Kelompok Bersenjata Serang Warga Tiga Desa, 22 Orang Tewas Mengenaskan

Bangun Santoso

Senin, 22 Maret 2021 | 08:50 WIB
Kelompok Bersenjata Serang Warga Tiga Desa, 22 Orang Tewas Mengenaskan
Sebagai ilustrasi: Para pria berkumpul di dekat jenazah warga yang tewas akibat serangan militan, saat pemakaman masal di Zabarmari, di daerah pemerintah lokal Jere negara bagian Borno, di timur laut Nigeria, Minggu (29/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Kingimi/aww/cfo

Suara.com - Kelompok bersenjata menyerang tiga desa di wilayah Tillebery, Niger, hingga menewaskan sedikitnya 22 warga sipil pada Minggu (21/3), kata beberapa sumber.

Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah sekelompok penyerang tak dikenal menewaskan 58 penduduk desa di wilayah yang sama.

Tillabery yang berada di Niger barat daya, berbatasan dengan Mali dan Burkina Faso.

Seorang sumber dari lembaga keamanan mengatakan serangan pada Minggu dilakukan oleh kelompok ISIS, sementara dua sumber lainnya tidak mengatakan siapa yang berada di balik aksi itu.

Alfouzazi Issintag, wali kota Tillia, yang membawahi wilayah perdesaan tempat desa-desa itu berada, kepada Reuters membenarkan bahwa "banyak orang meninggal", tetapi tidak menyebutkan jumlahnya.

Cabang ISIS aktif melakukan gerakan di wilayah tersebut dan dituding sebagai pihak di balik serentetan serangan sebelumnya, yang menewaskan puluhan warga sipil dan tentara.

Kekerasan di wilayah itu merupakan bagian dari krisis keamanan yang lebih luas di seluruh wilayah Sahel Afrika Barat, yang juga dilancarkan oleh kelompok-kelompok militan yang memiliki kaitan dengan Al Qaida serta oleh kelompok milisi etnis.

Senin lalu (15/3), sekelompok orang bersenjata membunuh sedikitnya 58 warga sipil di Tillabery ketika mencegat iring-iringan warga yang sedang kembali dari pasar mingguan. Kelompok itu juga menyerang sebuah desa di dekat lokasi tersebut.

Orang-orang yang dicurigai sebagai militan juga menewaskan sedikitnya 100 warga sipil pada 2 Januari dalam serangan di dua desa di Tillabery. Kejadian itu merupakan salah satu serangan yang paling banyak menjatuhkan korban jiwa dalam sejarah Niger baru-baru ini. (Sumber: Antara/Reuters)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komala, Kelompok bersenjata Kaum Kurdi yang Diasingkan Iran

Komala, Kelompok bersenjata Kaum Kurdi yang Diasingkan Iran

Video | Minggu, 07 Maret 2021 | 09:15 WIB

Ratusan Murid yang Diculik Kelompok Bersenjata Dibebaskan

Ratusan Murid yang Diculik Kelompok Bersenjata Dibebaskan

Sumut | Selasa, 02 Maret 2021 | 17:34 WIB

Puluhan Pelajar Nigeria yang Diculik Kelompok Bersenjata Akhirnya Bebas

Puluhan Pelajar Nigeria yang Diculik Kelompok Bersenjata Akhirnya Bebas

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 22:38 WIB

Selain 2 Polisi, Oknum TNI AD Ikut Jual Senpi ke Kelompok Bersenjata Papua

Selain 2 Polisi, Oknum TNI AD Ikut Jual Senpi ke Kelompok Bersenjata Papua

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:28 WIB

Oknum Polisi Hendak Jual Senpi ke Kelompok Bersenjata Papua, Ini Barangnya

Oknum Polisi Hendak Jual Senpi ke Kelompok Bersenjata Papua, Ini Barangnya

News | Senin, 22 Februari 2021 | 18:49 WIB

Waduh! Tujuh Petugas TPS Pilpres Niger Tewas Kena Ranjau

Waduh! Tujuh Petugas TPS Pilpres Niger Tewas Kena Ranjau

News | Senin, 22 Februari 2021 | 08:48 WIB

TNI Klaim Tembak Mati Tiga Anggota KKB Papua, TPNPB: Itu Warga Sipil!

TNI Klaim Tembak Mati Tiga Anggota KKB Papua, TPNPB: Itu Warga Sipil!

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 06:36 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×