Satgas Pastikan Mutasi Covid-19 Asal Inggris Belum Ada di Indonesia

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Jum'at, 12 Februari 2021 | 10:36 WIB
Satgas Pastikan Mutasi Covid-19 Asal Inggris Belum Ada di Indonesia
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memastikan hingga kini belum ditemukan varian baru virus Covid-19 yang bermutasi di Inggris yakni B117 yang masuk ke Indonesia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, hingga kini Indonesia baru menemukan mutasi virus corona D614G.

Temuan ini didasarkan pada penelitian dengan menjalankan Whole Genome Sequencing untuk varian potensial mutasi virus Covid-19.

"Temuan dari Lembaga Biomolekuler Eijkman menyebut dari 244 genome yang sudah diambil dan dilaporkan ke GISAID, varian B117 belum ditemukan sampai hari ini. Namun mutasi D614G sudah banyak ditemukan," kata Wiku dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).

Dia menyebut pemerintah terus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi karena perkembangan pandemi Covid-19 sangat dinamis. Salah satu upaya terkait hal tersebut pemerintah akan terus melakukan surveilans genom.

“Pada prinsipnya virus terus-menerus mengalami perubahan kecil saat menyebar antar manusia. Bisa saja virus bermutasi dan membuat vaksin kurang efektif. Namun, ini hanya terjadi bila perubahannya sangat ekstrim,” jelasnya.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 1.191.990 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 166.492 di antaranya masih dalam perawatan, 993.117 orang sembuh, dan 32.381 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Terkendali, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi

Update Covid-19 Global: Terkendali, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi

Health | Jum'at, 12 Februari 2021 | 10:31 WIB

Saat Imlek, Tak Ada Zona Merah Covid 19 di Sumsel

Saat Imlek, Tak Ada Zona Merah Covid 19 di Sumsel

Sumsel | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:56 WIB

Usul PAPDI: Suntik Vaksin Penyintas Covid-19 yang Sudah 3 Bulan Sembuh

Usul PAPDI: Suntik Vaksin Penyintas Covid-19 yang Sudah 3 Bulan Sembuh

News | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:48 WIB

Libur Imlek, Pasien OTG Wisma Atlet Tambah 627 Kasus, Jadi 3.471 Orang

Libur Imlek, Pasien OTG Wisma Atlet Tambah 627 Kasus, Jadi 3.471 Orang

Jakarta | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:29 WIB

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Qatar Resmi Batal

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Qatar Resmi Batal

Sport | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:28 WIB

Usai Nikita Mirzani, Giliran Deddy Corbuzier Sentil KPI

Usai Nikita Mirzani, Giliran Deddy Corbuzier Sentil KPI

Entertainment | Jum'at, 12 Februari 2021 | 08:13 WIB

Waspada Coronaphobia, Apa Itu?

Waspada Coronaphobia, Apa Itu?

Health | Jum'at, 12 Februari 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×