Australia Tunjuk Duta Besar Wanita Pertama untuk Indonesia, Penny Williams

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 14 April 2021 | 19:42 WIB
Australia Tunjuk Duta Besar Wanita Pertama untuk Indonesia, Penny Williams
Penny Williams, Duta Besar wanita pertama Australia untuk Indonesia. (Wikipedia)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengumumkan Penny Williams sebagai Duta Besarnya untuk Indonesia, menggantikan Gary Quinlan yang sudah mengisi jabatan itu sejak 2018.

"Hari ini saya mengumumkan penunjukan Ibu Penny Williams PSM sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia," demikian keterangan tertulis Menlu Marise Payne, Rabu (14/4/2021).

"Ibu Penny fasih berbahasa Indonesia dan memiliki gelar Bachelor of Asian Studies (Honours) dengan fokus pada Indonesia dan Magister Antropologi Terapan dan Pembangunan Partisipatif."

Sebelum menjadi Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams adalah pejabat karier senior di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT). Baru-baru ini ia ditunjuk jadi Deputy Secretary di Departemen.

Duta Besar wanita pertama Australia untuk Indonesia ini pernah menjabat sebagai Duta Besar Australia untuk Malaysia dan merupakan Duta Besar Australia pertama untuk Perempuan dan Anak Perempuan.

Australia menyebut hubungannya dengan Indonesia sebagai salah satu kemitraan terpenting, didukung oleh Kemitraan Strategis Komprehensif 2018 yang diinisiasi pemerintahan Perdana Menteri Morrison.

"Bersama-sama kita berkontribusi pada forum regional dan global, mengelola salah satu batas maritim terpanjang di dunia, serta memerangi terorisme dan kejahatan transnasional."

Australia dan Indonesia juga bekerja sama untuk menanggapi tantangan kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi yang ditimbulkan oleh Covid-19.

"Indonesia adalah mitra penting bagi program pembangunan kami dan Inisiatif Vaksin Indo-Pasifik, di mana kami mendukung akses vaksin COVID-19 yang aman dan efektif."

baca juga

Sementara itu, total perdagangan barang dan jasa antara Australia dengan Indonesia bernilai $ 17,7 miliar pada 2019. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar ke-13 Australia.

"Pemberlakuan IA-CEPA pada tahun 2020 merupakan tonggak penting dalam kemitraan dan akan menciptakan hubungan ekonomi yang lebih kuat serta memberikan kepastian yang lebih besar dan akses yang lebih baik bagi eksportir, penyedia layanan, dan investor kedua negara kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duta Besar Inggris Ingin NU dan Muhammadiyah Ikut Lawan Perubahan Iklim

Duta Besar Inggris Ingin NU dan Muhammadiyah Ikut Lawan Perubahan Iklim

Press Release | Jum'at, 08 Januari 2021 | 19:55 WIB

Pertama Kali sejak 2010, Amerika Serikat Tunjuk Duta Besar untuk Venezuela

Pertama Kali sejak 2010, Amerika Serikat Tunjuk Duta Besar untuk Venezuela

News | Kamis, 19 November 2020 | 21:14 WIB

Jokowi Lantik 12 Duta Besar Luar Biasa di Istana Negara, Ini Daftarnya

Jokowi Lantik 12 Duta Besar Luar Biasa di Istana Negara, Ini Daftarnya

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×