Moeldoko Bikin Ribut di Demokrat, Analis: Mustahil Tak Diketahui Istana

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 08 Maret 2021 | 12:40 WIB
Moeldoko Bikin Ribut di Demokrat, Analis: Mustahil Tak Diketahui Istana
Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Endi Ahmad

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) merebut kepimpinan Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Langkah kudeta itu disebut tidak mungkin tidak diketahui oleh pihak Istana.

Senyapnya pihak Istana soal kisruh Demokrat dianggap sebagai bukti adanya keterlibatan lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampaikan Analis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago kepada Suara.com, Senin (8/3/2021).

"Posisi Moeldoko sebagai KSP, tindakan Moeldoko amat sangat mustahil tidak diketahui oleh pihak Istana," kata Pangi.

Menurutnya, Presiden Jokowi tidak mungkin tidak tahu terkait adanya rencana ini. Apalagi Ketum Demokrat AHY sempat memberikan surat klarifikasi untuk Jokowi terkait adanya keterlibatan Moeldoko dalam merebut paksa kursi ketum Demokrat.

"Dengan membiarkan Moeldoko bikin 'ribut' di partai Demorat menjadi indikasi kuat adanya keterlibatan Istana dalam persoalan ini," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, menurut Pangi, seharusnya pihak Istana memecat Moeldoko dari KSP. Alasannya ialah lantaran manta Panglima TNI tersebut sudah mencoreng wajah Jokowi dan lingkungan Istana.

Langkah tersebut juga dirasanya tidak cukup. Pemerintah harus meyakinkan kepada publik bahwa tidak ada dualisme kepengurusan dan kepemimpinan, menyatakan bahwa AHY adalah ketua umum Demokrat yang sah, menolak memberikan legitimasi, menolak mengesahkan KLB ilegal karena tak ikut aturan AD/ART partai yang sudah didaftarkan pada lembar dokumen negara tahun 2020.

"Dari rangkaian bentangan emperis indikasi tersebut, jika presiden tidak melakukan langkah apapun, tidak bunyi, menguat, mengkonfirmasi keterlibatan Istana adalah sebuah keniscayaan," tuturnya.

"Campur tangan semacam ini adalah ancaman serius bukan hanya bagi partai Demokrat tapi ini adalah lonceng kematian bagi demorasi kita."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambangi Kemenkumham, AHY Ditemani Petinggi Demokrat dan 34 Perwakilan DPD

Sambangi Kemenkumham, AHY Ditemani Petinggi Demokrat dan 34 Perwakilan DPD

Video | Senin, 08 Maret 2021 | 12:37 WIB

Siap Turun ke Jalan Bela AHY, Bupati Lebak: Kami Setia Ketum Ganteng

Siap Turun ke Jalan Bela AHY, Bupati Lebak: Kami Setia Ketum Ganteng

Banten | Senin, 08 Maret 2021 | 12:33 WIB

KLB Demokrat Digelar di Deli Serdang, Pengamat: Faktor Sejarah

KLB Demokrat Digelar di Deli Serdang, Pengamat: Faktor Sejarah

Sumut | Senin, 08 Maret 2021 | 12:03 WIB

AHY di Kemenkumham: KLB Demokrat di Deli Serdang Abal-Abal!

AHY di Kemenkumham: KLB Demokrat di Deli Serdang Abal-Abal!

News | Senin, 08 Maret 2021 | 11:58 WIB

Terkini

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×