Paket Bansos Gagal di Pulogadung, Batal Disuplai Akhirnya Dijual ke Warga

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 22 Desember 2020 | 19:46 WIB
Paket Bansos Gagal di Pulogadung, Batal Disuplai Akhirnya Dijual ke Warga
Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevanus Leonard Johannes berpose di dalam gudang penyimpanan bansos diduga kedaluarsa di salah satu gudang penyimpanan di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (21/12/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).

Suara.com - Polisi sedang menyelidiki beredarnya video puluhan ribu paket bantuan sosial (bansos) Corona yang disebut sudah kedaluwarsa di gudang PT Galasari Gunung Sejahtera di Jalan Pulo Buaran II Blok N1-N3, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Suara.com pun sempat berkunjung ke penyimpanan paket bansos tersebut, siang tadi. Namun, setelah melakukan pantauan langsung terlihat Gudang N-3 ini tertutup, dan tidak mengizinkan orang untuk masuk.

“Enggak boleh masuk, kemarin aja ada orang ramai mau ngecek enggak boleh masuk,” kata Han salah seorang pengelola gudang di lokasi.

Dari keterangan yang didapatkan, ternyata gudang ini sebelumnya memang sempat bekerja sama dengan pemerintah sebagai penyalur bansos Corona. Namun, dibatalkan setelah gudang tersebut tidak lolos SPK.

“Gudang ini bukan gudang bansos, sempat tapi gagal. Soalnya kami enggak lolos SPK," kata dia.

Lebih lanjut, Han juga menjelaskan bahwa paket yang gagal dijadikan bansos ini dijual lagi, dengan harga retail.

“Ya sekarang kami jual lagi barangnya, cuma sekarang kami jual retail. Kemarin sudah laku beberapa ribu paket,” kata dia.

Di sekitaran Kawasan Industri memang terdapat beberapa gudang bansos yang akan disuplai untuk daerah Jakara dan sekitarnya. Informasi terkait pengadaan bansos di gudang N3 ini cukup simpang siur. Sebab berdasarkan penjelasan dari pengelola gudang tersebut, memang tidak ada dana yang masuk ke perusahaan mereka.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan warga.

Salah seorang warga mengatakan bahwa gudang N3 ini sempat berjalan di bulan pertama, namun sampai sekarang tidak jelas informasinya, karena tidak ada proses keluar-masuknya paket bansos.

baca juga

“Iya yang blok N itu beku itu, jalan sebulan awal doang sekarang mah enggak, kalau gudang yang ini (GMPI) emang lagi libur sampai tanggal 9 Januari kalau enggak salah, tapi gudang blok N itu kelamaan libur kayanya” ungkap Warsono, salah seorang warga.

Hoaks

Polisi mengungkapkan beredarnya video terkait bansos Covid-19 dari pemerintah yang dilaporkan kedaluwarsa di dalam gudang Kawasan Industri Pulogadung merupakan kabar bohong alias hoaks.

"Informasi jika barang itu kedaluwarsa, sama sekali tidak benar," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevanus Leonard Johannes seperti dikutip Antara, Selasa.

Kesimpulan itu didapat polisi setelah jajarannya melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang berasal dari pemilik, pegawai, dan petugas keamanan gudang.

Dari rangkaian pemeriksaan keterangan saksi dan lokasi kejadian selama dua hari sejak tayangan video tersebut viral, Senin (21/12), polisi memastikan bahwa barang itu tidak ada yang kedaluwarsa.

Hasil keterangan saksi pun mengungkapkan bahwa 40 ribu karung masing-masing berisi beras sepuluh kilogram, mie instan sepuluh bungkus, sarden kecil sembilan kaleng, minyak goreng dua liter serta saus sambal satu botol tidak ada satupun yang kedaluwarsa.

"Setelah kita cek, kita undang pemiliknya, karyawan dan sekuriti, ternyata ini barang yang batal dijadikan bansos, sehingga harus dijual ke pedagang supaya tidak rugi," katanya.

Stevanus mengatakan barang tersebut sudah ada yang membeli dari kalangan pengusaha sembako.

"Soal penumpukan itu sebenarnya sudah ada pembeli, mau dibayar per 10 ribu paket," katanya.

Terkait pelaku penyebaran video bohong tersebut, polisi akan melakukan pemanggilan dan meminta keterangan yang bersangkutan apabila muncul laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

"Kalau ada laporan dari yang dirugikan, kita pasti panggil penyebar videonya untuk dimintai keterangannya," katanya.

Sebelumnya, tersebar informasi seputar barang bansos yang terbengkalai itu beredar melalui rekaman video berdurasi 12 detik melalui media sosial.

Dalam rekaman itu tampak ribuan karung bercorak merah dan putih menumpuk hingga memenuhi setiap sudut bangunan gudang dengan luas ruangan sekitar 400 meter persegi. (Anggie Rizki Govaldi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Polsek Cakung Minta Uang Tebusan usai Tahan Mahasiswa Pendemo Tolak RUU TNI, Kapolres: Hoaks!

Viral Polsek Cakung Minta Uang Tebusan usai Tahan Mahasiswa Pendemo Tolak RUU TNI, Kapolres: Hoaks!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:41 WIB

Polsek Cakung Diduga Minta Uang Tebusan usai Tahan 5 Mahasiswa, Ajudan Prabowo Turun Tangan

Polsek Cakung Diduga Minta Uang Tebusan usai Tahan 5 Mahasiswa, Ajudan Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:00 WIB

Viral Mahasiswa Universitas Mustopo Ditahan di Polsek Cakung, Diminta Tebusan Rp12 Juta?

Viral Mahasiswa Universitas Mustopo Ditahan di Polsek Cakung, Diminta Tebusan Rp12 Juta?

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 21:01 WIB

Lagi Tunggu Guru Ngaji Datang, Bocah 6 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Rusunawa Rawa Bebek

Lagi Tunggu Guru Ngaji Datang, Bocah 6 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Rusunawa Rawa Bebek

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 13:48 WIB

RPHU Pulo Gadung Ditutup Ormas Secara Sepihak, Pedagang Ayam Potong Protes

RPHU Pulo Gadung Ditutup Ormas Secara Sepihak, Pedagang Ayam Potong Protes

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 16:01 WIB

Pemotor Todongkan Pisau Ke Polisi Di Cakung Resmi Jadi Tersangka Dan Ditahan

Pemotor Todongkan Pisau Ke Polisi Di Cakung Resmi Jadi Tersangka Dan Ditahan

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:14 WIB

Terkini

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:39 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Malang | Sabtu, 07 November 2026 | 18:37 WIB

Comeback Pertama Sejak Debut, UNCHILD Unjuk Sisi Unik di Lagu TiNG TiNG

Comeback Pertama Sejak Debut, UNCHILD Unjuk Sisi Unik di Lagu TiNG TiNG

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:35 WIB

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:30 WIB

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:27 WIB

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

News | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

×