Mutasi Corona B117 Masuk Indonesia, Pemerintah: Jangan Khawatir Berlebihan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 04 Maret 2021 | 17:32 WIB
Mutasi Corona B117 Masuk Indonesia, Pemerintah: Jangan Khawatir Berlebihan
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan masuknya mutasi Covid-19 B117 asal Inggris ke tanah air.

Wiku menuturkan, mutasi virus adalah hal yang lazim terjadi semasa pandemi, virus memang akan bermutasi untuk bertahan hidup.

"Maka dari itu saya minta masyarakat jangan khawatir berlebihan, peneliti di dunia termasuk di Indonesia terus melakukan penelitian soal covid-19 dan mutasinya," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis (4/3/2021).

Dia juga mengklaim vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech, China yang saat ini dipakai di Indonesia tetap efektif melawan mutasi B117.

"Pemerintah memastikan vaksin covid-19 yang saat ini digunakan di Indonesia masih efektif dalam melawan mutasi covid-19 asal Inggris B117," tegasnya.

Selain itu pemerintah Indonesia kata Wiku, berjanji akan memperketat proses skrining setiap orang yang masuk ke pintu masuk negara.

Meski begitu, masyarakat tetap wajib mematuhi protokol kesehatan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Diketahui, dua kasus virus strain B117 asal Inggris sudah masuk ke Indonesia sejak akhir Januari dibawa oleh dua TKI asal Karawang, Jawa Barat yang baru pulang dari Arab Saudi berinisial M (40) 28 Januari dan A (45) 31 Januari 2021.

Keduanya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, lalu menjalani swab test PCR dan ternyata positif Covid-19, mereka langsung menjalani kewajiban karantina 10 hari di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.

baca juga

Sampel swab mereka dibawa oleh Kementerian Kesehatan untuk menjalani uji whole genome sequencing, dan ternyata sampel mereka mengandung mutasi B117 asal Inggris.

Setelah dinyatakan negatif Covid-19 dan sembuh, mereka baru dipulangkan oleh Satgas Covid-19 ke Karawang.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono baru mengumumkan secara resmi bahwa strain B117 sudah masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2021 atau tepat peringatan satu tahun Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 4 Maret: Tambah 7.264, Positif Covid-19 Indonesia Jadi 1.361.098

Update 4 Maret: Tambah 7.264, Positif Covid-19 Indonesia Jadi 1.361.098

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 17:02 WIB

Pemerintah Klaim Vaksin Sinovac Efektif Lawan Mutasi Corona B117

Pemerintah Klaim Vaksin Sinovac Efektif Lawan Mutasi Corona B117

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 17:01 WIB

Zona Merah Covid Tinggal 11 Daerah: DKI Jakarta Nihil, Jateng Paling Banyak

Zona Merah Covid Tinggal 11 Daerah: DKI Jakarta Nihil, Jateng Paling Banyak

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 10:27 WIB

Satgas Bergerak, Antisipasi Varian Baru Covid-19 Asal Inggris di Indonesia

Satgas Bergerak, Antisipasi Varian Baru Covid-19 Asal Inggris di Indonesia

Kaltim | Rabu, 03 Maret 2021 | 06:13 WIB

Terkini

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:11 WIB

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:07 WIB

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:02 WIB

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:50 WIB

Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah

Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:49 WIB

Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya

Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:45 WIB

Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan

Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:33 WIB

Kemensos Ungkap Alasan Libatkan Taruna TNI di Sekolah Rakyat

Kemensos Ungkap Alasan Libatkan Taruna TNI di Sekolah Rakyat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:27 WIB

Mawar Kuning dan Tangis Haru Nadiem Makarim Jelang Sidang Vonis

Mawar Kuning dan Tangis Haru Nadiem Makarim Jelang Sidang Vonis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:19 WIB

×