Menko PMK Klaim Donor Plasma Konvalesen Covid-19 Meningkat 239 Persen

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 21:24 WIB
Menko PMK Klaim Donor Plasma Konvalesen Covid-19 Meningkat 239 Persen
Menteri Koordinator Pembangunan, Manusia, dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan jumlah pendonor plasma konvelesen Covid-19 terus meningkat. Muhadjir mengklaim kenaikannya tersebut mencapai 239 persen.

Muhadjir mengatakan peningkatan tersebut terjadi setelah Gerakan Nasional Plasma Konvalesen dicanangkan oleh pemerintah pada 18 Januari 2021. Menurut data terbaru, pemenuhan kebutuhan plasma konvalesen oleh pendonor mencapai 14.470 buah dari total 34 Unit Donor Daerah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) pada 3 Februari.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan pada 12 Januari sebanyak 4.263 plasma.

"Itu artinya meningkat sampai 239 persen," kata Muhadjir di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Muhadjir menilai peningkatan tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat penyintas Covid-19 untuk melakukan donor telah terbentuk.

Selain itu, pemahaman masyarakat juga terbentuk berkat makin banyaknya forum ilmiah, webinar, talkshow, dan informasi dari media massa yang membahas pemahaman tentang donor plasma konvalesen.

"Sehingga terjadi peningkatan kemauan para penyintas Covid-19 untuk menjadi donor. Baik secara pribadi atau yang difasilitasi oleh BUMN, TNI/Polri, Kementerian/Lembaga dan komunitas sosial baik di pusat maupun di daerah," ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Mendikbud itu mengatakan kalau kebutuhan plasma konvalesen akan terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19. Hal tersebut juga berpotensi meningkatnya jumlah calon pendonor apabila kesembuhan makin meningkat.

"Penggalangan pendonor plasma konvalesen akan terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan saudara kita yang masih mengidap Covid-19, sebagai bentuk rasa syukur bagi yang sudah sembuh, dan meningkatkan gotong royong kita sebagai bangsa Indonesia," tuturnya.

"Diharapkan upaya ini meningkatkan peluang dan kecepatan kesembuhan para pasien yang ada di RS."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi 2020 Tumbuh Minus 2,07 Persen, Menteri Airlangga Bilang Mulai Pulih

Ekonomi 2020 Tumbuh Minus 2,07 Persen, Menteri Airlangga Bilang Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 21:15 WIB

Menko Luhut Akui Lebih dari 2 Juta Kasus Covid-19 Belum Terlaporkan

Menko Luhut Akui Lebih dari 2 Juta Kasus Covid-19 Belum Terlaporkan

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 20:52 WIB

Pentingnya Protokol Kesehatan Usai Vaksinasi Covid-19

Pentingnya Protokol Kesehatan Usai Vaksinasi Covid-19

Video | Jum'at, 05 Februari 2021 | 20:27 WIB

Terkendala Biaya Mahal, Indonesia Sulit Temukan Varian Baru Virus Corona

Terkendala Biaya Mahal, Indonesia Sulit Temukan Varian Baru Virus Corona

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 20:50 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB