Heboh Kudeta Demokrat, Petani Sawit Ramai-ramai Bela Moeldoko

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 08 Februari 2021 | 06:26 WIB
Heboh Kudeta Demokrat, Petani Sawit Ramai-ramai Bela Moeldoko
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) angkat suara mengenai isu kudeta Partai Demokrat yang dilakukan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. Apkasindo menilai Moeldoko tak mungkin melakukan hal tersebut.

Ketua DPW Apkasindo Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Sofyan Abdullah mengatakan, pernyataan rencana kudeta yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak berdasar. Sebab Moeldoko bukan kader partai lambang mercy itu.

Bahkan Sofyan menilai isu kudeta itu justru menjadi salah satu cara pintas bagi Partai Demokrat untuk memopulerkan diri.

"Menurut saya isu kudeta itu enggak mendasarlah, enggak elok, geli mendengarnya. Masa orang luar mengkudeta. Kalau mengkudeta itu ya orang dalam lah," ujar Sofyan kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Ketua DPW Apkasindo Sulsel Badaruddin Puang Sabang menilai AHY terlalu cepat menilai Moeldoko akan melakukan kudeta. Menurutnya bukti yang ada tidak cukup karena hanya berdasarkan adanya pertemuan.

"Masa orang partai yang yang jumpa Moeldoko, Moeldoko dibilang mau ambil alih partai? Nanti kalau kelompok besar lain datang, dibilang ambil alih juga kah?" katanya.

Kendati demikian, jika memang benar ada permintaan Moeldoko menjadi Ketua Umum partai Demokrat, maka hal ini harusnya jadi bahan evaluasi diri. Petinggi partai disarankannya melakukan introspeksi diri.

"Kita lihat lagi kronologisnya, yang datang itu kan orang Demokrat, bukan Moeldoko. Masa orang yang didatangi disalahkan? Kalaupun orang Demokrat meminta, belum tentu Pak Moeldoko mau," tutur Badaruddin.

Badaruddin bilang begitu lantaran sepanjang yang dilihat petani, Moeldoko sama sekali tidak pernah bersentuhan dengan partai. "Beliau cuma konsen dengan pekerjaannya, tenang dan pemikir. Eh tiba-tiba pula dibilang mau kudeta, sadis ah," rutuk Badaruddin.

baca juga

Jadi, kata Badaruddin, tuduhan tadi salah diagnosa. Ibarat penyakit, orang sakit flu dibilang sakit jantung.

"Ya salah resep lah," katanya.

Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat Manurung menyebut adanya permintaan saran dari pihak manapun kepada KSP adalah hal yang wajar. Sebab ia mengklaim Moeldoko kerap meminta pendapat dari Apkasindo soal kawasan hutan hingga ke tataniaga buah kelapa sawit.

"Kami petani sawit salah satu kelompok masyarakat yang sering datang ke Kantor KSP mengadukan segala permasalahan petani. Terkadang kami jumpa Pak Moeldoko di luar kantor," ucapnya.

"Terus, apa bedanya kami dengan kelompok masyarakat lain yang datang ke KSP atau berjumpa di luar kantor? Saya pikir sama saja," tambahnya memungkasi.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan kembali bahwa dia tidak terlibat dalam gerakan mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa sebagaimana isu yang bergulir dalam dua hari terakhir.

Dalam pernyataan pers di rumahnya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021), dia menekankan bahwa isu tersebut tak mempengaruhinya.

Sebaliknya, dia mengatakan, "Saya menikmati saja, kalau saya, menikmati saja. Silakan aja, diributkan lagi lebih bagus lagi."

Isu bahwa dia sedang mempersiapkan diri untuk maju ke pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2024 disebut Moeldoko sebagai "dagelan dan lucu-lucuan".

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaannya akan digulingkan oleh 5 orang.

Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Demokrat. Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat

Pidato itu disiarkan secara Live melalui kanal Youtube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.

"Gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan," ungkap AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Moeldoko-AHY, Denny: Pak Moeldoko Jangan Nakal, Kasihan Masih Kecil

Soal Moeldoko-AHY, Denny: Pak Moeldoko Jangan Nakal, Kasihan Masih Kecil

Jatim | Minggu, 07 Februari 2021 | 16:29 WIB

Survei Capres: Prabowo Tertinggi, Moeldoko Peringkat Buncit

Survei Capres: Prabowo Tertinggi, Moeldoko Peringkat Buncit

News | Minggu, 07 Februari 2021 | 15:45 WIB

Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Kalah dengan AHY untuk Pilpres 2024

Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Kalah dengan AHY untuk Pilpres 2024

Bogor | Minggu, 07 Februari 2021 | 13:51 WIB

Sebut Demokrat Partai Kecil, Dewi PDIP: Tidak Memiliki Jiwa Nasionalisme

Sebut Demokrat Partai Kecil, Dewi PDIP: Tidak Memiliki Jiwa Nasionalisme

Hits | Minggu, 07 Februari 2021 | 10:29 WIB

IPI: Elektabilitas AHY Masih di Atas Moeldoko untuk Pilpres 2024

IPI: Elektabilitas AHY Masih di Atas Moeldoko untuk Pilpres 2024

News | Sabtu, 06 Februari 2021 | 20:56 WIB

Moeldoko Disebut Masih Keok Melawan AHY di Bursa Pilpres 2024

Moeldoko Disebut Masih Keok Melawan AHY di Bursa Pilpres 2024

News | Sabtu, 06 Februari 2021 | 20:05 WIB

Moeldoko Sudah Ditegur Jokowi, Rocky Gerung: Kegaduhan Bisa Makin Bertambah

Moeldoko Sudah Ditegur Jokowi, Rocky Gerung: Kegaduhan Bisa Makin Bertambah

Hits | Sabtu, 06 Februari 2021 | 16:40 WIB

Terkini

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Kaltim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak  555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak 555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

×