Implementasi Agree, Langkah Awal Menuju Kesejahteraan Petani Indonesia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:20 WIB
Implementasi Agree, Langkah Awal Menuju Kesejahteraan Petani Indonesia
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Budi Arie Setiadi (kiri), Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng (kanan), dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara (tengah), di Jakarta, Rabu (24/3/2021). (Dok : Telkom)

Suara.com - Sebagai salah satu milestone strategis untuk menciptakan ketahanan pangan nasional, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Mitra BUMDes Nusantara (MBN) melakukan penandatanganan kontrak kerja sama terkait Penyediaan Layanan Platform Agree Suite.

Penandatanganan dilakukan oleh Executive Vice President Divisi Business Service Telkom, Syaifudin dan Direktur Utama MBN, Wiyoto, yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Budi Arie Setiadi, Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng dan Chandra Arie Setiawan, serta Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Edi Witjara, di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Mengawali sambutannya, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Edi Witjara menyampaikan, perjalanan Telkom yang terus hadir mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan selalu memfasilitasi UMKM untuk Go Online dan Go Global.

Bahkan untuk tahap awal implementasi, Telkom memberikan dukungan secara cuma-cuma sampai UMKM tersebut tumbuh hingga kriteria tertentu. Begitupun pada sektor pertanian ini, Telkom berkomitmen pada dukungannya mewujudkan digitalisasi demi ketahanan pangan nasional.

“Hari ini merupakan momentum penting bagi Telkom dan MBN untuk bersama-sama berpartisipasi membantu Indonesia menjadi negara dengan swasembada pangan. Salah satunya melalui implementasi agree sebagai platform enabler, yang diharapkan dapat membantu validasi petani dan proses budi daya per musim tanam di lapangan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Edi.

Senada dengan Edi, Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng dalam sambutannya menegaskan, kehadiran Telkom yang selalu ada untuk membantu UMKM, terutama di ranah strategis, yaitu sektor pertanian Indonesia.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden bahwa Indonesia harus menjadi negara maju di 2045 dengan GDP sebesar 12.000 dolar AS per kapita. Untuk itu, petani harus produktif, bukan full of mechanication tapi full of digitalization. Sektor pertanian merupakan sektor yang besar di Indonesia dengan 37 juta orang yang directly bekerja di sektor pertanian, belum lagi yang indirectly dalam ekosistem agriculture. Kesejahteraan petani merupakan salah satu kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara maju di tahun 2045,” katanya.

Selanjutnya Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Budi Arie Setiadi menyatakan, “Kita harus mempersiapkan digitalisasi ekonomi. Saya menyambut baik implementasi Agree, agar segera untuk dieksekusi dan diwujudkan. Di tahap awal pasti susah, akan banyak tantangan dan perbaikan. Platform Agree dengan Mitra BUMDes Nusantara diharapkan memperkecil kesenjangan desa dengan kota di mana dari data PDB, ekonomi kota sebesar 86 persen, sedangkan ekonomi desa 14 persen, hal yang cukup miris. Agar Indonesia maju, maka desanya harus maju. Jika desa naik 3 kali lipat, maka diyakini Indonesia akan lebih maju.”

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Budi Arie Setiadi (kedua dari kiri), Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng (kanan), Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara (paling kiri), Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Syaifudin (tengah) dan Direktur Utama MBN Wiyoto (kedua dari kanan). (Dok : Telkom)
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Budi Arie Setiadi (kedua dari kiri), Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng (kanan), Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara (paling kiri), Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Syaifudin (tengah) dan Direktur Utama MBN Wiyoto (kedua dari kanan). (Dok : Telkom)

“Warga harus sejahtera, jangan sampai hasil pertaniannya tambah banyak, tapi petaninya miskin. Tujuan utama kita adalah menyejahterakan petani. Petani kaya, produknya berkualitas,” kata Budi Arie.

baca juga

Agree adalah aplikasi penunjang agribisnis yang memiliki fitur kemitraan dengan perusahaan pertanian, permodalan, dan penjualan. Agree juga memiliki fitur budidaya seperti cara budidaya, info cuaca, dan info harga.

Tak hanya terbatas pada ekosistem pertanian, Agree juga meliputi perikanan dan peternakan. Service kemitraan, permodalan, dan marketplace juga dapat diperoleh untuk perikanan dan peternakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN

Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 12:52 WIB

Pemerataan Akses Internet, Telkom Gelar IndiHome Wonderful Papua

Pemerataan Akses Internet, Telkom Gelar IndiHome Wonderful Papua

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:59 WIB

Telkom Selenggarakan IndiHome Wonderful Papua

Telkom Selenggarakan IndiHome Wonderful Papua

Bisnis | Kamis, 18 Maret 2021 | 09:57 WIB

Pertama, Sharp Gandeng Telkom Luncurkan TV Game Streaming

Pertama, Sharp Gandeng Telkom Luncurkan TV Game Streaming

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 15:00 WIB

Kontribusi Pajak TelkomGroup pada 2020 Tumbuh 3,24 Persen

Kontribusi Pajak TelkomGroup pada 2020 Tumbuh 3,24 Persen

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:21 WIB

Sinergi Telkom dan 7 BUMN Perkuat Pariwisata di Domestik Hingga Global

Sinergi Telkom dan 7 BUMN Perkuat Pariwisata di Domestik Hingga Global

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:18 WIB

Terkini

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

×