Bentrok Ormas dan Warga di Pancoran karena Sengketa Lahan, Ini Kata Polisi

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 18 Maret 2021 | 21:29 WIB
Bentrok Ormas dan Warga di Pancoran karena Sengketa Lahan, Ini Kata Polisi
Lokasi permukiman warga yang digusur di Jalan Pancoran Buntu II, Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan, insiden bentrokan yang terjadi di Jalan Pancoran Buntu II, Jakarta Selatan pada Rabu (18/3/2021) dipicu karena sengketa lahan.

Sengketa lahan seluas 5,1 hektare itu melibatkan PT Pertamina dan warga. Azis melanjutkan, proses hukum terkait sengketa lahan tersebut sebenarnya masih berjalan.

Namun, ada beberapa pihak yang kemudian melakukan pembelaan terhadap dua pihak yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut.

"Namun masing-masing pihak, dari Pertamina dan warga ini, ada yang membela masing masing. Nah, antarkelompok pembela inilah yang kemudian bersengketa di lapangan," kata Azis di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021) malam.

Untuk diketahui, ada dugaan pelibatan oknum orgsnisasi massa yang membela pihak PT Pertamina.

Sementara, di pihak warga, terdapat aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Forum Pancoran Bersatu.

Azis menyebut, dua kelompok itulah yang malah bertikai. Pasalnya, proses hukum  antara PT Pertamina dan warga hingga kini masih berlangsung.

"Ini yang harus kami cegah supaya masalah pokoknya tidak kabur, tidak bias, karena ada di luar masalah pokok," sambungnya.

baca juga

Azis mengatakan, belum ada orang-orang yang diamankan terkait bentrokan tersebut. Azis yang sempat datang ke lokasi kejadian mengaku sempat meradam bentrokan agar tidak semakin meluas.

"Jangan sampai masalah pokonya bias, masalah pokoknya kan masalah siapa yang memiliki lahan yang sah. Tapi kalau tidak saya redam, itu masalah justru pokoknya kabur malah ada masalah lain gitu," beber Azis.

Lebih lanjut, Azis mengimbau agar pihak-pihak lain untuk tidak ikut campur dalam perkara ini. Sebab, hal itu akan memicu konflik layaknya insiden semalam.

"Sebaiknya masing-masing pihak, di luar pihak utama, jangan turut campur, harusnya begitu. Harusnya sekali lagi jangan mengkaburkan masalah pokok. Masalah pokok kan antara warga dan pihak Pertamina. Biarkan proses hukum maupun mediasi berjalan."

Dugaan ormas dibayar

Penyerangan terhadap warga sekitar disinyalir melibatkan oknum organisasi massa (ormas) yang dibayar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diserang Ormas, Korban Luka di Lahan Sengketa Pertamina Kini Capai 28 Orang

Diserang Ormas, Korban Luka di Lahan Sengketa Pertamina Kini Capai 28 Orang

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 18:39 WIB

Dilempar Batu hingga Molotov, Warga Pancoran Ngaku Diserang Ormas Bayaran

Dilempar Batu hingga Molotov, Warga Pancoran Ngaku Diserang Ormas Bayaran

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 14:31 WIB

Bentrokan di Jalan Pancoran Buntu II, Warga Sebut Ada Pelibatan Ormas

Bentrokan di Jalan Pancoran Buntu II, Warga Sebut Ada Pelibatan Ormas

Jakarta | Kamis, 18 Maret 2021 | 14:21 WIB

Pertahankan Sekolah PAUD, Warga Pancoran Diserbu Ormas, 22 Orang Luka-luka

Pertahankan Sekolah PAUD, Warga Pancoran Diserbu Ormas, 22 Orang Luka-luka

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 11:57 WIB

Lokasi SIM Keliling Kota Depok Senin 1 Maret 2021

Lokasi SIM Keliling Kota Depok Senin 1 Maret 2021

Bogor | Senin, 01 Maret 2021 | 08:05 WIB

Dipicu Rebutan Lahan, Antarwarga dan Ormas Bentrok di Pancoran

Dipicu Rebutan Lahan, Antarwarga dan Ormas Bentrok di Pancoran

Jakarta | Kamis, 25 Februari 2021 | 20:18 WIB

Diikat Ditembok, Maling Motor Saat Banjir di Depok Ditelanjangi

Diikat Ditembok, Maling Motor Saat Banjir di Depok Ditelanjangi

Bogor | Senin, 22 Februari 2021 | 12:18 WIB

Panti Asuhan di Depok Lockdown karena 43 Anak dan Pengasuh Positif COVID-19

Panti Asuhan di Depok Lockdown karena 43 Anak dan Pengasuh Positif COVID-19

Bogor | Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:18 WIB

Remaja Tewas Dibacok di Depan Masjid saat Tawuran di Pancoran Mas Depok

Remaja Tewas Dibacok di Depan Masjid saat Tawuran di Pancoran Mas Depok

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×