Sejarah Barongsai, Sang Pengusir Roh Jahat yang Membawa Keberuntungan

Rifan Aditya

Jum'at, 12 Februari 2021 | 14:49 WIB
Sejarah Barongsai, Sang Pengusir Roh Jahat yang Membawa Keberuntungan
Sejumlah seniman beraksi memainkan barongsai saat berlangsungnya Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (26/1). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Barongsai kerap dijumpai di perayaan Tahun Baru Imlek. Dibalik aksi memukai pemainnya, ternyata Barongsai punya kisah dan sejarah yang menarik untuk diketahui. Maka dari itu simak sejarah Barongsai berikut ini.

Sekelompok penari yang memakai kostum singa bergerak lincah penuh energi. Tariannya mengikuti irama pukulan simbal, gong, dan gendang yang ditabuh atraktif. Seekor barongsai rata-rata berisi dua pemain laki-laki. Mereka memadukan gerakan gerakan tari dan kungfu yang identik dengan negeri tirai bambu.

Barongsai tidak muncul begitu saja dalam sejarah tahun baru Cina. Sejarah barongsai erat kaitannya dengan legenda Nian, binatang yang hidup dalam mitologi Tionghoa.

Legenda Nian

Nian yang senang membuat takut masyarakat bisa dikalahkan dengan barongsai. Dilansir dari berbagai sumber, barongsai mulai hadir sekitar 1.500 tahun silam.

Awalnya, di masa Dinasti Qing, Nian yang muncul jelang tahun baru menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah perkampungan. Pada saat itu muncul seekor singa yang berhasil menghalangi Nian menakut-nakuti masyarakat. Nian pun merasa sakit hati dan berniat membalas dendam.

Setelah mengetahui rencana Nian yang akan kembali, masyarakat menjadi panik. Mereka mencari sang singa penolong tetapi tidak kunjung menemukannya.

Barongsai untuk Mengusir Nian

Pertunjukkan barongsai di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]
Pertunjukkan barongsai di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Di tengah kepanikan dan kebingungan, penduduk menciptakan kostum barongsai seperti yang kita lihat saat ini. Saat Nian datang kembali, penduduk berhasil mengusirnya dengan kekuatan sendiri.

baca juga

Dari cerita itu, kini barongsai ditampilkan setiap Tahun Baru Imlek untuk mengusir aura-aura buruk. Barongsai juga dianggap membawa keberuntungan untuk perayaan spesial tertentu seperti pembukaan restoran dan pendirian kelenteng.    

Legenda lain menyebutkan pada masa sebelum Dinasti Han (202 SM – 220 M) hanya ada beberapa singa yang mencapai dataran tengah dari wilayah barat Cina (sekarang wilayah Xinjiang) saat aktivitas perdagangan.

Saat itu warga lokal menirukan penampilan dan tindakan singa yang dijadikan pertunjukan. Kebiasaan ini berkembang menjadi barongsai.

Jenis-jenis Barongsai

Perayaan barongsai sambut Tahun Baru Imlek di Kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah [Antara/Maulana Surya]
Perayaan barongsai sambut Tahun Baru Imlek di Kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah [Antara/Maulana Surya]

Barongsai makin populer sejak berkembangnya agama Buddha di seluruh dunia. Kelompok-kelompok barongsai mulai muncul sekaligus perguruan kungfu.  

Secara umum ada dua jenis barongsai, yaitu singa utara dan singa selatan. Singa utara bersurai ikal dan berkaki empat. Penampilannya alami, lincah, penuh dinamika, dan mirip singa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Live Streaming: Perayaan Imlek di Vihara Dharma Bhakti Jakarta

Live Streaming: Perayaan Imlek di Vihara Dharma Bhakti Jakarta

Video | Jum'at, 12 Februari 2021 | 14:45 WIB

5 Artis Keturunan China Pindah Agama Masuk Islam, Ada Eks Istri Rhoma Irama

5 Artis Keturunan China Pindah Agama Masuk Islam, Ada Eks Istri Rhoma Irama

Bogor | Jum'at, 12 Februari 2021 | 14:22 WIB

5 Potret Busana Selebriti Sambut Imlek, Ruben Onsu hingga Gisella Anastasia

5 Potret Busana Selebriti Sambut Imlek, Ruben Onsu hingga Gisella Anastasia

Entertainment | Jum'at, 12 Februari 2021 | 11:18 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×