Pasien Covid-19 Dipalak RS dan Meninggal di Taksi, Ini Respons Satgas

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Kamis, 28 Januari 2021 | 19:52 WIB
Pasien Covid-19 Dipalak RS dan Meninggal di Taksi, Ini Respons Satgas
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyesalkan peristiwa satu pasien positif corona meninggal di taksi online di Depok, karena ditolak oleh 10 rumah sakit yang penuh.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kejadian seperti ini tidak boleh terulang.

Apalagi kabarnya pasien tersebut sempat diminta uang muka Rp 1 juta, agar segera mendapatkan kamar perawatan.

"Keadaan ini tidak bisa dibenarkan, seperti yang selalu disampaikan, perawatan terkait covid-19 sepenuhnya ditanggung negara. Kami mengimbau rumah sakit dapat mengikuti aturan pemerintah terkait penanganan pasien covid-19," kata Wiku dalam jumpa pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Dia meminta masyarakat untuk melapor jika masih ada rumah sakit yang menarik biaya perawatan pasien covid-19.

"Bagi masyarakat yang mengalaminya untuk segera melaporkan ke dinas kesehatan atau satgas covid-19 di masing-masing daerahnya," tegasnya.

Dia juga meminta rumah sakit agar mengikuti pedoman pencegahan dan pengendalian covid-19 yang sudah diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan.

"Ingat, ada sanksi yang dapat dikenakan apabila rumah sakit melanggar aturan tersebut,' tegasnya.

Sebelumnya, Tim Masyarakat Sipil LaporCovid-19 mengungkapkan bahwa ada seorang bapak asal Depok yang meninggal dunia karena ditolak oleh 10 Rumah Sakit rujukan covid-19 di Depok karena penuh.

baca juga

Bapak tersebut sempat diminta memberikan sejumlah uang muka sebesar Rp 1 juta untuk jika ingin mendapatkan kamar, padahal pasien mempunyai BPJS.

"Ketika mau mencari kamar, sempat ditawari juga bisa DP Rp 1 juta neggak, kalau mau nanti bisa dijamin mendapatkan kamar sekarang, tapi keluarga memutuskan pulang saja, isolasi mandiri di rumah," kata Inisiator LaporCovid-19 Irma Hidayana dalam jumpa pers, Senin (25/1/2021).

Satu minggu kemudian, kondisi bapak tersebut memburuk saat isolasi mandiri di rumah, keluarga lantas meminta bantuan ambulans ke puskesmas dan satgas covid-19 di RT setempat.

"Setelah menunggu dua jam, ambulans tidak tersedia dan terpakai semua. Akhirnya keluarga membawanya dengan naik taksi online dan pergi ke RS B, namun ditolak karena IGD penuh," sambungnya.

Mereka melanjutkan pencarian sampai 10 rumah sakit hingga saat dibawa ke RS D di Jakarta Selatan, nyawa bapak tersebut sudah tidak tertolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Pasien Covid-19 Gratis, Satgas: Laporkan Jika Ada RS Pungut Bayaran!

Biaya Pasien Covid-19 Gratis, Satgas: Laporkan Jika Ada RS Pungut Bayaran!

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:08 WIB

Update Peta Risiko Covid Indonesia: 92 Zona Merah, 363 Zona Oranye

Update Peta Risiko Covid Indonesia: 92 Zona Merah, 363 Zona Oranye

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 18:28 WIB

Satgas: Indonesia Belum Berhasil Atasi Pandemi Covid-19

Satgas: Indonesia Belum Berhasil Atasi Pandemi Covid-19

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:30 WIB

Videografis: Tips Fokus Bekerja di Rumah Selama Masa PPKM

Videografis: Tips Fokus Bekerja di Rumah Selama Masa PPKM

Video | Kamis, 28 Januari 2021 | 16:28 WIB

LIVE STREAMING: Strategi Budaya Adaptasi Wabah Pandemi Covid-19

LIVE STREAMING: Strategi Budaya Adaptasi Wabah Pandemi Covid-19

Video | Kamis, 28 Januari 2021 | 13:22 WIB

Masalah Keterlambatan Data dan Laporan Kasus COVID-19, Ini Kata Satgas

Masalah Keterlambatan Data dan Laporan Kasus COVID-19, Ini Kata Satgas

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 18:05 WIB

Diisolasi karena Positif Corona, Begini Kondisi Terkini Doni Monardo

Diisolasi karena Positif Corona, Begini Kondisi Terkini Doni Monardo

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 15:41 WIB

Satgas Covid-19 Sebut Raffi Ahmad Makin Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Sebut Raffi Ahmad Makin Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan

Video | Rabu, 27 Januari 2021 | 16:30 WIB

Satgas Covid-19: Raffi Ahmad Telah Menyadari Pentingnya Berperilaku 3M

Satgas Covid-19: Raffi Ahmad Telah Menyadari Pentingnya Berperilaku 3M

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:09 WIB

Terkini

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah

Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Apakah Moisturizer Wardah Crystal Secret Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kandungan dan Keunggulannya

Apakah Moisturizer Wardah Crystal Secret Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kandungan dan Keunggulannya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Honda Rilis Skutik 125 cc NS125FX Edisi Gundam dengan Jumlah Terbatas

Honda Rilis Skutik 125 cc NS125FX Edisi Gundam dengan Jumlah Terbatas

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Vonies Nadiem Disunat Jadi 9 Tahun, Kejagung Pastikan Ajukan Kasasi

Vonies Nadiem Disunat Jadi 9 Tahun, Kejagung Pastikan Ajukan Kasasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bukan Gemini atau Leo, Ini Urutan Zodiak Terbanyak di Indonesia Menurut Dukcapil

Bukan Gemini atau Leo, Ini Urutan Zodiak Terbanyak di Indonesia Menurut Dukcapil

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Viral Artis Dirujak Tanpa Ampun, Cancel Culture Itu Keadilan atau Main Hakim Sendiri?

Viral Artis Dirujak Tanpa Ampun, Cancel Culture Itu Keadilan atau Main Hakim Sendiri?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Tiba di Istana Jelang Pelantikan Wantimpres, Anwar Usman: Saya Diundang Raffi Ahmad

Tiba di Istana Jelang Pelantikan Wantimpres, Anwar Usman: Saya Diundang Raffi Ahmad

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:34 WIB

7 Kali Reshuffle Prabowo: Bukti Tegas atau Kabinet yang Gagal Fokus?

7 Kali Reshuffle Prabowo: Bukti Tegas atau Kabinet yang Gagal Fokus?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×