Diklaim Lebih Baik, WHO Segera Rilis Vaksin Covid-19 Baru Tanpa Disuntik

Rabu, 17 Maret 2021 | 14:27 WIB
Diklaim Lebih Baik, WHO Segera Rilis Vaksin Covid-19 Baru Tanpa Disuntik
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan, mengatakan bahwa vaksin Covid-19 baru, termasuk yang tidak memerlukan jarum dan dapat disimpan di suhu kamar, mungkin siap digunakan pada akhir tahun ini atau tahun depan.

Dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari Bloomberg, Soumya menyebut, sebanyak enam hingga delapan vaksin baru kemungkinan dapat segera menyelesaikan studi klinisnya dan menjalani tinjauan peraturan di akhir tahun.

“Kami sangat senang dengan vaksin yang kami miliki,” kata Soumya.

“(Namun), kami bisa meningkatkan lebih lanjut. Saya pikir, memasuki tahun 2022, kita akan segera melihat munculnya vaksin yang lebih baik,” tambahnya.

Berdasarkan data yang telah dikumpulkan Bloomberg, sebanyak 122 negara diketahui sudah mulai menerapkan vaksinasi kepada populasinya, sementara dunia saat ini membutuhkan lebih banyak vaksinasi, terutama karena perkembangan virus varian baru Covid-19 yang semakin berbahaya.

Nantinya, disebutkan, vaksin-vaksin baru ini akan menambah daftar 10 vaksin yang telah ada sebelumnya yang sudah terbukti bekerja dalam satu tahun terakhir semenjak pandemi.

Lebih dari 80 kandidat vaksin dikabarkan tengah dipelajari pada manusia, meskipun sebagian masih dalam tahap awal pengujian dan memiliki kemungkinan ketidakberhasilan.

Sudah Ada Sebelumnya

Vaksin tanpa menggunakan jarum suntik sebenarnya telah banyak dikembangkan di berbagai penelitian. Penyuntikan obat tanpa jarum sendiri sudah ada sejak tahun 1930-an yang dikenal dengan sistem injeksi bebas jarum (NFIS). Sistem ini ditemukan pertama kali oleh Marshall Lockhart.

Baca Juga: Tanggapan WHO Soal Penangguhan Vaksin AstraZeneca di Beberapa Negara

Awalnya, injeksi bebas jarum dirancang untuk memecahkan masalah yang ditimbulkan karena jarum konvensional, seperti banyaknya jumlah antibiotik yang diresepkan setelah penyuntikan. Maka melalui sistem ini, pemberian obat kepada pasien diharapkan akan lebih aman, lebih murah, lebih cepat tersalur, dan mengurangi jumlah antibiotik.

Untuk vaksinasi, sistem ini tentu menjadi alternatif bagi para pasien yang takut terhadap jarum suntik. Dengan hadirnya berbagai jenis vaksin seperti nasal spray, nanopatch, tetes mulut, pil/tablet, serta denyut listrik, masyarakat dapat dengan mudah menerima vaksin dengan minim rasa sakit.

Uji Coba Global

Melansir Bloomberg, Soumya Swaminathan mengatakan, peluncuran vaksin yang aman dan efektif ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana uji klinis vaksin dilakukan secara efisien dan etis. Ia menjelaskan, nantinya plasebo yang ada akan diganti dengan vaksin "standar emas". Penggantian ini dilakukan karena menurutnya pemberian plasebo kepada masyarakat merupakan hal yang tak lagi etis.

Sementara itu, salah satu pendekatan yang kini tengah dieksplorasi WHO yaitu membandingkan tiga atau empat kandidat vaksin secara bersamaan dengan plasebo. Soumya menyebutkan, desain penelitian serupa digunakan untuk menguji efektivitas terapi obat untuk Covid-19. Peserta uji coba akan memiliki peluang sebesar 80 persen untuk menerima vaksin percobaan serta hanya 20 persen yang kemungkinan mendapatkan plasebo.

“Kami sekarang sedang berdiskusi dengan beberapa perusahaan yang sedang mengembangkan vaksin untuk melihat apakah kami dapat meluncurkan sesuatu seperti ini pada platform uji coba global,” kata Soumya.

Soumya melanjutkan, uji coba global yang melibatkan banyak orang dan negara menawarkan beberapa keuntungan. Pengujian vaksin pada beragam etnis, kelompok usia, dan orang dengan kondisi medis yang berbeda dapat memberikan hasil yang lebih bisa digeneralisasikan. (Maulida Balqis)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI