Masjid Istiqlal Belum Dibuka untuk Umum, Imam Besar: Mohon Pengertiannya

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 08 Januari 2021 | 15:56 WIB
Masjid Istiqlal Belum Dibuka untuk Umum, Imam Besar: Mohon Pengertiannya
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Tangkap layar/Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan penggunaan Masjid Istiqal belum dibuka untuk umum meski renovasinya telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (7/1/2020) kemarin.

Hal tersebut menyangkut pelaksanaan ibadah salat baik berjamaah maupun Salat Jumat termasuk destinasi wisata di Masjid Istiqlal.

"Meskipun kita sudah diresmikan renovasinya, tapi tidak otomatis bahwa kita ini akan membuka total kegiatan-kegiatan seperti yang sebelum-sebelumnnya," ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (8/1/2021)

Nasaruddin mengatakan alasan belum dibukanya Masjid Istiqlal karena masih mempertimbangkan faktor kemaslahatan umat.

Ia menyebut bisa saja pihaknya mengikuti Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 pada 6 Januari 2021.

Dalam instruksi tersebut mengizinkan tempat ibadah dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan protokol kesehatan.

Namun jika dibayangkan, 50 persen dari kapasitas Masjid Istiqlal adalah 100 ribu dari 200 ribu jamaah. Hal tersebut kata Nasaruddin justru akan menimbulkan kerumunan.

"Kita tidak bisa serta merta ada keputusan, atau instruksi Mendagri dimungkinkan 50 persen. Kalau 50 persen Masjid Istiqlal itu 100 ribu. Bayangkan dalam waktu yang sama akan turun dari masjid, kan kita lantai 2, pasti akan kerumunan. Maka dari itu demi kemaslahatan kita semuanya mohon pergertian jamaah ya," ucap dia.

Karena itu untuk mencegah kemungkinan adanya kerumuanan, Masjid Istiqlal belum membuka secara umum penggunanya.

baca juga

Pihaknya juga masih melakukan perbaikan teknis usai diresmikan.

"Maka itu untuk mencegah segala kemungkinan yang akan terjadi, maka Istiqlal sambil melakukan pembenahan teknis. Karena ini kan baru diresmikan. Maka itu kami belum membuka secara umum Istiqlal itu dipakai untuk salat Jumat dan berjamaah," kata Nasaruddin.

Ia pun meminta masyarakat bersabar menunggu pembukaan Masjid Istiqlal.

"Masjid iItiqlal ini tentu akan sangat merindukan jamaahnya. Tetapi kita juga mohon pengertian para jamaah bahwa Masjid Istiqlal ini juga harus tunduk pada sistem protokol," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Jalankan Prokes, Usai Liburan Pria Ini Kaget Lihat Hasil Tes Covid-19

Sudah Jalankan Prokes, Usai Liburan Pria Ini Kaget Lihat Hasil Tes Covid-19

Lifestyle | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:50 WIB

Warga Sudah Jenuh dengan COVID-19 Berkepanjangan, Hingga Langgar Prokes

Warga Sudah Jenuh dengan COVID-19 Berkepanjangan, Hingga Langgar Prokes

Bali | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:42 WIB

Siap Laksanakan PSBB, Gunungkidul Hidupkan Lagi Portal Antarkampung

Siap Laksanakan PSBB, Gunungkidul Hidupkan Lagi Portal Antarkampung

Jogja | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:10 WIB

Mendagri Sebut Kejenuhan Jadi Faktor Menurunnya Kedisiplinan Prokes Covid

Mendagri Sebut Kejenuhan Jadi Faktor Menurunnya Kedisiplinan Prokes Covid

News | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:42 WIB

Banyak Warga Susah Diatur Terapkan Prokes, Megawati: Enggak Mengerti Saya

Banyak Warga Susah Diatur Terapkan Prokes, Megawati: Enggak Mengerti Saya

Riau | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:21 WIB

Terkini

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

×