Ahli: Mutasi Virus Corona Belum Tentu Tambah Tingkat Keparahan

Bimo Aria Fundrika, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 13 Maret 2021 | 21:10 WIB
Ahli: Mutasi Virus Corona Belum Tentu Tambah Tingkat Keparahan
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Mutasi varian baru viru corona B117 UK membuat banyak pihak khawatir.

Namun, Ernawati Arifin Giri Rachman dari Kelompok Keahlian Genetika dan Bioteknologi Molokuler, SITH ITB mengatakan adanya varian baru dari mutasi  Covid-19  belum tentu menambah tingkat keparahan. 

“Jadi bukan berarti orang yang terkena virus mutasi itu akan menjadi lebih parah,” kata Erna lewat video diskusi daring, Sabtu (13/3/2021). 

Dia mengatakan mutasi pada virus  senantiasa terjadi dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan organisme lainnya. Namun yang diperlu diperhatikan adalah efek dari mutasi tersebut. 

Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Erna pun mengatakan efeknya sangat beragam, salah satunya hasil mutasi membuat virus menjadi diam. 

 Sementara pada varian baru dari mutasi Covid-19   sejauh ini, menurut Erna baru mengakibatkan transmisi atau penularannya yang lebih cepat. 

“Jadi kalau dari sekarang mutasi yang ada, itu mutasinya itu menyebabkan transmisi  yang lebih cepat,” ujarnya. 

Terkait efeknya yang mengakibatkan tingkat keparahan yang lebih tinggi, sejauh ini belum ada informasi hasil penelitiannya. 

“Bahwa itu menjadi perhatian karena dia (varian baru Covid-19) itu terkait dengan peranan  menginfeksi suatu sel, Nah itu perlu dilakukan dengan penelitian yang lebih lanjut,” ujarnya. 

baca juga

Oleh sebab itu untuk menyikapinya, Erna mengingatkan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh dan menaati protokol kesehatan. 

“Pastinya patuh pada protokol kesehatan. Itu tidak bisa  untuk tidak dipatuhi. Karena dengan itu kita mereduksi jumlah virus yang masuk ke tubuh, sehingga tubuh kita lebih kuat menghadapinya” katanya. 

Diketahui saat ini varian baru a mutasi Covid-19 telah masuk ke Indonesia, di antaranya N439K yang jumlahnya mencapai 48 kasus. Kemudian B117 yang baru saja diumumkan pemerintah masuk ke Tanah Air. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid Sebut Potensi Corona B117 Masuk Sulsel Rendah

Satgas Covid Sebut Potensi Corona B117 Masuk Sulsel Rendah

Sulsel | Sabtu, 13 Maret 2021 | 12:00 WIB

Cegah Dampak Mutasi Virus Corona, Vaksinasi Covid-19 Harus Dipercepat

Cegah Dampak Mutasi Virus Corona, Vaksinasi Covid-19 Harus Dipercepat

Health | Sabtu, 13 Maret 2021 | 08:48 WIB

Apakah Virus Corona B117 Sudah Sampai Jakarta?

Apakah Virus Corona B117 Sudah Sampai Jakarta?

Jakarta | Jum'at, 12 Maret 2021 | 19:31 WIB

Terkini

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:44 WIB

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:41 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:25 WIB

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:24 WIB

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:23 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

×