum Mati

Cek Fakta: Mahasiswa Gelar Demo Tuntut Harvey Moeis Dihukum Mati

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 06:49 WIB

Mahfud MD Singgung Koruptor Dihukum Mati di China: Nggak Jadi Duta Anti Korupsi Pak?

Mahfud MD Singgung Koruptor Dihukum Mati di China: Nggak Jadi Duta Anti Korupsi Pak?

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 19:36 WIB

Tamat Riwayat Yudha! Dituntut Hukuman Mati Atas Pembunuhan Dante, Anak Tamara Tyasmara

Tamat Riwayat Yudha! Dituntut Hukuman Mati Atas Pembunuhan Dante, Anak Tamara Tyasmara

Video | Senin, 23 September 2024 | 18:25 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×