Ruhut Singgung Terpilih karena SARA dan Rakyat Jadi Korban, Sindir Anies?

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 18 Maret 2021 | 11:08 WIB
Ruhut Singgung Terpilih karena SARA dan Rakyat Jadi Korban, Sindir Anies?
Anggota Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyindir seseorang yang ia sebut sebagai 'Gabenar'. Hal itu disampaikan mantan politikus Demokrat lewat akun Twitter pribadinya, @ruhutsitompul.

Ruhut mengatakan orang yang dianggapnya 'gabener' tersebut dulu terpiliha karena SARA, ujaran kebencian, fitnah, bahkan teror.

"Hahaha. Gabenar terpilih waktu itu tegas aku katakan karena SARA, ujaran kebencian, fitnah, teror," tulis Ruhut seperti dikutip dari terkini.id - jaringan Suara.com, pada Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, alasan lain mengapa orang yang dimaksudnya 'Gabener' adalah pernah mengubar janji-janji saat kampenye yang kekinian setelah menjabat janji tersebut belum terlealisasi.

Ia menilai bahwa kini kebohongan-kebohongan itu terkuak dan masyarakat pemilihnya menjadi korban.

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyindir seseorang yang ia sebut sebagai 'Gabenar'. (Twitter @ruhutsitompul)
Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyindir seseorang yang ia sebut sebagai 'Gabenar'. (Twitter @ruhutsitompul)

"Ada satu lagi tidak pernah aku katakan, bohong. Karena hampir semua janji Kampanyenya berbohong dan sekarang telanjang satu persatu dan yang menjadi korban Rakyat pemilihnya. MERDEKA!" lanjut Ruhut.

Cuitan Ruhut tersebut diduga ditujukan kepada Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Pada Pilkada Jakarta 2017 lalu menang Anies melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Saat itu, Ruhut merupakan relawan pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Dugaan tersebut dapat dilihat dari komentar pada warganet yang membalas cuitan Ruhut dengan menyebut nama Anies.

"Hahahaha Ngeprank nya Anies berhasil membawa Keberpihakan Supporter utamanya bebas berkarya, gajih tetap mengalir bahkan berani acak-acak APBD DKI Jakarta. Gubernur pembohong," balas @KKoesut.

"Jkt 58 iklas dibohongi. Lihat aja mereka masih mengagung-agungkan jadi president 2024. Dan gara-gara Anies menang, mereka berpesta karena yakin sudah masuk surga. Gila gak ndrooo," komentar @AryantoSiahaan.

Untuk diketahui, Jkt 58 mengarah pada pendukung yang dulu memilih Anies dalam Pemilihan Gubernur.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Alasan Naikan Batas Gaji Pembeli Rumah DP 0 Rupiah, Anies Bungkam

Ditanya Alasan Naikan Batas Gaji Pembeli Rumah DP 0 Rupiah, Anies Bungkam

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 03:05 WIB

Dioperasikan Tahun Ini, Anies Siapkan 100 Unit Bus Listrik Transjakarta

Dioperasikan Tahun Ini, Anies Siapkan 100 Unit Bus Listrik Transjakarta

Jakarta | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:12 WIB

Sepi Peminat, Alasan Anies Naikkan Batas Gaji Miliki Rumah DP 0 Rupiah

Sepi Peminat, Alasan Anies Naikkan Batas Gaji Miliki Rumah DP 0 Rupiah

Jakarta | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:01 WIB

Kasus Rumah DP 0 Rupiah, Anies Siap Hadir Jika Dipanggil KPK

Kasus Rumah DP 0 Rupiah, Anies Siap Hadir Jika Dipanggil KPK

Jakarta | Rabu, 17 Maret 2021 | 18:31 WIB

Terkini

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:55 WIB

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:41 WIB

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:15 WIB

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:58 WIB

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:45 WIB

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37 WIB

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:35 WIB