Sepanjang 2020, Tindak Pidana Penipuan Jadi Kasus Tertinggi di Cianjur

Erick Tanjung

Jum'at, 01 Januari 2021 | 20:05 WIB
Sepanjang 2020, Tindak Pidana Penipuan Jadi Kasus Tertinggi di Cianjur
Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Mochamad Rifai saat menggelar konfrensi pers penanganan kasus sepanjang tahun 2020 di Mapolres Cianjur, Jumat (1/01/2021). (ANTARA/Ahmad Fikri)

Suara.com - Sepanjang 2020, Polres Cianjur mencatat tindak pindana penipuan yang terjadi di wilayah hukum Cianjur menjadi kasus tertinggi mencapai 120 kasus. Kasus penipuan terbesar adalah kasus investasi bodong dengan tersangka HA dengan kerugian mencapai belasan miliar rupiah.

Sedangkan kasus lainnya yang cukup mencuat namun mengalami penurunan tingkat kecelakaan dengan 265 kasus, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 280 kasus. Bahkan tingkat kerugian dan angka korban meninggal tahun 2020 menurun dibandingkan tahun 2019.

"Sepanjang 2020 kami menangani 790 kasus, terdiri dari 120 kasus penipuan, pencurian dengan pemberatan sebanyak 111 kasus, curanmor 98 kasus, narkoba sebanyak 99 kasus dan sisanya kasus kecelakaan lalu lintas," kata Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021).

Ia menjelaskan, untuk kasus penipuan sebagian besar sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur dan beberapa di antaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Sedangkan kasus penipuan terbesar dengan tersangka HA tinggal menunggu sidang di Pengadilan Negeri Cianjur.

Sebagian besar kasus yang ditangani sepanjang tahun lalu 77 persen di antaranya sudah selesai dan hanya beberapa kasus yang masih dalam proses. Diantaranya kasus penganiayaan dan pencabulan anak, namun pihaknya memastikan diawal tahun seluruh kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Selama 2020, tambah dia, sebagian besar tindak pidana yang terjadi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 200 kasus, dimana tahun lalu kasus tindak pidana mencapai seribu lebih kasus.

"Untuk kasus narkoba, di akhir tahun ini kami berhasil mengungkap narkoba jaringan lapas dengan lima orang tersangka, satu orang di antaranya oknum sipir. Harapan kami ke depan angka tindak pidana di Cianjur, terus menurun dan Cianjur bebas berbagai macam bentuk kriminalitas," tuturnya. Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Dibubarkan Pemerintah, Gubernur Ridwan Kamil: Indonesia Butuh Kedamaian

FPI Dibubarkan Pemerintah, Gubernur Ridwan Kamil: Indonesia Butuh Kedamaian

Jabar | Jum'at, 01 Januari 2021 | 06:02 WIB

Pemprov Jabar Sosialisasikan Pelarangan FPI ke-27 Daerah, Termasuk Bekasi

Pemprov Jabar Sosialisasikan Pelarangan FPI ke-27 Daerah, Termasuk Bekasi

Bekaci | Jum'at, 01 Januari 2021 | 07:25 WIB

Daftar 10 Daerah yang Melarang Perayaan Tahun Baru 2021

Daftar 10 Daerah yang Melarang Perayaan Tahun Baru 2021

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 18:28 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB