Mahfud MD: Sekelompok Anak Muda Dilatih untuk Teror Orang-orang VVIP

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 Desember 2020 | 17:12 WIB
Mahfud MD: Sekelompok Anak Muda Dilatih untuk Teror Orang-orang VVIP
Mahfud MD saat memberikan keterangan di Channel Youtube Sekretariat Presiden (Youtube)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengklaim, terdapat anak-anak muda yang dilatih untuk melakukan teror terhadap orang-orang penting di Indonesia.

Hal itu diutarakan Mahfud Md, saat menjelaskan adanya tiga tingkat radikalisme yang berusaha menggoyang keutuhan ideologi bangsa Indonesia. Salah satunya adalah dengan cara melakukan teror. 

Mahfud mengetahui soal penangkapan 23 teroris oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu. Mereka sudah merencanakan segala macam teror seperti meledakan bom ataupun membuat kerusuhan di berbagai kesempatan. 

Mahfud juga mengakui sempat mendengar kalau ada pelatihan khusus anak-anak muda untuk melakukan teror terhadap orang penting. 

"Bahkan saya dapat info ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk meneror VVIP," kata Mahfud dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (17/12/2020). 

Bahkan, Mahfud mengaku mendapatkan foto pelatihannya. Menurutnya, hal tersebut dilakukan oleh sekelompok orang dengan ideologi radikal untuk menghantam ideologi yang dianut di Indonesia. 

Selain teror, penganut paham radikalisme juga bersikap intoleran. Sehingga mereka tidak akan menyukai dengan perbedaan.

Kemudian, kata Mahfud Md, untuk tingkat yang ketiga ialah mulai memasuki lembaga pendidikan hingga BUMN. 

"Masuk ke mana-mana mungkin di koperasi ada, di kemenko ada. Sehingga masyarakat melihat itu evaluasi, pak ada itu tuh di kantor pak ini, pak ada itu di depan kementerian ini, ada itu di depan ini."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Yakin Anies dan Ridwan Kamil Tak Terjerat Pidana

Mahfud MD Yakin Anies dan Ridwan Kamil Tak Terjerat Pidana

Bogor | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:51 WIB

Rocky Gerung Dukung Ridwan Kamil yang Berseteru dengan Mahfud MD

Rocky Gerung Dukung Ridwan Kamil yang Berseteru dengan Mahfud MD

Lampung | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:58 WIB

Pesan Mahfud MD untuk Ridwan Kamil Terkait Kerumunan Megamendung

Pesan Mahfud MD untuk Ridwan Kamil Terkait Kerumunan Megamendung

Riau | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:56 WIB

Seret Mahfud MD ke Kasus Habib Rizieq, Kang Emil: Saya Ini Tenang

Seret Mahfud MD ke Kasus Habib Rizieq, Kang Emil: Saya Ini Tenang

Jabar | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:09 WIB

Makin Panas! Mahfud MD Giliran Sindir Ridwan Kamil Soal Kerumunan Massa

Makin Panas! Mahfud MD Giliran Sindir Ridwan Kamil Soal Kerumunan Massa

Surakarta | Kamis, 17 Desember 2020 | 14:03 WIB

Menohok! Mahfud MD ke Kang Emil: Jika Pejabat Dipanggil Polisi Jangan Panik

Menohok! Mahfud MD ke Kang Emil: Jika Pejabat Dipanggil Polisi Jangan Panik

Jabar | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:48 WIB

Sindir Ridwan Kamil, Mahfud MD: Pejabat Kalau Dipanggil Polisi Jangan Panik

Sindir Ridwan Kamil, Mahfud MD: Pejabat Kalau Dipanggil Polisi Jangan Panik

Jabar | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:45 WIB

Pesan Mahfud MD ke Ridwan Kamil: Nggak Usah Panik Kalau Dipanggil Polisi

Pesan Mahfud MD ke Ridwan Kamil: Nggak Usah Panik Kalau Dipanggil Polisi

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

×