Demokrat: Dua dari Empat Faksi Pendukung Moeldoko Hanya Catut Nama

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 08 Februari 2021 | 09:44 WIB
Demokrat: Dua dari Empat Faksi Pendukung Moeldoko Hanya Catut Nama
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Dalam keterangan pers tersebut, Moeldoko menanggapi sekaligus membantah pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Partai Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. [Suara.com/Angga Budhiyanto

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pernyataan mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso terkait kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono, tidak berdasar.

Sebelumnya, Yus menyampaikan keluhan dan kekecewan kader atas kepemimpinan AHY.

Sebaliknya, kata Herzaky, Partai Demokrat satu tahun belakangan di bawah kepemimpinan AHY justru menuai hasil positif.

"Karena itu, statement salah seorang kader senior mantan pengurus Partai Demokrat, Yus Sudarso, sangat tidak berdasar. Kader dan pengurus saat ini sangat antusias dan semangat menyambut Pemilu 2024. Ada optimisme baru yang muncul sejak kepemimpinan AHY," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (8/2/2021).

Herzaky juga menyoroti terkait klaim dari pihak Yus menyoal keberadaan empat faksi yang justru mendukung Moeldoko menggantikan AHY. Belakangan diketahui, sikap dua faksi tersebut tidak benar-benar seperti yang dikatakan Yus.

"Tapi, ternyata dua nama hanya dicatut. Ketua umum pertama Subur Budi Santoso, yang katanya merupakan salah satu faksi menolak AHY, malah mengirimkan siaran pers beberapa hari lalu kalau mendukung kepemimpinan AHY selaku hasil Kongres V yang sah, Maret 2020 lalu. Sedangkan faksi Marzuki Alie terbukti tidak benar karena Marzuki Alie sendiri membantah keras terlibat melalui berbagai diskusi publik maupun siaran persnya," kata Herzaky.

Herzaky lantas menanyakan terkait pengakuan dua faksi lainnya, yakni faksi Hadi Untung dan faksi Anas Urbaningrum. Apakah keduanya benar mendukung Moeldoko atau AHY.

"Belum kita ketahui respons dua nama lainnya, apakah itu benaran faksi atau hanya sekedar gerombolan yang bersekutu dengan pihak kekuasaan yang mencoba menginisiasi gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah," kata Herzaky.

Sebelumnya, mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso mengatakan bahwa ada empat faksi yang mendorong pergantian Ketua Umum Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.

baca juga

"Saya amati dan tahu ada setidaknya 4 faksi," kata Yus dalam Forum Pendiri dan Senior Partai Demokrat di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021).

Ia kemudian menyebutkan siapa saja keempat faksi yang dimaksud. Pertama, yakni faksi pendiri sekaligus faksi Subut Budi Santoso yang merupakan ketua umum pertama Partai Demokrat. Kedua ialah faksi dari Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres 2005 di Bali, yaitu Hadi Untung.

Sementara itu untuk faksi ketiga dan keempat masing-masing, yaitu faksi Anas Urbaningrum --ketua umum Partai Demokrat hasil Kongres di Bandung pada 2010-- dan faksi Marzuki Alie.

Yus menegaskan bahwa tidak ada rekayasa apapun terkait keempat faksi yang memiliki keinganan sama tersebur. Ia juga mempertanyakan di mana letak kesalahan para internal yang menginginkam pergantian pucuk pimpinan dari AHY ke tangan Moeldoko.

"Ini adalah sepenuhnya bagian dari internal partai. Apa salahnya kami? Seperti pendiri di awal menjemput SBY untuk mengantarkan beliau ke pimpinan RI 2004,"

Menurut Yus, hal yang serupa dilakukan Partai Demokrat terhadap SBY untuk menjadi presiden nantinya juga akan kembali dilakukan untuk mengantarkan Moeldoko.

"Apa salahnya kami kalau hari ini menjemput figur tokoh ke depan? Apa salahnya Moeldoko? Tidak seubahnya senior-senior kami sebelumnya menjemput SBY," ujar Yus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Demokrat Sragen: Kami 100 Persen Loyal Kepada AHY

Partai Demokrat Sragen: Kami 100 Persen Loyal Kepada AHY

Surakarta | Senin, 08 Februari 2021 | 08:21 WIB

Heboh Kudeta Demokrat, Petani Sawit Ramai-ramai Bela Moeldoko

Heboh Kudeta Demokrat, Petani Sawit Ramai-ramai Bela Moeldoko

News | Senin, 08 Februari 2021 | 06:26 WIB

Soal Moeldoko-AHY, Denny: Pak Moeldoko Jangan Nakal, Kasihan Masih Kecil

Soal Moeldoko-AHY, Denny: Pak Moeldoko Jangan Nakal, Kasihan Masih Kecil

Jatim | Minggu, 07 Februari 2021 | 16:29 WIB

Survei Capres: Prabowo Tertinggi, Moeldoko Peringkat Buncit

Survei Capres: Prabowo Tertinggi, Moeldoko Peringkat Buncit

News | Minggu, 07 Februari 2021 | 15:45 WIB

Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Kalah dengan AHY untuk Pilpres 2024

Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Kalah dengan AHY untuk Pilpres 2024

Bogor | Minggu, 07 Februari 2021 | 13:51 WIB

Sebut Demokrat Partai Kecil, Dewi PDIP: Tidak Memiliki Jiwa Nasionalisme

Sebut Demokrat Partai Kecil, Dewi PDIP: Tidak Memiliki Jiwa Nasionalisme

Hits | Minggu, 07 Februari 2021 | 10:29 WIB

IPI: Elektabilitas AHY Masih di Atas Moeldoko untuk Pilpres 2024

IPI: Elektabilitas AHY Masih di Atas Moeldoko untuk Pilpres 2024

News | Sabtu, 06 Februari 2021 | 20:56 WIB

Terkini

DSI Akan Gunakan 8 Use Case Analitik untuk Pantau Underinvoicing dan Transfer Pricing

DSI Akan Gunakan 8 Use Case Analitik untuk Pantau Underinvoicing dan Transfer Pricing

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:44 WIB

Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?

Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 12:41 WIB

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 12:36 WIB

7 Tips Menyetrika Kemeja agar Rapi Sempurna, Jangan Asal Gosok

7 Tips Menyetrika Kemeja agar Rapi Sempurna, Jangan Asal Gosok

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:35 WIB

Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat Saat Spin, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat Saat Spin, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:34 WIB

9 Rekomendasi Cushion Instaperfect untuk Kulit Matang, Apa Shade Kamu?

9 Rekomendasi Cushion Instaperfect untuk Kulit Matang, Apa Shade Kamu?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:32 WIB

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

10 Jenazah Dievakuasi dari Bangunan Roboh karena Serangan Udara Israel di Gaza

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:32 WIB

KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal

KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:30 WIB

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:28 WIB

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

×