Demokrat Belum Terpikir Buka Peluang Merangkul Kubu Moeldoko

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 01 April 2021 | 13:22 WIB
Demokrat Belum Terpikir Buka Peluang Merangkul Kubu Moeldoko
Kolase foto Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko (Suara.com/Angga/ANTARA/Endi)

Suara.com - Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan hingga kini belum ada pembicaraan dari internal partai terhadap peluang untuk merangkul Moeldoko maupun kubu kongres luar biasa (KLB). Ini menyusul keputusan pemerintah yang menolak kepengurusan mereka KLB Deli Serdang.

Adapun pernyataan Rachland Nashidik yang membuka peluang terhadap Moeldoko, dikatakan Herman masih sebatas pendapat pribadi.

"Ya saya kira masih pendapat pribadi ya. Jadi kami belum ada pembicaraan apapun di institusi partai. Oleh karenanya pendapat pribadi dan lain sebagainya tentu itu adalah dinamika dari situaai yang terjadi di akhir-akhir ini," kata Herman di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (1/4/2021).

Herman mengatakan tentunya banyak hal yang harus menjadi pertimbangan terkait apakah ada peluang Moeldoko bergabung atau tidak. Kendati begitu, Herman menegaskan belum ada arah pembicaraan mengenai hal tersebut.

"Oleh karenanya sangat banyak pertimbangan, banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Sehingga kami belum memikirkan sampai ke arah sana," kata Herman.

Sebelumnya, Partai Demokrat akan menerima jika Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ingin bergabung menjadi anggota di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut disampaikan Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik.

Rachland Nashidik menyampaikan hal tersebut melalui cuitan di akun twitternya.

"Demokrat akan menerima dengan tangan terbuka bila KSP Moeldoko berkeinginan menjadi anggota Partai pimpinan Agus Yudhoyono," tulis akun Rachland Nashidik @RachlanNashidik, Rabu (31/3/2021).

Dia pun menyatakan, bahwa Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief juga akan membantu Moeldoko jika ingin berkontestasi dalam pesta demokrasi.

baca juga

"Ketua Bapilu @Andiarief__ akan membantunya bila ia ingin maju berkompetisi secara sehat menjadi Cagub DKI dalam pilkada mendatang. You are warmly welcome!," demikian cuitan Rachland Nashidik.

Sebelumnya, pemerintah menolak pengesahan hasil Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang yang menobatkan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Hal itu disampaikan Menteri Hukum dan HAM atua Menkumham Yasonna Laoly saat memberikan keterangan pers.

Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah menolak hasil KLB Deli Serdang Sumatera Utara.

"Pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Yasonna H Laoly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jansen Sitindaon: Tak Ada yang Bisa Mereka Gugat, Itu KLB Ilegal Abal-abal!

Jansen Sitindaon: Tak Ada yang Bisa Mereka Gugat, Itu KLB Ilegal Abal-abal!

Bekaci | Kamis, 01 April 2021 | 13:05 WIB

Kepengurusan Ditolak Pemerintah, Demokrat Kubu Moeldoko Bakal Lakukan Ini

Kepengurusan Ditolak Pemerintah, Demokrat Kubu Moeldoko Bakal Lakukan Ini

Riau | Kamis, 01 April 2021 | 11:02 WIB

Hasil KLB Partai Demokrat Ditolak, 4 Ketua DPC di Sulsel Didepak

Hasil KLB Partai Demokrat Ditolak, 4 Ketua DPC di Sulsel Didepak

Sulsel | Kamis, 01 April 2021 | 10:12 WIB

Pengurus Versi KLB Ditolak, DPD Partai Demokrat Jateng Syukuran

Pengurus Versi KLB Ditolak, DPD Partai Demokrat Jateng Syukuran

Jawa Tengah | Kamis, 01 April 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

×