Kritik UU Ciptaker, PKS Luncurkan Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Minggu, 25 April 2021 | 16:35 WIB
Kritik UU Ciptaker, PKS Luncurkan Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau
PKS meluncurkan Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau di Padepokan Bantaran Ciliwung, Balekambang, Jakarta Timur, Minggu (25/4/2021). [Dok. PKS]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS meluncurkan Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau di Padepokan Bantaran Ciliwung, Balekambang, Jakarta Timur, Minggu (25/4/2021). Aksi tersebut ditandai dengan pembagian 5 ribu bibit pohon dan komitmen diet plastik.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau sebagai upaya untuk merawat lingkungan. Sekaligus bentuk kritik terhadap kebijakan industrialisasi dan pembangunan ekonomi yang kerap memarginalkan aspek lingkungan.

"Kami menyaksikan, kebijakan pembangunan yang tidak ramah lingkungan dilegitimasi dengan disahkannya UU seperti UU Cipta Kerja dan UU Minerba," kata Syaikhu kepada wartawan, Minggu (25/4/2021).

Sebagai partai politik, PKS kata Syaikhu, menilai pembangunan ekonomi harus berpijak kepada prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development. Bukan justru semata-mata hanya berorientasi terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Buat apa pertumbuhan tinggi jika pertumbuhan itu mewariskan krisis dan bencana ekologis bagi generasi mendatang?" ujarnya.

Pada dasarnya Syaikhu menegaskan PKS mendukung terhadap pembangunan energi baru dan terbarukan. Namun, secara tegas menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai tak memperdulikan aspek perlindungan lingkungan.

"Kami menolak UU Cipta Kerja yang memberikan kelonggaran regulasi terkait aspek perlindungan lingkungan hidup," tegasnya.

Sementara, Ketua Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan Hidup DPP PKS Mardani Ali Sera berharap gerakan ini dapat diikuti oleh masyarakat. Sebab, kondisi kekinian menurutnya sangat mengkhawatirkan dimana dunia telah mengarah kepada penghancuran global karena krisis iklim.

“Gerakan ini ingin kami jadikan bukan hanya gerakan PKS saja, tapi milik seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

baca juga

Lebih lanjut, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Kurniasih Mufidayati menyebut Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau telah disiapkan untuk dilaksanakan di 34 provinsi di Indonesia. Gerakan tersebut akan didukung oleh 1.500 unit Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

“Ini merupakan bentuk kepedulian PKS untuk mewujudkan konsep rahmatan lil alamin,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Rizieq Akui Larang tim Medis Bocorkan Hasil Tes COVID-19

Habib Rizieq Akui Larang tim Medis Bocorkan Hasil Tes COVID-19

Bogor | Rabu, 21 April 2021 | 17:02 WIB

Terkuak! Habib Rizieq Positif Hasil Rapid Antigen di Kediaman Sentul Bogor

Terkuak! Habib Rizieq Positif Hasil Rapid Antigen di Kediaman Sentul Bogor

Bogor | Rabu, 21 April 2021 | 13:46 WIB

Habib Rizieq ke Satpol PP Bogor: Jangan Dicari-cari Kambing Hitam!

Habib Rizieq ke Satpol PP Bogor: Jangan Dicari-cari Kambing Hitam!

Bogor | Selasa, 20 April 2021 | 04:30 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×