Demokrat Harap Sejumlah Parpol Putar Haluan Dukung Pilkada di 2022 dan 2023

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 24 Februari 2021 | 12:49 WIB
Demokrat Harap Sejumlah Parpol Putar Haluan Dukung Pilkada di 2022 dan 2023
Logo Demokrat

Suara.com - Partai Demokrat menyatakan ingin revisi terhadap Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada beserta Undang-Undang Nomor 6 tahun 2017 tentang Pemilu. Mereka sekaligus menegaskan ingin normalisasi jadwal Pilkada serentak 2024, kembali menjadi 2022 dan 2023.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, mengatakan pihaknya mengharapkan penegasan untuk normalisaai jadwal Pilkada kembali diserukan partai politik lainnya. Mengingat, sebelumnya ada sejumlah parpol yang menyatakan ingin merevisi UU Pilkada namun kemudian berbalik menolak dibahas.

"Kami tentu berharap partai-partai lain yang sebelumnya sejalan dengan mempresentasikan tagline normalisai Pilkada sebagai semangat merevisi UU tersebut bisa putar haluan untuk secara otonom kembali ke jalan perjuangan yang telah disepakati sebelumnya, yakni memperjuangkan aspirasi rakyat untuk Pilkada 2022 dan 2023," tutur Kamhar kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Kamhar mengatakan keinginan untuk normalisasi jadwal Pilkada selaras dengan kehendak rakyat. Di mana, kata dia, keinginan itu tercermin pada hasil survei Lembaga Survei Indikator Politik, yang mayoritas masyarakat menghendaki Pilkada pada tahun 2022 dan 2023.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada serentak di tahun yang sama dengan penyelenggaraan Pemilu di 2024 terlalu berisiko. Hal tersebut juga yang menjadi alasan kenapa UU Pilkada harus direvisi.

"Desakan revisi ini telah melalui proses panjang dan sebagai respon adaptif terhadap dinamika Pilkada yang telah kita lalui. Terlalu besar potensi biaya yang mesti ditanggung baik dari sisi ekonomi, sosial dan politik apabila Pilkada dilaksanakan secara serentak di tahun 2024, dalam tahun yang sama dengan diselenggarakannya Pileg dan Pilpres," kata Kamhar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Besar Kader Ingin KLB, Pakar Politik: Demokrat Harus Transparan

Masalah Besar Kader Ingin KLB, Pakar Politik: Demokrat Harus Transparan

Bogor | Rabu, 24 Februari 2021 | 11:13 WIB

Max Sopacua Koar-koar Soal KLB, Demokrat: Suara dari Mana? Mau Reunian Kali

Max Sopacua Koar-koar Soal KLB, Demokrat: Suara dari Mana? Mau Reunian Kali

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 09:14 WIB

Max Sopacua Koar-koar, Sebut Partai Demokrat Kini Milik Keluarga Cikeas

Max Sopacua Koar-koar, Sebut Partai Demokrat Kini Milik Keluarga Cikeas

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:44 WIB

Makin Panas! Max Sopacua: Kader Demokrat Ingin KLB agar Kembali ke Marwah

Makin Panas! Max Sopacua: Kader Demokrat Ingin KLB agar Kembali ke Marwah

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:38 WIB

Museum SBY - Ani Menuai Polemik, Tagar Rp 9 Miliar Ambyar Menggema

Museum SBY - Ani Menuai Polemik, Tagar Rp 9 Miliar Ambyar Menggema

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:56 WIB

×