Zakiah Aini Dikubur Tengah Malam, Penggali Kubur: Alhamdulillah Lancar

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 01 April 2021 | 16:22 WIB
Zakiah Aini Dikubur Tengah Malam, Penggali Kubur: Alhamdulillah Lancar
Kuburan teroris wanita Zakiah Aini tak bernisan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Proses pemakaman jenazah teroris wanita Zakiah Aini yang dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung , Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021) din hari disebut berjalan lancar.

Kegiatan pemakanan terhadap jasad Zakiah diungkap petugas TPU bernama Japit saat ditemui Suara.com di TPU Pondok Ranggon, Kamis siang. Zakiah Aini diketahui tewas saat melakukan penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3) kemarin.

Japit juga mengatakan dia beserta rekannya yang bertugas tidak menemukan hambatan, meski prosesi pemakaman dilaksanakan sekitar pukul 01.00 dini hari. 

“Alhamdulillah meski keadaan gelap tidak ada kesulitan, kan kemarin-kemarin kami juga memakamkan jenazah Covid-19 ada juga yang malam hari,” kata Japit saat ditemui Suara.com di TPU Pondok Rangon, Kamis (1/4/2021). 

Di samping itu meski sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Kamis sore kemarin dilanda hujan, untungnya kata Japit pada saat mereka menggali kubur sekitar pukul jam 19.00 WIB hujan telah redah. 

“Hujan juga sudah redah," kata dia. 

Setidaknya ada 10 petugas TPU Pondok Rangon yang diturunkan untuk prosesi pemakaman Zakiah Aini. Penggalian kubur dilaksanakan sekitar pukul 19.00 WIB dan selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

“Sudah rapi (selesai) sekitar pukul 10 malam,” kata Japit. 

Kemudian,  jenazah tiba sekitar pukul 01.00 WIB, dan langsung dimakamkan. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 02.00 WIB.

baca juga

Di samping itu kata Japit, pada saat proses pemakaman, turut dikawal ketat tiga instansi keamanan, yakni TNI , Kepolisian dan Satpol PP DKI Jakarta. Setelahnya jenazah langsung dibawa ke TPU Pondok Rangon untuk dimakamkan. 

“Ada tiga pilar yang mengawal, TNI, Polri sama Satpol PP,” ujarnya. 

Teroris Lone Wolf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, penyerangan bersenjata pistol terhadap Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021), adalah perempuan berinisial ZA atau Zakiah Aini.

Dalam konferensi pers, Rabu malam, Jenderal Listyo menegaskan Zakiah Aini diduga berafiliasi dengan ISIS.

"Dia lone wolf, ISIS, yang dibuktikan dengan postingan bersangkutan di sosial media," kata Sigit.

Kronologi Penyerangan

Sigit mengatakan, Zakiah Aini masuk ke kompleks Mabes Polri dari pintu belakang. Dari sana, dia langsung mengarah ke pos gerbang utama Mabes Polri.

"Yang bersangkutan kemudian menanyakan ke anggota, di mana keberadaan kantor pos. Oleh anggota ditunjukkan arah ke kantor pos," sambungnya.

Kemudian, Zakiah Aini meninggalkan pos jaga. Tapi, tak lama, dia berjalan kembali ke arah pos jaga dan langsung melakukan penembakan sebanyak enam kali -- dua diantaranya menyasar anggota polisi.

"Dia menembak sebanyak enam kali. Dua kali ke anggota di dalam pos. Dua kali di luar, dan menembak lagi ke anggota yang ada di belakangnya."

Karena melakukan penyerangan, polisi lantas menembak mati Zakiah Aini. Setelah digelar olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan identitas Zakiah yang berusia 25 tahun dan tinggal di Jalan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

"Dari hasil olah TKP, ditemukan identitas yang bernama ZA, umur 25 tahun, alamat Jalan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur," beber kapolri.

Selain itu, kata Sigit, berdasarkan pelacakan, Zakiah Aini sempat mengunggah pernyataan di akun Instagram miliknya, 21 jam sebelum kejadian. Dalam unggahan itu, Zakiah Aini mengungkap bagaimana sepak terjangnya terkait organisasi klandestin.

"Selain itu, dari olah TKP di rumahnya, yang bersangkutan sudah membuat surat wasiat untuk orangtuanya," kata eks Kabareskrim Polri tersebut.

Mahasiswi DO

Dia juga mengatakan jika Zakiah Aini berstatus mantan mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok, Jawa Barat.

"Yang bersangkutan (Zakiah Aini) mantan mahasiswa di suatu kasus dan DO (Drop Out) pada semeseter 5," kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) malam.

Dia menjelaskan jika Zakiah Aini merupakan warga yang tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Penggali Kubur Saat Makamkan Jenazah Zakiah Aini Tengah Malam

Kesaksian Penggali Kubur Saat Makamkan Jenazah Zakiah Aini Tengah Malam

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:15 WIB

Surat Wasiat ZA, Yusuf Dumdum: Akibat Ceramah Tersangka Chat Mesum

Surat Wasiat ZA, Yusuf Dumdum: Akibat Ceramah Tersangka Chat Mesum

Banten | Kamis, 01 April 2021 | 16:11 WIB

Polisi Bakal Keliling, Jemaat Gereja Dilarang Bawa Tas saat Ibadah Paskah

Polisi Bakal Keliling, Jemaat Gereja Dilarang Bawa Tas saat Ibadah Paskah

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:06 WIB

Puji Tuhan! Ahok Maafkan Teroris Zakiah Aini, Bahkan Balik Mendoakan

Puji Tuhan! Ahok Maafkan Teroris Zakiah Aini, Bahkan Balik Mendoakan

Jakarta | Kamis, 01 April 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:22 WIB

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB