Cuaca hingga Hewan Liar Jadi Penyebab Gangguan CCTV saat Tewasnya 6 Laskar

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 17:08 WIB
Cuaca hingga Hewan Liar Jadi Penyebab Gangguan CCTV saat Tewasnya 6 Laskar
Tim Bareskrim Polri menggelar rekonstruksi kasus penembakan enam laskar pengawal Pimpinan FPI Rizieq Shihab di sekitar kilometer 50 tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Minggu (13/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pihak Jasa Marga mengungkapkan penyebab dari gangguan yang terjadi pada CCTV KM 50 Tol Jakarta-Cikampek ketika peristiwa yang menewaskan enam laskar FPI 7 Desember lalu. Mulai dari masalah cuaca hingga hewan liar disebut menjadi penyebab terjadinya gangguan.

General Manager Representatif Tol Jakarta-Cikampek, Widyatmiko Nur Sejati, mengatakan gangguan yang dialami 23 kamera pada KM 49-72 Tol Jakarta-Cikampek bukanlah kerusakan fisik. Ia menyebut ada masalah yang muncul secara tak kasat mata karena operasionalnya selama ini.

"Itu murni operasional yang dia (kamera) kan di posisi di luar. Ada panas, ada hujan kadang ada karat, ada juga hewan yang istilahnya pengganggu yang bisa membuat potensi kerusakan," ujar Widyatmiko, Kamis (17/12/2020).

Dalam prosesnya, pihaknya sempat melakukan pemeriksaan pada bagian soket dan kabel CCTV. Namun, tak ada masalah sehingga dilakukan lagi pemeriksaan lebih jauh.

"Sampai akhirnya dicek terus pakai alat khusus, ketemu lah titiknya bahwa ada titik yang mendekati di area kerusakannya ternyata ada di dalam joint closure. Jadi secara kasat mata tidak terlihat," katanya.

Menurutnya kerusakan semacam ini jarang terjadi karena hanya murni faktor operasional kamera yang selama ini beroperasi di luar.

"Ini kerusakan ini jarang, apa istilahnya bisa terjadi bisa ya, karena operasional di tol itu 24 jam," kata Widyatmiko.

Imbas dari kerusakan yang tak terlihat itu, kamera tidak bisa menangkap gambar karena masalah jaringan. Namun secara teknis sebenarnya CCTV itu disebutnya tidak mati.

"CCTV itu sempet seperti yang dijelaskan pertama menyala, hanya saja masalah komunikasi sehingga rekaman itu tdk terbnetuk utk di 23 CCTV yang terputus jaringannya," jelasnya.

Meski sudah memberikan rangkaian gambar yang masih tersedia, Widyatmiko menyebut tak mengetahui ada atu tidaknya rekaman gambar pada saat kejadian. Ia menyarakan hanya memberikannya kepada Komnas HAM untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kami sendiri tidak cek. Hanya semua datanya diberikan narasi waktu dari rentang jam sekian sampai sekian ya. Kami jelaskan karena bukan di ranah kami untuk mengecek apakah ini siapa-siapanya ya kami tidak bisa jelaskan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Data ke Komnas HAM, Jasa Marga Ungkap Gangguan CCTV Tragedi Laskar FPI

Beri Data ke Komnas HAM, Jasa Marga Ungkap Gangguan CCTV Tragedi Laskar FPI

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:40 WIB

Enam Laskar FPI Tewas, Mardani Ali: Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

Enam Laskar FPI Tewas, Mardani Ali: Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

Jogja | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:04 WIB

Kesaksian Laskar FPI dalam Insiden Tol Cikampek: Ada 3 Mobil Mencurigakan

Kesaksian Laskar FPI dalam Insiden Tol Cikampek: Ada 3 Mobil Mencurigakan

Sumsel | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:35 WIB

Dokter Forensik Polri Dipanggil Komnas HAM Terkait Autopsi 6 Laskar FPI

Dokter Forensik Polri Dipanggil Komnas HAM Terkait Autopsi 6 Laskar FPI

Jogja | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB