Ingatkan Seluruh Bupati Jangan Lengah, Jokowi: Urus Covid Gak Mudah!

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 26 Maret 2021 | 15:56 WIB
Ingatkan Seluruh Bupati Jangan Lengah, Jokowi: Urus Covid Gak Mudah!
Presiden Jokowi.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para bupati untuk tidak lengah meski kasus Covid-19 sudah turun. Jokowi pun mengaku kerap mengecek perkembangan kasus baik di kabupaten, kota maupun provinsi setiap harinya.

"Sekali lagi jangan lengah sedikit pun saya cek kabupaten dan kota dan provinsi selalu saya cek kasus harian, turun turun, yang sembuh makin banyak," ujar Jokowi saat peresmian pembukaan Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Kendati demikian, Jokowi meminta para kepala daerah untuk tetap melakukan 3 T yakni Testing,Tracing, dan Treatment dalam penanganan pandemi. Terutama di wilayah yang berstatus zona merah Covid-19. 

"Tapi tetap lakukan test tracing dan treatment, tes lacak kemudian diisolasi, dirawat, jangan sampai lepas dari ini terutama yang masih zona merah, zona oranye, harus didorong tekan terus agar masuk zona hijau," tutur Jokowi.

Kepala Negara menyebut menangani Covid-19 di daerah tidaklah mudah. Pasalnya hal tersebut sangat berhubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi di darah maupun di nasional.

"Sekali lagi yang namanya ngurusin covid ini berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi kota, kabupaten, provinsi maupun pertumbuhan ekonomi nasional, gak mudah. Begitu dilanggarkan di satu sektor, kita intip covid-nya naik enggak, begitu naik setop, para bupati juga harus seperti itu," ucap dia.

Para bupati, kata Jokowi harus menerapkan kebijakan yang tepat jika ingin membuka sekolah tatap muka terbatas maupun pasar.

"Lihat dibuka sekolah tatap muka terbatas, dicek betul ada kasus harian naik atau tidak, begitu naik hati-hati harus ada kebijakanyang cepat. Begitu juga kalau buka pasar, covidnya kok naik 2 kali setop, kalau enggak, covid enggak dapat naik terus, ekonomi juga nggak dapat turun terus. Hati- karena ini berhubungan," katanya

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Kades di Trenggalek Korupsi APBDes Rp 477 Juta Dituntut 5 Tahun Penjara

Eks Kades di Trenggalek Korupsi APBDes Rp 477 Juta Dituntut 5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 26 Maret 2021 | 14:45 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dirangkul, FPI Tidak, Rocky Sorot Beda Sikap Pemerintah

Pemuda Muhammadiyah Dirangkul, FPI Tidak, Rocky Sorot Beda Sikap Pemerintah

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 14:40 WIB

Kepada Bupati se-Indonesia, Presiden Kritik Penggunaan Anggaran Diecer-ecer

Kepada Bupati se-Indonesia, Presiden Kritik Penggunaan Anggaran Diecer-ecer

Kaltim | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:24 WIB

Emha Ainun Nadjib : Presiden Jokowi Gak Mungkin Dijilat-jilat

Emha Ainun Nadjib : Presiden Jokowi Gak Mungkin Dijilat-jilat

Sulsel | Jum'at, 26 Maret 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×