Profil Ratu Elizabeth II yang Baru Ditinggal Suaminya, Pangeran Philip

Rifan Aditya

Sabtu, 10 April 2021 | 17:57 WIB
Profil Ratu Elizabeth II yang Baru Ditinggal Suaminya, Pangeran Philip
Ratu Elizabeth (Instagram/@kensingtonroyal)

Suara.com - Sosok Ratu Elizabeth sedang menjadi sorotan setelah kabar kematian Pangeran Philip menyebar ke seluruh media. Terlepas dari hal itu, profil Ratu Elizabeth II menarik untuk diketahui.

Ratu Elizabeth adalah seorang ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat di Inggris. Ratu Elizabeth juga merupakan Gubernur Agung Gereja Inggris.

Setelah naik tahta pada 6 Februari 1952, Ratu Elizabeth menjadi Ketua Persemakmuran sekaligus ratu dari tujuh Alam Persemakmuran merdeka antara lain Britania Raya, Kanada, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Pakistan, dan Sri Lanka.

Tempat Kelahiran dan Pendidikan Ratu Elizabeth

Ratu Elizabeth lahir di London. Dia besar di istana dan mendapatkan pendidikan secara privat. Ayahnya bergelar George VI, naik tahta pada 1936 setelah pamannya, Edward VIII melepaskan tahtanya dan secara tidak terduga Elizabeth menjadi penerus tahta berikutnya.

Upacara penobatannya dilaksanakan pada tahun 1953 dan merupakan acara upacara penobatan pertama yang disiarkan secara langsung melalui televisi.

Tugas Sosial

Ratu Elizabeth melakukan tugas sosial pada masa Perang Dunia II dengan tugas di Palang Merah. Sampai kini, Ratu Elizabeth sudah melakukan berbagai pertemuan dan kunjungan kenegaraan bersejarah salah satunya kunjungan timbal balik dari dan ke Paus Katolik Roma.

Saksi Sejarah Peristiwa-peristiwa Penting

baca juga

Sebagai ratu, profil Ratu Elizabeth sangat kuat dengan sejarah berbagai bangsa terutama yang terhubung langsung di bawah persemakmuran kerajaannya.

Dia telah menjadi saksi berbagai macam peristiwa-peristiwa penting di seluruh dunia, di antaranya:

  • The Troubles di Irlandia Utara
  • Perang Falklands
  • Perang Afganistan
  • Perang Dunia I dan II
  • Menyaksikan proses transformasi negara-negara jajahan Britania Raya dari Imperium Britania menjadi Negara-negara persemakmuran

Kehidupan Pribadi Ratu Elizabeth dan Pandangan Publik

Ratu Inggris Elizabeth II (Kiri) dan Duke of Edinburgh Pangeran Philip di Istana Westminster, London, pada tanggal (9/5/2012). [Leon NEAL / POOL / AFP]
Ratu Inggris Elizabeth II (Kiri) dan Duke of Edinburgh Pangeran Philip di Istana Westminster, London, pada tanggal (9/5/2012). [Leon NEAL / POOL / AFP]

Sebagai ratu, kehidupan Ratu Elizabeth tidak terlepas dari pandangan publik. Ada juga saat-saat duka seperti melewati masa duka ketika ayahandanya meninggal pada usia 56 tahun, mengalami peristiwa menegangkan atas pembunuhan paman Pangeran Philip, mengalami kehancuran rumah tangga putra-putrinya pada tahun 1992, dan harus merasakan duka kematian menantunya Diana, Putri Wales pada tahun 1997.

Di samping itu, dia juga kehilangan ibu dan adiknya pada tahun 2002. Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaan sering menerima berbagai kritikan dan kecaman dari media massa dan tokoh-tokoh pro-republik.

Ratu juga mengalami kritikan atas kebijakannya dalam memimpin. Salah satunya ialah ketika memilih Harold Macmillan yang terkait dengan kasus Krisis Suez. Dalam sebuah majalah disebutkan bahwa Ratu telah keluar batas.

Tak hanya itu, Ratu juga harus melewati berbagai ancaman pembunuhan. Salah satunya menjelang kunjungannya ke Quebec pada tahun 1964, media melaporkan bahwa beberapa gerakan separatis telah merencanakan pembunuhan Ratu Elizabeth. Untungnya, tidak terjadi apa-apa selama kunjungan berlangsung.

Gelar Ratu

Ratu Elizabeth memiliki beberapa gelar resmi, berikut gelar-gelar yang disandang Ratu Elizabeth.

  • Paduka Yang Mulia Putri Elizabeth dari York (Her Royal Highness Princess Elizabeth of York)
  • Paduka Yang Mulia Sang Putri Elizabeth (Her Royal Highness The Princess Elizabeth)
  • Paduka Yang Mulia Sang Putri Elizabeth, Istri Adipati Edinburgh (Her Royal Highness The Princess Elizabeth, Duchess of Edinburg)
  • Baginda Ratu Elizabeth II (Her Majesty The Queen Elizabeth II

Ratu Elizabeth juga memegang gelar dan posisi militer kehormatan di seluruh Persemakmuran dan dari seluruh dunia. Secara resmi menyandang gelar seperti: Ratu Kanada di Kanada, Ratu Australia di Australia, dan lain sebagainya.

Di Kepulauan Channel misalnya, Ratu Elizabeth dikenal sebagai Adipati Normandia dan Lord of Mann. Ketika sedang berbicara dengan Ratu, kebanyakan orang umumnya menggunakan panggilan Your Majesty atau Ma'am.

Demikian profil Ratu Elizabeth, seorang pemimpin dan sekaligus lambang negara persemakmuran di Inggris. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen-momen Kehangatan Pangeran Philip Bersama Ratu Elizabeth II

Momen-momen Kehangatan Pangeran Philip Bersama Ratu Elizabeth II

Foto | Sabtu, 10 April 2021 | 14:15 WIB

Beri Penghormatan Untuk Pangeran Philip, Meghan dan Harry Tulis Ini

Beri Penghormatan Untuk Pangeran Philip, Meghan dan Harry Tulis Ini

Lifestyle | Sabtu, 10 April 2021 | 13:38 WIB

Berusia Hampir 1 Abad, Ini Rahasia Umur Panjang Pangeran Philip

Berusia Hampir 1 Abad, Ini Rahasia Umur Panjang Pangeran Philip

Health | Sabtu, 10 April 2021 | 13:31 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×